Kami Manusia Egois
Apakah kami pantas meminta, memohon sedangkan kami sibuk dengan duniawi, hingga kami lupa cara kembali dan merasakan nikmat Mu
Hidup manusia sering kali dipenuhi dengan kesibukan duniawi yang membuat kita lupa akan kehadiran Tuhan dan nikmat yang telah diberikan. Rasa egois muncul ketika kita masih sibuk mengejar hal-hal duniawi, namun di saat menghadapi ujian dan kesulitan, kita berlari kembali untuk memohon dan mencari pertolongan dari-Nya. Fenomena ini sebenarnya adalah refleksi dari sifat manusia yang rapuh dan mudah tergoda oleh kesenangan sementara. Namun, di balik kelemahan tersebut, terdapat kesempatan besar untuk memperbaharui hubungan spiritual dan meningkatkan kesadaran diri. Tuhan yang Maha Pengasih selalu membuka tangan-Nya untuk menerima hamba-Nya dengan penuh kasih sayang, tanpa mengurangi apa pun yang kita miliki di dunia. Memahami sifat ego manusia ini penting agar kita bisa lebih bijak dalam menjalani kehidupan. Ketika ujian datang, jangan hanya berbalik kepada Tuhan saat membutuhkan, tetapi jadikan momen itu sebagai kesempatan untuk kembali dengan hati yang tulus, belajar merasakan nikmat Tuhan secara mendalam, dan menjalani hidup dengan lebih rendah hati. Saat kita mampu mengakui kelemahan diri dan berserah sepenuh hati, itulah saat terbaik untuk merasakan damai dan harapan baru. Hashtag #kembalikepadanya dan #manusia mengingatkan kita bahwa perjalanan kembali kepada Tuhan adalah proses yang universal dan alami bagi setiap manusia. Semoga renungan ini dapat menginspirasi kita semua untuk memperbaiki diri, mengurangi keegoisan, dan selalu bersyukur serta berserah kepada Sang Pencipta dalam setiap langkah hidup.














































