Jangan lombok ala orang hajatan di kampung
Mengobati rasa kangen gw dengan menu menu hajatan yang ada di kampung.
Jangan lombok ini salah satu menu fav gw banget klo kondangan 😂🙈
Gk terlalu pedas krn pake cabe hijau besar.
#fypシ゚ #janganlombok #olahantempe #fyppppppppppppppppppppppp #menusimpel
Sebagai anak kampung yang besar dengan menu hajatan, jangan lombok itu beneran comfort food banget. Versi yang aku suka itu jangan lombok ijo, pakai cabe hijau besar jadi rasanya tetap pedas tapi nggak yang bikin keringetan parah. Biasanya aku pakai bahan sederhana: cabe hijau besar (dipotong serong), tempe, tahu, sama kadang ditambah terong hijau atau kulit melinjo biar berasa banget ala kampung. Kuncinya ada di bumbu jangan lombok yang simpel: bawang merah, bawang putih, kemiri, sedikit kencur, ketumbar, garam, gula, dan kalau suka bisa tambah terasi dikit biar makin wangi. Cara membuat jangan lombok juga gampang. Bumbu dihaluskan dulu, tumis sampai harum, baru masukin cabe hijau dan bahan lain kayak tempe atau tahu. Tambah santan encer kalau mau versi sayur cabe yang lebih berkuah, atau air biasa kalau mau ringan. Masak sampai bumbu meresap dan cabe hijau mulai layu tapi masih agak krenyes. Menurutku, tingkat kematangan cabe ini penting supaya nggak terlalu lembek. Di kampungku, jangan lombok sering jadi pelengkap sego tiwul jangan lombok. Tiwulnya agak manis, jangan lomboknya gurih pedas, benar-benar cocok dimakan bareng. Kadang juga disajikan dengan lauk pendamping jangan lombok seperti ayam goreng, ikan asin, tahu tempe bacem, atau sambal terasi. Kalau lagi hajatan, jangan lombok biasanya satu deretan sama sayur lodeh, bothok, dan krecek. Aku juga suka variasi jangan lombok krecek, jadi kuah sayur lombok hijau ditambah krecek (kulit sapi). Rasanya jadi lebih nendang dan bertekstur. Versi lain yang enak adalah resep sayur lombok khas Jawa, pakai santan agak kental dan bumbu lebih lengkap, cocok buat yang suka kuah gurih. Kalau kamu baru pertama kali coba, saran dari aku: jangan takut sama namanya "lombok pedes". Selama pakai cabe hijau besar, pedasnya masih aman. Tinggal atur jumlah cabe sesuai selera. Jangan lupa koreksi rasa di akhir masak, karena bumbu jangan lombok itu enaknya seimbang: gurih, sedikit manis, dan pedas hangat. Menurut pengalaman, jangan lombok paling enak dimakan panas-panas bareng nasi putih atau sego tiwul, plus kerupuk. Kalau ada sisa, besoknya malah lebih sedap karena bumbu makin meresap. Ini salah satu alasan kenapa di hajatan kampung, sayur jangan lombok selalu cepat habis di meja prasmanan.




















































