... Baca selengkapnyaJujur ya, dulu aku juga suka ketawa tiap lihat meme piring orang miskin atau piring jumbo meme yang sering lewat di timeline. Apalagi yang meme piring keluar dari HP itu, berasa relate banget karena di rumah juga isinya piring-piring model gitu semua, dari piring hadiah deterjen sampai piring kaca biru miskin.
Soal piring hadiah deterjen, pengalamanku emang lumayan bikin kapok. Tipis banget, kalau dipake buat suguhan pengajian atau hajatan, baru sedikit kejedot tembok aja bisa belah. Waktu kejadian piring disenggol kaki ibu-ibu itu, aku jadi makin sadar kalau orang luar tuh kadang gampang banget menjatuhkan piring orang lain—secara harfiah dan secara ucapan. Padahal kita yang di rumah ini, pakai apa yang ada, yang penting bersih dan bisa dipakai.
Dari situ aku belajar banget soal “jangan jatuhkan piring orang lain” atau jangan menjatuhkan piring orang lain, maksudnya jangan merendahkan pilihan orang lain, apalagi soal barang rumah tangga. Kita nggak pernah tahu kondisi keuangan dan prioritas mereka. Kadang orang lebih milih nabung buat pendidikan anak, cicilan, atau kebutuhan lain, jadi soal piring ya pakai yang ekonomis dulu nggak masalah.
Kalau ngomongin jenis-jenis piring miskin yang viral itu, di rumahku hampir lengkap:
- Piring keramik coklat: ini favoritku, beneran awet dan tebal. Dipake harian, cuci berkali-kali, jatuh sedikit masih aman.
- Piring kaca biru miskin: ini yang sering jadi bahan bercandaan. Tapi menurutku justru enak dipake buat suguhan kue atau gorengan, kelihatan bersih dan ringan.
- Piring putih motif bunga merah: berasa nostalgia rumah nenek, sering dipake pas lebaran atau acara keluarga.
- Piring kaca oranye: ini biasanya buat suguhan mie, bakso, atau cemilan. Warnanya bikin meja makan kelihatan rame.
Sekarang kalau ada yang nyeletuk soal “piring orang miskin”, aku lebih santai. Yang penting piringnya bersih, makanannya halal, dan suasana rumah hangat. Meme piring orang miskin boleh lucu, tapi jangan sampai kebawa jadi bahan merendahkan orang lain. Kita nggak pernah tahu, piring yang kelihatan murah itu justru punya banyak kenangan dan sudah nemenin pemiliknya dari nol.
Jadi, kalau kamu masih pakai piring hadiah deterjen atau piring jumbo warisan orang tua, nggak usah minder. Selama masih layak pakai, kenapa harus malu? Lebih baik fokus jaga hati biar nggak ikut-ikutan menjatuhkan piring orang lain—dan nggak menjatuhkan orangnya juga.
eh buset piring aja dilabeli miskin, makin kesini makin ada aja ya 😅