Ayam balado hijau
Selain ayam balado hijau, aku juga sering masak ayam serundeng sebagai stok lauk di rumah. Menurutku dua menu ini enak banget disandingkan, karena ayam balado hijau punya rasa pedas segar dari cabe hijau, sedangkan ayam serundeng gurih manis dan lebih kering, jadi awet disimpan. Versi ayam serundeng rumahan yang sering aku buat cukup simpel. Biasanya aku pakai ayam yang sudah dipotong 7 bagian biar bumbunya meresap rata. Ayam aku ungkep dulu dengan bumbu halus: bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, garam, gula, dan sedikit kunyit biar warnanya cantik. Mirip waktu ungkep ayam untuk balado hijau, cuma nanti bumbunya dipadukan dengan kelapa parut. Setelah ayam setengah empuk, aku masukkan kelapa parut yang sudah dibumbui. Kelapa ini kunci serundengnya. Kelapanya aku campur dengan bumbu halus sisa ungkepan, lalu dimasak bareng ayam sampai air menyusut. Setelah itu ayam dan kelapanya aku goreng terpisah: ayam digoreng sampai kecokelatan, kelapanya digoreng dengan api kecil sambil terus diaduk biar jadi serundeng yang kering dan renyah, tapi tidak gosong. Biasanya di rumah aku suka makan ayam balado hijau bareng ayam serundeng dalam satu piring. Ayam balado hijau dengan cabe hijau 1 ons dan bawang merah setengah ons memberi rasa pedas segar, sedangkan taburan serundeng di atas nasi hangat bikin makin gurih. Kalau lagi buru-buru, aku tinggal ambil ayam serundeng dari stok di kulkas, dihangatkan sebentar dan disajikan dengan sambal hijau sisa ayam balado. Tips dariku supaya ayam serundeng tahan lama: pastikan ayam yang sudah diungkep betul-betul dingin sebelum disimpan, dan serundeng kelapanya digoreng hingga benar-benar kering. Setelah dingin, simpan di wadah kedap udara. Untuk sehari-hari, aku taruh sebagian di toples di luar, sisanya masuk freezer. Jadi kalau lagi pengin makan pedas, aku tinggal bikin sambalado hijau saja tanpa harus masak ayam dari nol. Buat kamu yang suka masak ayam goreng dengan variasi berbeda, coba deh sekali-kali kombinasikan ayam balado hijau dan ayam serundeng dalam satu menu. Dari pengalaman pribadi, keluarga di rumah jadi nggak gampang bosan karena tekstur dan rasanya saling melengkapi: ada pedas, gurih, dan renyah dalam satu sajian.


































mantap