Kenapa Emosi yang Kita Tekan Justru Akan Menyakiti

Hi Lemonades 🍋

Kali ini aku mau sharing lagi nih insight positif dari buku yang aku baca. Buku karya Brianna Wiest - 101 Essay that will Change the way You Think. Aku mau sharing bab 7 dengan judul WHAT the FEELINGS you most SUPPRESS are trying to TELL YOU.

Jadi perasaan² yang coba kita tekan sebenarnya ingin menyampaikan sesuatu ke kita. Kita tidak semestinya mengabaikan beberapa perasaan kita itu bahkan sering kali perasaan buruk yang kita rasakan. Nah disini aku rangkum jadi 10 Alasan kenapa perasaan atau emosi yang kita tekan justru akan menyakiti kita.

Yuks yorobun baca sampai akhir, biar insight dan ilmu positif nya nggak aku pegang sendirian 😊

Okey check it doot let's gooo 😉

10 Alasan Kenapa Emosi yang Kita Tekan Justru Akan Menyakiti Kita:

1️⃣Kecerdasan emosional bukan bearti tidak merasakan emosi “buruk”.

Kecerdasan emosional bukan tentang menekan emosi, tapi berani merasakan semuanya dengan jujur.

2️⃣Perasaan itu tidak berbahaya justru penolakanlah yang menyakitkan

Yang paling menyakitkan bukan rasa takut, sedih, atau marah, melainkan perlawanan kita terhadap perasaan itu.

Penderitaan sama dengan menolak menerima apa yang sedang terjadi. Justru itu membuat batin kita makin ngerasa capek.

3️⃣Emosi itu sementara, tapi makna yang kita buat bisa menetap

Perasaan fisik cepat berlalu, namun cerita yang kita bangun tentang rasa sakit bisa bertahan lama. Dan itulah yang membuat kita terjebak dalam emosi kita berlarut-larut.

4️⃣Emosi yang “berlarut-larut” sebenarnya adalah sinyal

Depresi, kecemasan, kelelahan bukan sekadar emosi, melainkan tanda bahwa ada sesuatu yang belum diproses. Jadi jangan diabaikan ya, harus di cari tahu ada apa dengan emosi yang berlarut-larut ini.

5️⃣Mati rasa bukan berarti tidak merasakan apa-apa

Ternyata justru mati rasa adalah merasakan semuanya sekaligus, tanpa tahu cara memproses satu pun. Bayangin betapa beratnya pikiran kita menanggung semua beban emosi yang kita tahan.

6️⃣ Setiap emosi punya pesan

✅Sedih: aku masih terikat

✅Rasa bersalah: aku takut dinilai

✅Malu: aku takut aku tidak cukup

✅Cemas: aku ingin mengendalikan sesuatu yang tak bisa kukendalikan

✅Lelah: aku hidup bukan sesuai diriku yang sebenarnya

✅Iritasi: ada marah yang terpendam

7️⃣ Emosi bukan untuk diubah, tapi didengarkan

Mencoba mengubah perasaan sama seperti

memutar rambu jalan, bukan mengubah arah perjalanan. Faktanya Emosi adalah alat komunikasi dengan diri sendiri.

8️⃣ Penyembuhan = memberi ruang untuk merasa

Penyembuhan bukan memperbaiki perasaan, tapi membiarkannya hadir tanpa menghakimi.

9️⃣Perasaan yang paling kita tekan adalah kompas terpenting

Justru emosi yang paling kita hindari

adalah petunjuk paling jujur tentang arah hidup kita. Jadi kita harus lebih peka dengan setiap emosi yang kita rasa, dan kita harus hadapi itu.

🔟Menolak emosi = perlahan mematikan diri

Kesedihan tidak akan membunuhmu. Depresi tidak akan membunuhmu. Tapi menyangkal, melawan, dan menekannya akan mengikis hidupmu pelan-pelan.

Nah Lemonades 🍋 Kesimpulannya adalah:

Perasaan tidak datang untuk dilawan atau diubah. Mereka datang untuk didengarkan.

Semakin kita menekan emosi, semakin keras ia mencari jalan untuk muncul.

Penyembuhan bukan tentang menjadi kebal, tapi berani hadir sepenuhnya dengan apa yang kita rasakan. Karena perasaan yang paling kita hindari, sering kali adalah petunjuk paling jujur tentang apa yang sebenarnya kita butuhkan.

Kalau konten ini bikin kamu berhenti sebentar dan mikir, berarti kamu nggak sendirian.

Like kalau postingan ini relate di kamu

Komen dibawah perasaan apa yang paling sering kamu tekan?

Jangan lupa save biar bisa dibaca ulang saat kamu butuh dan share ke orang yang lagi belajar memahami emosinya.

Follow aku untuk konten refleksi & self-growth lainnya 😉

Mari kita bertumbuh 1% setiap hari.

.

.

.

#Hello2026 #PengalamanKu #selfdevelopment #upgradediri #lemon8indonesia

Prabumulih
1/8 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMengalami tekanan emosional memang sering menjadi tantangan tersendiri. Dari pengalaman saya, belajar untuk tidak menekan perasaan justru membuka jalan untuk pemahaman diri yang lebih dalam. Ketika saya berusaha menahan kemarahan atau kesedihan, bukannya hilang, malah perasaan itu datang kembali dengan intensitas yang lebih kuat. Hal ini sejalan dengan poin pada artikel bahwa menolak emosi adalah yang paling menyakitkan. Saya juga mencoba metode journaling untuk mengenali setiap emosi yang muncul. Ternyata, mencatat dan mendengarkan perasaan seperti cemas atau lelah memberi saya petunjuk penting atas kebutuhan dan batasan diri sendiri. Ini membuktikan bahwa setiap emosi punya pesan, seperti yang dijelaskan pada poin keenam dalam artikel. Menurut penelitian psikologi, emosi yang berlarut-larut bisa menandakan ada masalah yang belum terselesaikan secara mental. Saya pernah mengalami masa di mana perasaan gelisah berkepanjangan membuat saya sulit tidur dan berkonsentrasi. Setelah saya mulai menerima dan mengolah emosi itu, kesehatan mental saya bertambah baik. Hal ini sejalan dengan poin bahwa emosi yang berlarut-larut adalah sinyal penting. Selain itu, quote dari Carl Jung dalam OCR artikel "Apa yang kita tolak untuk kita hadapi dalam diri, akan terus muncul dan mengendalikan hidup kita," sangat bermakna. Saya mengalaminya secara langsung ketika saya menolak menghadapi rasa takut tertentu dalam hidup, yang akhirnya mengganggu keputusan penting yang saya ambil. Pengalaman-pengalaman ini mengajarkan saya bahwa penyembuhan bukan tentang menekan perasaan buruk, melainkan memberi ruang untuk merasakannya dengan jujur tanpa penghakiman. Dengan berani hadir sepenuhnya bersama emosi yang muncul, kita dapat belajar dan bertumbuh lebih baik. Semoga insight ini bisa memberikan semangat dan arahan baru bagi pembaca agar semakin peka dan peduli pada kondisi emosional dirinya.

Cari ·
tes alergi

Posting terkait

Pasangan serasi berbusana pink/peach dengan judul "Penting!!! Memilih Pria berpola pikir dewasa Secara Emosional dan Mental" dan logo Lemon8.
Pasangan berbusana pink/peach dengan teks "1. Dewasa dalam berkomunikasi" menjelaskan pria dewasa berkomunikasi jujur dan terbuka saat ada masalah.
Pasangan dari belakang, wanita bergaun putih memegang bunga, dengan teks "2. Tidak Lari dari Masalah" tentang pria dewasa menghadapi konflik bersama.
Memilih Pria berpola pikir dewasa secara emosional
Hai Ledies🥰 Ternyata Memilih Pria Dewasa itu bukan dari usia tapi dari pola pikir yang dewasa secara emosionla dan mental.Karena dengan begitu ketika kita ada masalah dia pandai menyelesaikannya dengan cara dewasa.Dan ini menjadi poin penting demi keberlanjutan suatu hubungan yang sehat☺ dan kita
ermitaismika

ermitaismika

104 suka

Irt hati-hati,emosi ada kaitannya sama kesehatan lhoo.. 😭
Assalamu'alaikum sahabat lemon🍋 💛 #ReviewJujur #PengalamanKu izin cerita sedikit yaaa.. Aku bukan orang yang gampang terbuka (cerita ) sama orang lain, aku lebih memilih memendam semuanya sendiri, memang berat, tapi aku tahan.. bertahun-tahun lamanya aku selalu seperti itu, memendam
Amiza🌻

Amiza🌻

5 suka

Gambar infografis menunjukkan lima emosi (marah, sedih, khawatir, stres, ketakutan) dan dampaknya pada organ tubuh. Marah menyakiti liver, sedih menyakiti paru, khawatir menyakiti lambung, stres menyakiti jantung dan otak, serta ketakutan menyakiti ginjal.
Emosi bisa menyakiti tubuh kita
#KeseharianKu #TipsLemon8 #CeweBanget #lemon8 #kesehatan
Rini14701

Rini14701

36 suka

Tips Mengelola Emosi Tanpa Menyakiti
Hai, Lemonadest 🍋✨ Sebagai lulusan S1 Psikologi, aku sering belajar teori tentang regulasi emosi. Tapi praktiknya? Tetap tidak mudah. Dulu kupikir orang yang dewasa adalah yang jarang marah. Ternyata bukan begitu. Dewasa adalah ketika kita bisa berkata, “Aku sedang marah, tapi aku tidak ingi
Printaby.id

Printaby.id

11 suka

Cara Mengatur Emosi dan Stress‼️
“Sistem Limbik terletak di pusat otak, sebagai pusat kontrol terhadap temperamen dan komunikasi dengan individu lain.” — Lepas dari pikiran negatif dan tekanan batin, oleh Dr. Ahmad Hijazi. #rekomendasibuku #selfgrowth #fyp #fypage #fypindonesia
Sprout Laboratory

Sprout Laboratory

0 suka

Gambar rajah telapak tangan menunjukkan titik-titik refleksiologi. Hujung jari dikaitkan dengan sakit kepala, migrain, insomnia. Bahagian tengah telapak tangan untuk jantung dan paru-paru. Hati di kiri, lambung dan pankreas di kanan. Ginjal, usus besar, dan pundi kencing di dasar telapak.
Kot bermanfaat untuk kita
👉 PIJAT SEHAT (Telapak Tangan) ❤️ Bayangkan telapak tangan anda seperti peta kecil tubuh anda sendiri. Setiap lekuk dan titiknya menyimpan rahsia kesihatan. 🌿 Ujung-ujung jari → berkaitan dengan kepala. Bila sakit kepala atau sukar tidur, urut perlahan di hujung jari. Rasanya seakan-aka
Dare Udare

Dare Udare

1112 suka

5 tanda jika kamu tidak dewasa secara 'EMOSIONAL'
Hai Lemonade🎀 🌷🌷🍋🍋🍋🍋 Paham ga sih kalau dewasa itu bukan soal umur aja, tapi soal cara mengelola emosi. Kalau masih mudah marah, sulit menerima kritik, selalu ingin menang sendiri, atau terlalu bergantung pada validasi orang lain bisa jadi tanda bahwa kedewasaan emosional masih perlu dilatih lh
IniCiaa

IniCiaa

13 suka

Buku Yang Bisa Bantu Kelola Emosi⁉️📌
Buat kamu yang suka baca dan ingin belajar tentang mental health, beberapa buku rekomendasi ini bisa jadi pilihan kamu nih : 🤍The Comfort Book karya Matt Haigk 🤍Yang Merasa Marah karya Jelang Hardika, M.Psi. 🤍Memilih Pulih karya Selvia Lim 🤍Merawat Luka Batin karya dr. Jiemi Ardian. SP.
Anindya

Anindya

79 suka

Kenapa Bunda Mudah Emosi ke Suami
Bun, pernah gak sih setelah marah ke suami, justru bunda yang kepikiran terus? 🥺 Bukan karena suami balas marah, tapi karena di dalam hati ada rasa bersalah. Kadang kita sadar, reaksinya berlebihan. Hal kecil jadi besar. Nada suara jadi tinggi. Dan setelah itu, hati gak enak. 😔 Bunda bukan
Fitri Yanti

Fitri Yanti

0 suka

Gambar sampul menampilkan judul "TANDA HIDUPMU MENGALAMI TEKANAN MENTAL Gen Z wajib tahu!!" dengan latar belakang kipas angin dinding. Terdapat pertanyaan "Pernah ngalamin yang mana?" di bagian bawah.
Gambar ini menjelaskan tanda pertama tekanan mental: "1. Mudah capek padahal gak banyak aktivitas" karena pikiran penuh, stres, atau overthinking, yang menyebabkan kelelahan mental dan fisik.
Gambar ini menjelaskan tanda kedua tekanan mental: "2. Mood Naik Turun Nggak Jelas", ditandai dengan sensitif, mudah marah, atau hampa karena emosi yang terpendam.
Tanda hidupmu mengalami tekanan mental🫂
Hai Lemonadee 🍋🍋🍋🍋 Pernah ga sih kamu capek tapi kamu seharian ga ngapa-ngapain? selalu merasa butuh istirahat padahal seharian kita di rumah.... Itu bisa jadi tanda bahwa kamu mengalami tekanan mental loh Lemonadee,, Asal kamu tahu ya, kadang tekanan mental nggak datang dengan teriak
IniCiaa

IniCiaa

37 suka

Seorang wanita duduk di batu di sungai dengan air terjun di latar belakang. Teks kuning besar bertuliskan "MENGUASAI EMOSI TIDAK MERASA" dengan "TIDAK MERASA" dicoret, menunjukkan bahwa menguasai emosi bukan berarti tidak merasakan.
Gambar seorang meditator di latar belakang laut bergelombang gelap. Teks putih menyatakan bahwa banyak orang mengira mengendalikan emosi berarti tidak merasa apa-apa, padahal itu salah besar.
Gambar meditator di latar belakang laut. Teks putih menjelaskan bahwa menguasai emosi bukan berarti mematikan perasaan, melainkan merasakan sepenuhnya lalu memilih untuk tidak dikuasai olehnya.
Menguasai Emosi bukan berarti Tidak Merasa ✨
#LifeBingo #selfdevelopment #self improvement #selfreminder #selfhealing
Ina Pendit

Ina Pendit

41 suka

Imej menunjukkan siluet seorang wanita di hadapan matahari terbenam di atas air, dengan tajuk "CARA MEMAHAMI EMOSI LELAKI DALAM HUBUNGAN, BUKAN SEMUA SAMA".
Siluet wanita di hadapan matahari terbenam dengan petikan: "Jangan samakan lelaki yang stres... dengan lelaki yang memang toksik."
Siluet wanita di hadapan matahari terbenam dengan teks "Tanda Lelaki Perlukan Sokongan" menyenaraikan ciri-ciri seperti cepat sensitif, mudah marah bila penat, dan kurang respon tetapi masih ambil berat. Ini tanda emosi berlebihan, bukan jahat.
CARA MEMAHAMI EMOSI LELAKI
Tak semua lelaki yang marah itu jahat. Ada yang sebenarnya sedang bergelut dengan tekanan, rasa takut gagal, dan luka yang dia tak pernah cerita. Tapi dalam hubungan, kita perlu belajar bezakan… ✔ lelaki yang sedang tertekan & cuba kawal emosi ✔ lelaki yang marah meletup (IED) tapi meny
Shafinas Sam

Shafinas Sam

182 suka

Emosi
Jangan suka terlalu menahan ya, karena emosi yang ditahan bisa jadi bom waktu🥹🫶 #emosi #bookrecommendations #selfimprovement #books #booklover
jendelabook

jendelabook

8 suka

Gambar menampilkan karakter kartun pria dengan ekspresi terkejut atau khawatir sedang berbicara di telepon. Teks di atas berbunyi 'Diri Sendiri' dan di bawah 'RAHASIA' Mengendalikan 'EMOSI', menggambarkan topik artikel tentang seni mengelola emosi dan diri sendiri.
“RAHASIA” MENGENDALIKAN EMOSI
Seni Mengendalikan Diri Sendiri: Kunci Kedamaian dan Kesuksesan Dalam kehidupan yang penuh dengan tuntutan dan tekanan, kemampuan untuk mengendalikan diri (self-control) bagaikan kemudi pada sebuah kapal. Tanpanya, kita mudah terombang-ambing oleh emosi, impuls, dan situasi yang tidak menyenangk
ZuhriGhulam

ZuhriGhulam

1 suka

Gambar sampul menampilkan dua kaki telanjang di atas rumput dengan angka "7" kuning besar. Teks "EDUKASI NATHALIA SUNAIDI" dan "7 POLA ASUH MERUGIKAN ANAK" menunjukkan topik konten.
Gambar menunjukkan seorang ibu tersenyum melihat anaknya yang sedang fokus. Teks menjelaskan "1. Pujian yang Berlebihan" dan dampaknya seperti anak haus validasi dan takut gagal.
Gambar menampilkan seorang ayah menatap serius pada anak yang terlihat sedih. Teks membahas pola asuh "Kesempurnaan" yang membuat anak tidak percaya diri dan stres karena tekanan.
7 Pola asuh yang seringkali merugikan perkembangan mental dan emosional anak.
Setiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh bahagia. Tapi pernah gak, niat baik justru malah bikin anak tertekan? Sadari polanya, perbaiki langkahnya #kesehatanmental #hipnoterapi #myheal #jakarta #parentingtips
Nathalia Sunaidi

Nathalia Sunaidi

21 suka

Halaman buku terbuka berjudul "TANTANGAN DALAM MENGHADAPI EMOSI" dengan teks yang menyoroti bahwa terkadang lebih mudah berpura-pura tidak merasakan sakit. Ada hiasan bunga kuning di samping buku.
Halaman buku terbuka yang menyoroti pentingnya akrab dengan emosi sendiri dan merangkul emosi sebagai bagian dari diri yang terus bertumbuh. Teks membahas proses pendewasaan emosional.
Buku berjudul "EMOSI Bagian dari Proses yang Harus Dihadapi" karya Tristanti W, dengan desain sampul abstrak berwarna-warni. Sebuah pulpen dan tempat pulpen terlihat di samping buku, dengan hiasan bunga kuning di latar belakang.
Emosi
Kenapa sih sesimpel bilang “aku lagi kecewa, aku lagi sedih, aku lagi bdmood” aja harus boong😔🙌 #emosi #reflectiononambition #books #bookrecommendations #selfimprovement
jendelabook

jendelabook

13 suka

Gambar ini memperkenalkan 10 kalimat hook emosional untuk jualan atau konten produk, menampilkan seorang pria memegang paket dan karakter kartun kuning di skateboard, dengan panah hijau menunjuk ke atas.
Gambar ini menjelaskan hook emosional sebagai kalimat pembuka yang memicu rasa penasaran, FOMO, keterkaitan, atau kejutan, dengan pria yang sama memegang paket dan poin-poin emosi yang dicentang.
Gambar ini menyajikan 10 contoh kalimat hook, seperti "Konten udah capek bikin, tapi impresi jeblok?" dan "Modal Rp0 aja bisa dapet cuan?", dengan instruksi "SWIPE" di bagian bawah.
10 Hook Emosional Bikin Orang Auto Scroll Stop 😱
Pernah nggak sih kamu bikin konten bagus, tapi ternyata orang langsung skip? 😔 Ternyata masalahnya sering ada di hook. 📌 Hook dengan tekanan emosi itu kalimat pembuka yang langsung bikin orang MERASA sesuatu: 👉 Kepo 🤯 👉 Takut ketinggalan (FOMO) 🚨 👉 Relate sama pengalaman mereka 😢 👉 atau kag
Fajrin Sagara

Fajrin Sagara

12 suka

Seorang wanita berhijab membelakangi kamera, memandang pemandangan pegunungan hijau dan danau. Teks utama berbunyi: "BELAJAR BARENG IRT Emosi Bukan Musuh Tapi Tanda Kalau Pikiran Kita Sedang Diuji."
Teks menjelaskan reaksi terhadap emosi dan pentingnya memperlambat reaksi, dengan contoh nyinyiran di media sosial. Bagian bawah menampilkan judul "TIPS AGAR TETAP BISA KELOLA EMOSI KAMU" dengan latar belakang tangan memegang minuman.
Dua tips mengelola emosi: "1. Sadari kalau emosi itu sinyal, bukan perintah" dan "2. Ciptakan jarak antara kejadian dan reaksi." Latar belakang menunjukkan detail arsitektur interior dengan lampu gantung.
BELAJAR BARENG IRT "KELOLA EMOSI"
Hallo lemonade🍋 Melatih diri biar gak gampang terpancing emosi itu proses panjang. Tapi setiap kali kamu bisa menunda reaksi ,walau cuma beberapa detik , itu tanda kamu sedang tumbuh jadi pribadi yang lebih dewasa . yuk berusaha terapin itu semua💛 Aku mau tanya nih, situasi apa yang palin
Era Zuraefa

Era Zuraefa

8 suka

Emosi dipendam? 💣 Awas, bom waktu kesehatan mental
Memendam emosi, alih-alih menghadapinya secara sehat, dapat menimbulkan berbagai konsekuensi negatif bagi kesehatan mental dan fisik. Berikut adalah beberapa bahaya yang terkait dengan memendam emosi: Dampak Psikologis: 1. Peningkatan Stres dan Kecemasan: Emosi yang tidak diungkapkan dapat me
BUKU MOTIVASI

BUKU MOTIVASI

5 suka

Kontrol Emosi,Emosi Bisa Menyakiti Organ Tubuh
STOP!!! Sebelum emosimu menghancurkan organ tubuhmu sendiri. Kita sering mikir kalo marah, sedih atau takut itu hanya perasaan, padahal sain dan kesehatan membuktikan ; √ Khawatir = Asam Lambung naik √ Sedih = Paru Paru lemah √ Stre = Otak dan jantung terganggu √ Marah = Sel hati rusak √ Tak
kahiyang

kahiyang

3 suka

Gambar menunjukkan refleksi wajah anak kecil di cermin yang dipegang tangan, dengan teks peringatan bahwa orang tua mungkin tanpa sadar membentuk perilaku bullying pada anak, disertai emoji sedih.
Teks putih dengan latar belakang buram menjelaskan dua poin pertama penyebab bullying: menormalisasi ejekan di rumah dan memberi contoh kekerasan verbal atau fisik.
Teks putih dengan latar belakang buram menjelaskan tiga poin selanjutnya penyebab bullying: membanding-bandingkan anak, mengabaikan empati, dan terlalu menekan atau menghukum keras.
APA KITA YANG MEMBENTUK PERILAKU BULLYING?
hi Lemonades 👋🏻 Buaaanyak banget berita bullying yang bikin hati teriris. Bahkan pelaku bullying nya pun masih kecil2 banget 🥺 Sebelum terlambat yuk sama-sama kita perbaiki 🤍 #TentangKehidupan #POVOrangTua #PerasaanKu #BahasMental #TipsLemon8
anaquarian91

anaquarian91

15 suka

Period lewat datang & Emosi tak stabil?
Perempuan yang senang marah!! Period lewat datang & Emosi tak stabil? Urut point hormon ini Dah cuba? Emosi jadi baik Tolong comment baik dekat bawah. Master Jari 11 akan tunjuk video seterusnya #hormon #period #periodproblems #emosi #bulandatangmelawat
SK Wellness Meru Ipoh

SK Wellness Meru Ipoh

86 suka

Seorang wanita bertudung hitam kelihatan sedih dan memegang kepala, dengan teks "#MentalHealthTalk Isteri Lepas Emosi Kepada Suami" dan logo Lemon8.
Teks di atas latar belakang putih dengan bingkai bunga dan daun, menyatakan suami bukan tempat melepaskan tekanan dan rumah tidak seharusnya menjadi tempat tegang.
Teks di atas latar belakang putih dengan bingkai bunga dan daun, menekankan kepentingan belajar mengurus emosi sendiri dan menstabilkan emosi.
Kenapa Isteri Lepas Emosi Pada Suami?
Kadang-kadang, bila penat urus anak, rumah, dan kerja — kita jadikan suami tempat lepaskan semua tekanan tu. Tapi jarang kita fikir, suami pun sebenarnya ada penat dia sendiri. Sebab tu penting untuk kita belajar urus emosi dengan lebih bijak supaya rumah jadi tempat tenang, bukan tempat stres.
NasyahBloom

NasyahBloom

8 suka

Gambar kolase tiga wanita dengan pakaian berbeda, mewakili 'Orang Jahat', 'Orang Sakit', dan 'Orang Tersakiti', dengan judul 'Beda Orang Jahat, Sakit, dan Tersakiti!! Gen Z Wajib Tau!!'.
Seorang wanita berhijab melihat etalase makanan penutup, dengan teks yang menyatakan bahwa kita sering salah menilai orang sebagai 'jahat' padahal mereka 'sakit' atau 'tersakiti', dan ketiganya tidak sama.
Seorang wanita berhijab hitam dengan mahkota duri memegang lilin, mewakili 'Orang Jahat', dengan penjelasan bahwa mereka menyakiti karena menikmati kekuasaan dan sadar akan kesalahannya.
Nggak Semua yang Menyakiti itu Jahat✨✅‼️
Hai Lemonade🌷 Kadang kita semua pernah berada di titik: jadi korban, jadi pelaku, dan juga jadi penyembuh. Yang penting bukan seberapa dalam lukanya, tapi seberapa besar keberanianmu untuk berubah. Kalian pernah ngalamin yang mana nih? Yuk sharing2💕 #TentangKehidupan #BahasMental
Pah 🎀 🦢𐙚˚.ᡣ𐭩

Pah 🎀 🦢𐙚˚.ᡣ𐭩

15 suka

Lihat lainnya