... Baca selengkapnyaAku dulu juga sempat mikir, kok bisa ya Fu 147 vs Tiger std, tapi yang kelihatan lebih "banter" justru Fu. Padahal kalau lihat spek di atas kertas, CC Tiger lebih gede. Tapi setelah sering nongkrong di event satria fu kontes sama liat fu road race hitam di sirkuit dadakan kampung, baru kebuka tuh insight-nya.
Fu 147 itu karakternya enteng, rangka lebih ringan, mesin DOHC overbore, jadi di putaran atas nafasnya panjang. Pas dibuat tarikan jauh di jalanan lurus, apalagi kalau udah dioprek dikit, rasanya ngacir banget. Tiger standar biasanya bobotnya lebih berat, setelannya juga lebih kalem karena orientasinya touring, bukan buat kebut harian. Jadi wajar kalau di jalan paving kampung atau trek pendek, Fu kelihatan lebih galak.
Temen-temen yang suka foto jamet atau gaya cowok jamet pasti nggak asing sama look-nya anak Fu: rambut emo jamet, poni nutup mata dikit, jaket jeans, kadang celana agak pensil, plus motor modif ban tipis dan pelek warna-warni. Di foto, biasanya fu kontes itu bannya dibuat kecil biar kelihatan sangar dan katanya sih biar enteng. Secara handling memang lincah, tapi kalau dipakai harian wajib extra hati-hati, apalagi pas jalan rusak atau hujan.
Di beberapa kontes, satria fu kontes sering dimodif ekstrem: stang jepit, jok tipis, decal full, sampai detail kecil kayak baut warna dan piringan cakram custom. Tapi yang menarik, nggak cuma tampilan, banyak juga yang masih ngejar motor banter. Jadi settingan mesin digarap: dari karbu, pengapian, knalpot racing, sampai final gear. Makanya kalau kamu cuma lihat dari foto aja, kelihatan jamet, tapi begitu digeber, baru kerasa napasnya.
Kalau kamu pengen punya gaya kayak di foto cowok jamet naik fu, saran pribadi: tetap utamain safety. Boleh rambut emo jamet, jaket keren, dan fu modif ban tipis, tapi jangan lupa helm bener, sarung tangan, dan jangan ugal-ugalan. Foto estetik itu oke, tapi jangan sampai ngorbanin diri sendiri.
Soal "nyapo" Fu 147 kok bisa sek banter itu, menurut pengalamanku kombinasi beberapa hal: bobot motor, karakter mesin, setelan gear, dan kadang ya faktor rider juga. Tiger standar kalau udah diubah setelannya bisa banget ngimbangin, tapi kalau masih full standar ketemu Fu yang udah dioprek, ya wajar kalau sering kelihatan kalah.
Intinya, mau kamu tim satria fu road race hitam, tim Tiger, atau cuma penikmat foto jamet di pinggir jalan paving, yang penting tahu batas diri dan motor masing-masing. Nikmati hobinya, tapi tetap sadar kalau jalan umum bukan sirkuit.