IRT amalkan ini agar hujan tidak menjadi bencana🥹🤲
Hallo Lemonades🍋
Akhir tahun emang sering banget ada berita bencana alam, seperti biasanya akhir tahun pastilah musim hujan, gara² manusia itu sendiri alam ini menjadi rusak ketika musim itu tiba,, menjadi bumerang dan menyalahkan manusia lain bahkan menyalahkan Tuhan nya sendiri, Naudzubillah 🥺
Seperti di bandung , tempat ku tinggal, tahun lalu banyak kasus angin puting beliung di kawasan rumah , ini ga masuk akal karna biasanya angin itu datang di lapang yang luas, bukan di tempat padat penduduk,, mungkin itu teguran dari alam untuk kita..🥺
Yu jaga alam kita, dan berdo'a semoga hujan ini tidak menjadi suatu yang berbahaya untuk kita ,, semoga Allah kabulkan do'a kita aamiin 💛
... Baca selengkapnyaSebagai IRT yang tinggal di daerah yang rawan hujan deras, aku makin sadar kalau hujan itu sebenarnya rahmat, tapi bisa jadi bencana kalau kita lupa berdoa dan tidak menjaga alam. Makanya setiap musim penghujan datang, aku punya beberapa amalan dan doa yang biasa aku baca, terutama kalau hujan mulai besar dan anginnya kencang.
Kalau langit sudah mulai gelap dan tanda-tanda mau hujan, biasanya aku pelan-pelan baca doa supaya tidak hujan dulu kalau memang lagi butuh cuaca cerah, misalnya besok pagi ada keperluan penting di luar rumah. Aku baca: "Allahumma hawalaina wala ‘alaina" yang artinya kurang lebih memohon agar hujan dialihkan ke tempat lain yang lebih membutuhkan dan tidak menimpa kami secara berbahaya. Ini doa mengalihkan hujan ke tempat lain yang sering disarankan ustaz.
Saat hujan mulai turun makin deras, aku juga baca doa ketika hujan besar: "Allahumma sayyiban nafi’an" yang artinya, "Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat." Dengan doa ini, kita minta supaya hujan deras dan lama itu membawa kebaikan, bukan banjir atau angin puting beliung seperti yang pernah terjadi di sekitar rumahku di Bandung.
Kadang, kalau hujan terasa ekstrem dan mulai khawatir, aku tambah lagi doa agar hujan cepat reda. Sambil lihat air yang mengalir deras di selokan, aku berdoa dalam bahasa sendiri juga, minta dilindungi: minta supaya hujan ini segera berhenti kalau memang sudah cukup, dan jangan sampai jadi bencana. Menurutku, nggak apa-apa banget pakai bahasa Indonesia, yang penting hati kita benar-benar memohon.
Sebaliknya, di musim kemarau panjang, aku juga pernah sengaja bangun malam buat doa memohon hujan deras. Aku minta hujan deras tapi tetap ramah, tidak merusak tanaman atau rumah orang. Jadi bukan cuma doa biar nggak ujan, tapi juga doa agar turun hujan deras dan lama ketika memang tanah lagi kering. Semua ini bikin aku makin paham kalau yang terpenting adalah seimbang: saat butuh hujan kita minta, saat hujan terlalu deras kita juga minta perlindungan.
Yang selalu aku pegang, setelah berdoa aku tutup dengan kalimat "Wallahualam bishawab" karena aku sadar ilmu kita terbatas, yang paling tahu apa yang terbaik tetap Allah. Selain doa, aku juga berusaha nyata jaga lingkungan: rutin bersihin selokan depan rumah, nggak buang sampah sembarangan, dan saling ingatkan tetangga. Soalnya, kalau air mengalir deras tapi selokan mampet, ya banjir itu salah kita juga.
Jadi, buat teman-teman yang sering cemas kalau lagi hujan deras, bisa banget mulai biasakan diri dengan doa-doa ini: doa lagi hujan deras, doa agar langit cerah dan tidak hujan, sampai doa agar besok pagi hujan deras kalau memang dibutuhkan. Rasanya lebih tenang karena selain ikhtiar jaga alam, kita juga bersandar penuh pada Allah. Semoga hujan di sekitar kita selalu jadi hujan yang ramah, bukan bencana.