#ResepAndalan entah kudu knh gimn itu ini teh. #eseharianku #allhamdulillah #bissmillah
Saya ingin berbagi pengalaman sederhana dalam membuat teh yang menemani hari-hari saya. Biasanya, untuk membuat teh yang nikmat, saya menggunakan air panas mendidih terlebih dahulu, lalu menuangkan air tersebut ke dalam cangkir berisi daun teh atau teh celup. Saya paham betul bahwa kesabaran sangat dibutuhkan agar rasanya pas, tak terlalu pahit maupun tawar. Dalam proses ini, saya terbiasa mengikuti ritual kecil yang menurut saya memberi makna lebih, seperti membaca doa #bissmillah sebelum mulai membuat teh dan mengucapkan #allhamdulillah ketika menyelesaikannya. Hal ini membantu saya tetap bersyukur dan tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kadang, saya bereksperimen dengan menambahkan sedikit gula atau madu sesuai selera. Namun, kunci utamanya adalah menggunakan air panas dengan suhu sekitar 90-95 derajat Celsius agar daun teh dapat mengeluarkan rasa secara optimal tanpa membuatnya terlalu pahit. Saya juga pernah mencoba takaran gula sekitar "mentok 200 ae ah nyet" seperti yang sering saya dengar, yang berarti secukupnya saja agar rasa manis tetap alami dan menyehatkan. Membuat teh bukan hanya soal minuman, tapi juga menjadi momen untuk menikmati ketenangan dan menghargai hal-hal kecil dalam hidup. Ini yang membuat saya terus kembali pada resep andalan sederhana ini setiap hari, sebagai bagian dari rutinitas #eseharianku yang penuh makna.





















