Andai aja ga ngomong sembarangan,, mungkin ga akan begini ... Harta , perhiasan berharga nya Raib.. sampe aib pun di buka netizen 🥺 malu ga sih?? Naudzubillah..
Tapi kita juga ga tau INI TEGURAN ALLAH ATAU PEMBALASAN DARI SEBUAH DOSA...
Ketika seseorang lagi di atas awan ,, rentan banget lupa diri..
Lemonades 🍋 Hati-hati..
Kisah Ahmad Sahroni ini PEMBELAJARAN HIDUP BANGET..
Allah Maha Besar , bisa biki orang KAYA / MISKIN hanya satu detik aja 🥺
"Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung.”
🕌 Rasulullah SAW juga bersabda
"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkała baik atau diam." (HR. Bukhari & Muslim)
MENURUT KAMU INI TEGURAN ATAU AZAB???
Aku mau denger pendapat kamu ☺️🙏🏻
sumber : suara.com
2025/9/4 Diedit ke
... Baca selengkapnyaKalau lihat meme Ahmad Sahroni yang berseliweran di sosmed, jujur awalnya aku juga cuma ketawa-ketawa doang. Apalagi pas ada cuplikan dia ngaku pernah jadi "mafia BBM" di acara TV, terus dibandingin sama info kekayaannya yang katanya sampai Rp 328 M. Tapi makin ke sini, setelah baca berita dan lihat kronologinya, aku malah lebih banyak mikir daripada ikut-ikutan bikin lelucon.
Menurutku, di balik meme Ahmad Sahroni itu ada pelajaran besar soal gimana Allah bisa membolak-balik keadaan manusia. Dari yang kariernya meroket, punya jabatan, kekayaan, mobil mewah, tanah, bangunan, sampai akhirnya rumahnya dijarah warga, barang-barangnya raib, dan aib pun dikupas habis netizen. Bukan cuma soal uang yang hilang, tapi nama baik juga ikut tercoreng. Itu jauh lebih berat.
Banyak yang fokusnya cuma ke kata-kata beliau yang dibilang arogan, pakai kata "tolol" dan sebagainya, sampai akhirnya memicu kemarahan warga. Dari sini aku jadi ngerasa banget, lisan itu bener-bener amanah. Satu kalimat bisa bikin orang tersinggung, bisa nyulut emosi massa, bahkan bisa balik ke diri kita dalam bentuk musibah. Jadi kalau lihat meme-meme soal dia, aku lebih ngerasain itu sebagai reminder: jangan sampai kita kebablasan ngomong, apalagi kalau lagi di atas.
Soal pengakuan "mafia BBM" juga bikin aku merenung. Kadang orang bangga cerita masa lalu yang kelihatan keren atau "nakal", padahal bisa saja itu dosa yang belum kita taubati dengan benar. Di era sekarang, satu potongan video bisa diputar terus, dijadiin bahan meme, dibawa ke mana-mana. Ngeri banget kalau yang diviralkan itu sisi gelap kita. Makanya, menurutku penting banget jaga apa yang kita omongin di depan kamera, media, atau sosmed.
Kalau ditanya ini teguran atau azab, aku pribadi nggak berani nge-judge. Hanya Allah yang tahu. Tapi buat kita yang cuma penonton, mending ambil sisi tegurannya. Mungkin Allah lagi kasih tontonan supaya kita sadar: harta nggak ada apa-apanya, bisa hilang kapan saja; jabatan nggak menjamin kita selamat dari ujian; dan kata-kata sombong bisa balik nyakitin diri sendiri.
Sekarang tiap kali lihat meme Ahmad Sahroni lewat di timeline, aku jadi otomatis istigfar sambil ngingetin diri sendiri: jangan iri sama kekayaan orang, jangan juga kebablasan ngetawain musibah orang. Lebih baik doakan semoga semua yang terlibat dapat hidayah, diberi kesempatan bertaubat, dan kita pun dijauhkan dari ujian yang sama. Karena siapa tahu, kalau posisi kita ditukar, belum tentu kita kuat menghadapinya.
Kalau kamu lihat meme-meme soal kasus ini, kamu termasuk yang cuma senyum lewat, ikut-ikutan roasting, atau malah jadi bahan renungan juga kayak aku?
Biasanya yg otak nya seliter klo ngomong asal seenak jeplak mulut aja,padahal otaknya gak bisa mikir apa2, Indonesia itu aneh anggota dewan b*d*h di pake pantesan DPR bobrok 😂😂
Karma is real