... Baca selengkapnyaAku nikah juga pas masih tinggal di kontrakan kecil, bahkan bisa dibilang ngontrak seadanya banget. Temboknya bukan yang instagramable, cat biru muda dengan motif jadul, tapi pas foto nikahan jadi dipajang di dinding, entah kenapa suasananya langsung beda.
Awalnya aku mikir, “Duh, malu ah, ini kan cuma kontrakan. Nanti kalau pindah gimana? Ribet nggak sih?” Apalagi foto nikahan biasanya gede dan rame, kadang takut dibilang norak. Tapi lama-lama aku sadar, justru momen nikahan itu salah satu titik balik hidup kita. Sayang banget kalau cuma disimpan di galeri HP.
Buat kamu yang lagi jadi pengantin baru dan masih tinggal di kontrakan, nggak ada salahnya kok mulai pajang satu atau dua bingkai foto. Nggak harus besar, bisa foto akad nikah atau foto berdua di pelaminan. Pilih frame yang simple, warna netral, supaya tetap nyatu sama dinding kontrakan yang mungkin warnanya rame, kayak dinding biru muda bermotif hijau di fotoku. Hasilnya, kontrakan jadi kelihatan lebih hidup dan ada ceritanya.
Kalau kamu tipe yang nggak mau terlalu heboh, bisa mulai dari foto ukuran kecil dan ditaruh di atas rak, meja TV, atau meja rias. Jadi kalau ada tamu atau keluarga yang main, mereka bisa lihat dan ikut senang. Buat pasangan yang lagi merintis dari nol, foto nikahan di dinding kontrakan itu semacam pengingat: “Kita pernah berjanji bareng, sekarang lagi berjuang bareng.”
Buat yang khawatir soal pindahan, tenang, frame foto itu gampang banget dibawa ke mana-mana. Pas pindah rumah atau kontrakan baru, tinggal lepas dan pasang lagi. Malah rasanya kayak bawa pulang ‘ruh rumah’ lama ke tempat baru. Jadi tiap pindah, suasananya tetap familiar karena ada foto-foto momen penting yang ikut.
Menurutku, nggak masalah kamu nikahan di gedung mewah atau di rumah sederhana, yang penting adalah cerita setelah hari H itu sendiri. Kontrakan kecil dengan dua foto nikahan yang dipajang di dinding bisa terasa jauh lebih hangat daripada rumah besar yang kosong tanpa kenangan.
Kalau kamu masih ragu atau malu, coba tanya ke pasangan: “Kamu mau nggak kalau kita pajang foto nikahan di sini?” Kadang justru pasangan yang diam-diam pengin, tapi sama-sama malu mengungkapkan. Siapa tahu setelah dipasang, kalian jadi makin betah di kontrakan dan merasa lebih bersyukur sama fase hidup yang lagi dijalani sekarang.
nggak dong ka🥰 meskipun bukan milik kita sepenuhnya tapi kita bayar, kita rawat juga hihi, jadi seharusnya nggak apa-apa yakan