Bukan tanpa alasan lho, Rasulullah SAW pernah bersabda saat ditanya amalan apa yang paling dicintai Allah:
Dari Abdullah bin Mas’ud RA, ia berkata: "Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, 'Amalan apakah yang paling utama?' Beliau menjawab, 'Sholat pada waktunya.' Aku bertanya lagi, 'Kemudian apa lagi?' Beliau menjawab, 'Berbakti kepada kedua orang tua.' Aku bertanya lagi, 'Kemudian apa lagi?' Beliau menjawab, 'Jihad di jalan Allah.'"
(HR. Bukhari No. 527 & Muslim No. 85)
Kalau kita aja sering "nanti-nanti" buat ketemu Allah, gimana Allah mau "segera" kabulin doa-doa kita? Yuk, pelan-pelan kita perbaiki timing sholat kita. Kalau Allah udah kasih kode lewat adzan, langsung stop semuanya dan jemput keberkahanmu! 🤲
Kalau kamu, tantangan terberat buat sholat tepat waktu apa nih?
... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku termasuk tim "nanti dulu" buat sholat. Apalagi kalau lagi kerja atau lagi asyik scroll HP, adzan cuma jadi background sound. Tapi setelah belajar tentang keutamaan sholat tepat waktu, pelan-pelan cara pandangku berubah.
Yang paling kerasa itu dari segi hati. Saat coba sholat di awal waktu, rasanya kayak dikasih jeda napas di tengah hiruk pikuk aktivitas. Bukan cuma gugur kewajiban, tapi jadi momen curhat total sama Allah. Kalau lagi banyak masalah, sholat di awal waktu kerasa kayak ada yang "nahan" kita buat nggak overthinking.
Biar lebih gampang, aku mulai dari hal kecil. Misalnya:
- Pas dengar adzan, minimal langsung berhentiin dulu aktivitas dan jawab adzan.
- Kalau lagi kerja, aku sengaja set jadwal rapat jangan mepet waktu sholat.
- Di HP, aku pasang alarm khusus beberapa menit sebelum adzan, jadi ada persiapan.
Tantangan terbesar biasanya datang dari urusan duniawi: kerjaan numpuk, meeting, kelas, atau lagi di luar rumah. Di situ godaannya kuat banget buat bilang, "Nanti aja, masih ada waktunya." Padahal, sholat di awal waktu itu justru bisa bantu kita lebih fokus setelahnya. Aku ngerasain sendiri, habis sholat dulu, kerjaan yang tadinya kelihatan berat malah terasa lebih enteng.
Dari sisi fisik, sholat yang teratur dan tepat waktu juga bikin badan lebih enak. Gerakan rukuk dan sujud yang dilakukan berkali-kali dalam sehari itu kayak stretching ringan. Kalau dikerjain tepat waktu, ritmenya lebih teratur dan badan nggak terlalu lelah, beda dengan kalau sering diakhirkan dan akhirnya numpuk di satu waktu.
Satu hal yang sering bikin semangat juga adalah mengingat bahwa orang yang menjaga sholat di awal waktu itu termasuk hamba yang dicintai Allah. Kebayang nggak, dari sekian banyak manusia, kita bisa jadi salah satu yang Allah perhatikan karena kita mau menyempatkan diri menyambut panggilan-Nya. Di gambar yang ada tulisan "Masa Shalat Masih Telat? IRT Milenial Harus Tau!" itu aku ngerasa ke-trigger, karena sebagai IRT atau pekerja rumahan, kadang kita merasa sibuk banget, padahal justru paling fleksibel buat ngatur waktu sholat.
Kalau kamu sering bingung gimana mulai membiasakan sholat awal waktu, bisa coba tips praktis ini:
1. Niatkan dari malam sebelumnya. Misal, "Besok aku mau usahain sholat Subuh dan Isya tepat waktu." Mulai dari dua waktu dulu.
2. Pakai alarm adzan atau aplikasi pengingat sholat di HP.
3. Simpan sajadah dan mukena di tempat yang mudah dijangkau, jadi begitu adzan, nggak perlu ribet cari-cari.
4. Kalau lagi kerja, bilang baik-baik ke teman atau atasan kalau kamu butuh break sebentar saat waktu sholat.
Soal emoji sholat di chat atau caption, aku pribadi sering pakai sebagai pengingat halus, entah untuk diri sendiri atau temen. Kadang aku tulis caption tentang sholat lalu tambahin emoji 🙏 atau 🕌 buat nunjukin lagi bahas ibadah. Tapi tentu aja emoji nggak cukup kalau nggak dibarengin praktik nyata: beneran jaga sholat di awal waktu.
Intinya, sholat di awal waktu bukan soal jadi sempurna dalam semalam, tapi soal komitmen pelan-pelan memperbaiki. Allah lihat usaha kita, bukan hanya hasil akhirnya. Kamu sendiri, biasanya paling susah jaga sholat tepat waktu di waktu yang mana: Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, atau Isya?
Insyaaallah Lagi pelan2 langsung cuss pas di panggil Allah