Membantu Anak Mengenali Emosinya

Bukan, "Jangan nangis!"

Tapi...

"Kamu sedang sedih, ya?"

"Kamu kaget?"

"Kamu kecewa karena mainannya rusak?"

Saat emosi anak diberi nama, mereka belajar memahami apa yang terjadi di dalam dirinya.

Dan saat anak merasa dipahami, hatinya menjadi lebih tenang. ❤️

Parenting bukan tentang membuat anak berhenti menangis secepat mungkin.

Parenting adalah menemani mereka memahami perasaannya sedikit demi sedikit.

Semoga Allah mudahkan kita menjadi orang tua yang lebih sabar dan penuh empati. 🤲🏻

#KecerdasanEmosiAnak

#ParentingAnakUsiaDini

#TumbuhBersamaAnak

#IbuDanAnak

#parentingseharihari

6/26 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMengajari anak untuk mengenali emosinya bukan hanya sekadar menenangkan saat mereka menangis atau marah, tetapi juga membantu mereka memahami perasaan tersebut dengan lebih dalam. Dari pengalaman saya, mengganti kalimat seperti "Jangan nangis!" dengan "Kamu sedang sedih, ya?" sangat ampuh untuk membuat anak merasa didengar dan diperhatikan. Seringkali anak tidak tahu apa yang sebenarnya mereka rasakan, misalnya ketika mainan favoritnya rusak, mereka mungkin menangis tanpa bisa mengungkapkan kecewa yang sebenarnya. Dengan memberikan nama pada emosi tersebut, misalnya mengatakan "Kamu kecewa karena mainannya rusak," anak mulai belajar mengenal perasaannya sendiri. Selain itu, penting juga untuk mengakui emosi lain seperti takut, marah, dan bahkan kegembiraan. Kalimat seperti "Kamu takut ya?" atau "Kamu senang sekali hari ini!" membantu anak mengidentifikasi spektrum emosi yang luas dan memberi mereka alat untuk mengelolanya di masa depan. Kesabaran orang tua sangat penting dalam proses ini. Parenting bukan hanya soal menghentikan tangisan anak sesegera mungkin, tapi menemani mereka memahami dan mengatur emosinya secara bertahap. Rasanya menenangkan hati anak saat mereka merasa dipahami memberikan dampak positif jangka panjang dalam perkembangan kecerdasan emosional mereka. Mempraktikkan hal ini secara konsisten memberi kesempatan anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang mampu mengenali dan mengelola emosinya dengan baik. Saya juga merasakan manfaatnya saat anak menjadi lebih tenang dan mudah berkomunikasi tentang perasaannya. Di keluarga kami, pendekatan ini telah membantu memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak, sekaligus membangun kepercayaan diri anak dalam menghadapi berbagai situasi. Jadi, jangan takut mengekspresikan empati dengan kata-kata sederhana yang bisa membuat dunia anak menjadi lebih nyaman dan penuh pengertian.

Posting terkait

Gambar menunjukkan laptop, tablet memutar kartun, dan earbud nirkabel. Teks utama bertanya 'SIAPA BILANG SCREENTIME PASTI BURUK?' dan mengajak melihat 6 channel rekomendasi untuk anak.
Tangkapan layar channel YouTube 'Scenic Scenes' (1.02M subscribers) yang menampilkan hewan asli dan suara alam. Channel ini melatih fokus, kesabaran, dan observasi anak.
Tangkapan layar channel YouTube 'Bing - Bahasa Indonesia' (1.6M subscribers). Channel ini membantu anak belajar empati, regulasi emosi, dan bersosialisasi melalui kisah Bing.
6 Channel Youtube Yang Bantu Anak Belajar 😍🍋✨
Haloooo 🌸 Bbrp orang tua takut banget sama yg namanya screentime, padahal di era digital ini, literasi visual itu penting. Masalahnya bukan di layarnya, tapi apa yang ditonton. Terkadang sebagai ibu yang super sibuk, kita butuh waktu 15-20 menit untuk masak, mandi, bernafas, atau untuk sekeda
kikik

kikik

157 suka

Infografis berjudul 'Makna Tersembunyi di Balik Perilaku Anak' menampilkan empat ilustrasi kartun anak dengan perilaku berbeda: sering membantah (merasa disidihkan), diam (tidak merasa aman), cepat marah, dan kecanduan gadget.
🧠 Makna Tersembunyi di Balik Perilaku Anak
🟥 1. Anak Sering Membantah 💡 Solusi: Ciptakan ruang aman untuk anak berbicara. Dengarkan sampai selesai sebelum memberi respons. Ganti kalimat menyalahkan dengan pertanyaan yang membimbing. 🗣️ Contoh: “Bunda ingin ngerti kenapa kamu merasa begitu. Cerita yuk.” 🟨 2. Anak Diam dan Tidak Mau
bubucare.id

bubucare.id

1470 suka

Gambar menampilkan jadwal stimulasi kognitif dan emosi anak ADHD selama 7 hari di rumah. Tabel ini merinci fokus stimulasi harian, aktivitas utama seperti 'Tebak Suara' dan 'Tarik Napas Ajaib', tujuan/manfaat, serta tips untuk ibu dalam melatih fokus dan emosi anak.
7 Hari Latihan Fokus & Emosi untuk Anak ADHD di Rumah
Bunda, yuk bantu si kecil belajar fokus dan mengelola emosinya lewat aktivitas ringan setiap hari! 🌈 Nggak perlu alat mahal, cukup waktu dan kehadiran bunda 💕 Setiap latihan bantu anak belajar tenang, sabar, dan percaya diri sedikit demi sedikit. Karena terapi terbaik selalu dimulai dari rumah 🏡✨
gisty mnur

gisty mnur

3 suka

Gambar tajuk '6 Permainan Ajar Anak Tentang Mindfulness (Kesedaran)' dengan ilustrasi bayi, awan, daun, dan seorang kanak-kanak bermeditasi, menunjukkan tema kesedaran untuk anak-anak.
Ilustrasi balang glitter untuk 'Balang Tenang' dan kanak-kanak menunjuk objek untuk '5 Perkara Sekitar'. Menerangkan cara anak belajar sabar, bertenang, dan fokus pada masa kini.
Ilustrasi kanak-kanak makan anggur untuk 'Makan Perlahan' dan berbaring untuk 'Perasan Tubuh'. Menerangkan cara anak belajar kesedaran penuh semasa makan dan mengenali emosi melalui badan.
6 Permainan Ajar Anak Tentang Mindfulness
Mindfulness atau kesedaran penuh bukan hanya untuk orang dewasa – anak kecil pun boleh belajar cara ini dengan cara yang menyeronokkan. Melalui permainan, mereka dapat memahami bagaimana untuk fokus, bertenang, dan mengurus emosi dengan lebih baik. Permainan pertama, Nafas Belon, membantu anak
EzyLittles

EzyLittles

305 suka

Gambar ini menampilkan 'Roda Emosi' yang mengkategorikan berbagai perasaan, mulai dari emosi inti seperti Marah, Bahagia, Takut, Sedih, Takjub, dan Muak, hingga turunannya yang lebih spesifik. Tujuannya adalah membantu menemukan diksi yang tepat saat menulis atau mengungkapkan emosi.
Ternyata ada 130+ emosi, diumur berapa kamu tau?
🧠Kegunaan roda emosi antara lain: Mengenali emosi → Membantu seseorang memahami perasaan yang sedang dialami secara lebih spesifik (misalnya bukan hanya “sedih”, tapi “kecewa”, “kesepian”, atau “berduka”). Mengelola emosi → Dengan tahu emosi yang dirasakan, kita bisa mencari cara yang tepat
Agniya 💗✨

Agniya 💗✨

21 suka

Hubungan Stres Orang Tua dan Emosi Anak
Pernah merasa anak tiba-tiba jadi lebih emosional? Bisa jadi itu bukan hanya tentang anak, tapi juga tentang apa yang mereka lihat setiap hari. Anak belajar dari cara orang tua merespon masalah, marah, dan stres. Bahkan hal kecil yang kita anggap sepele bisa mereka rekam. Contohnya seperti, s
Printaby.id

Printaby.id

86 suka

Gambar seorang anak laki-laki sedang menulis di worksheet dengan pensil, di sampingnya ada tumpukan worksheet contoh seperti mencocokkan warna dan makanan hewan. Teks utama menyatakan "6 Pentingnya Anak usia 3 + belajar dengan workaheet".
Daftar tiga poin pertama tentang pentingnya worksheet untuk anak usia 3+: 1. Melatih kemampuan motorik halus, 2. Mengembangkan fokus dan konsentrasi, 3. Meningkatkan kemampuan kognitif dan logika, dengan ilustrasi ikon-ikon terkait.
Daftar tiga poin terakhir tentang pentingnya worksheet untuk anak usia 3+: 4. Meningkatkan kemampuan bahasa, 5. Membentuk disiplin dan rasa percaya diri, 6. Membiasakan konsep belajar terstruktur, disajikan dalam bentuk gelembung warna-warni.
6 Pentingnya Worksheet untuk Anak Usia 3 +
Tahu nggak sih Mom apa pentingnya belajar menggunakan worksheet untuk anak usia 3+! Berikut 6 pentingnya menggunakan worksheet untuk belajar anak usia 3+ : 🧠 1. Melatih kemampuan motorik halus Saat mengerjakan worksheet, mereka melatih otot jari dan koordinasi tangan dan mata. Ini membantu k
Zay Alkahfi

Zay Alkahfi

6 suka

Ilustrasi anak dengan hati dan otak, menunjukkan pentingnya kecerdasan emosional (EQ) sejak dini sebagai bekal sukses di masa depan.
Ilustrasi anak dikelilingi emoji emosi, menjelaskan kecerdasan emosional sebagai kemampuan mengenali, memahami, mengendalikan emosi, serta membangun empati dan hubungan sosial. EQ sama pentingnya dengan IQ.
Tiga anak berpelukan ceria, menggambarkan mengapa kecerdasan emosional penting: anak mudah bergaul, tahan stres, berkarakter positif, dan percaya diri, menjadi bekal hidup bahagia.
Kecerdasan Emosional Anak
🌱 Bukan hanya pintar di sekolah, anak juga perlu cerdas secara emosional. Kecerdasan Emosional (EQ) membantu anak mengenali, memahami, dan mengelola emosinya. Dengan EQ yang baik, anak lebih percaya diri, mudah bersosialisasi, dan tahan menghadapi stres. Cara melatihnya bisa dimulai dari ruma
Inspirasi Anak Ceria

Inspirasi Anak Ceria

19 suka

Gambar menunjukkan judul 'LINGKUNGAN RUMAH: Pondasi Kesehatan Mental Anak' dengan ilustrasi keluarga (ayah, ibu, anak) di dalam rumah. Ini menekankan pentingnya rumah sebagai dasar kesehatan mental anak.
Infografis menjelaskan 'Rumah Adalah Sekolah Pertama bagi Kesehatan Mental Anak'. Anak belajar mengenali emosi, mengelola stres, berkomunikasi, dan memandang diri sendiri di lingkungan rumah yang hangat dan suportif.
Infografis berjudul 'Anak Belajar dari Apa yang Dilihat'. Menampilkan perbandingan perilaku orang tua positif (mengelola emosi, komunikasi baik) dan negatif (bentakan, pertengkaran) serta dampaknya pada perkembangan mental anak.
Baca Ini Jika Tak Ingin Anak Terluka oleh Rumahnya
Ada satu hal yang menurutku menarik saat belajar Psikologi. Sering kali ketika membahas kesehatan mental anak, fokus kita langsung tertuju pada pergaulan, sekolah, atau gadget. Padahal, jauh sebelum anak mengenal semua itu, mereka sudah lebih dulu mengenal rumah. Di rumah, anak belajar bagaim
Printaby.id

Printaby.id

8 suka

Bukan Cuma Ibu, Anak Juga Harus Paham Emosinya!
Haiii Annyeong 👋 Banyak anak baru umur 3 taun tapi emosinya bisa meledak², bisa jadi anak belum kenal sama emosinya bund 🥺 Bikin anak kenal sama emosinya emang ga gampang tapi cara ini cukup membantu karena aku juga ngelakuin ini tiap hari, cobain deh 😉 #MyJourney #ngontenbareng #parent
kirei.yasmin ❀

kirei.yasmin ❀

75 suka

JANGAN LARANG ANAK MENANGIS
LAKUKAN INI SEBAGAI GANTINYA! Melihat anak menangis atau marah besar kadang bikin kita panik. Tapi, tahukah Ayah Bunda, melarang emosi mereka justru bisa menghambat kecerdasan emosi? Bagi anak, emosi seperti marah, sedih, atau frustrasi itu BANYAK SEKALI. Mereka belum punya 'kamus' at
evazhang

evazhang

1 suka

Buku Yang Bisa Bantu Kelola Emosi⁉️📌
Buat kamu yang suka baca dan ingin belajar tentang mental health, beberapa buku rekomendasi ini bisa jadi pilihan kamu nih : 🤍The Comfort Book karya Matt Haigk 🤍Yang Merasa Marah karya Jelang Hardika, M.Psi. 🤍Memilih Pulih karya Selvia Lim 🤍Merawat Luka Batin karya dr. Jiemi Ardian. SP.
Anindya

Anindya

79 suka

6 Perkara Jangan Pernah Tolak Anak
Ramai ibu bapa sebenarnya tak sedar, ada beberapa situasi kecil dalam kehidupan harian yang boleh beri kesan besar kepada emosi dan perkembangan anak. Dalam video ini, kita kongsikan 6 perkara penting yang kita tak patut tolak bila berinteraksi dengan anak. Antaranya adalah bila anak bertanya so
EzyLittles

EzyLittles

142 suka

🧠 Tidak Dewasa vs Cerdas Emosional
Pernah nggak sih, kamu langsung tersinggung saat dikritik? Atau merasa semua masukan itu serangan buat diri kamu? Padahal, nggak semua kritik itu bertujuan menjatuhkan. Justru sering kali, kritik dan feedback adalah kesempatan untuk melihat hal yang belum kita sadari tentang diri sendiri. ❌ T
thinklife

thinklife

1 suka

Tantrum bukan berarti anak nakal✨
✨ Tantrum bukan berarti anak nakal ✨ Saat anak tantrum, sebenarnya mereka sedang kesulitan mengelola emosi yang dirasakan. Sebagai orang tua, respons kita sangat berpengaruh terhadap cara anak belajar menenangkan dirinya. 💛 Tetap tenang 💛 Validasi perasaannya 💛 Alihkan perhatian ke aktivita
LALAKU.IDN

LALAKU.IDN

1 suka

🧠 Tidak Dewasa vs Cerdas Emosional
Pernah nggak sih, kamu langsung tersinggung saat dikritik? Atau merasa semua masukan itu serangan buat diri kamu? Padahal, nggak semua kritik itu bertujuan menjatuhkan. Justru sering kali, kritik dan feedback adalah kesempatan untuk melihat hal yang belum kita sadari tentang diri sendiri. ❌ T
thinklife

thinklife

4 suka

5 tanda jika kamu tidak dewasa secara 'EMOSIONAL'
Hai Lemonade🎀 🌷🌷🍋🍋🍋🍋 Paham ga sih kalau dewasa itu bukan soal umur aja, tapi soal cara mengelola emosi. Kalau masih mudah marah, sulit menerima kritik, selalu ingin menang sendiri, atau terlalu bergantung pada validasi orang lain bisa jadi tanda bahwa kedewasaan emosional masih perlu dilatih lh
IniCiaa

IniCiaa

14 suka

Anak Sering Tantrum? Bukan Nakal... Ini Alasannya, Kenali Penyebabnya 🌈🐯🙈🦉
Anak kamu sering tantrum? Bukan nakal… tapi ini penyebab sebenarnya 😭 Jujur ya moms, dulu aku juga mikir, “Ini anak kok drama banget sih?” 😅 Ternyata… tantrum itu bukan karena anak nakal. 👉 Ini yang sebenarnya terjadi: ✨ 1. Emosi mereka belum ‘matang’ Balita itu belum bisa ngomongin p
Ristiya Ratna

Ristiya Ratna

1 suka

Gambar menampilkan ilustrasi otak kartun menunjuk ke bagian amygdala pada diagram otak manusia, dengan judul "Psychology Facts" dan ajakan untuk mengenal amygdala.
Gambar menampilkan ilustrasi otak kartun dengan tanda tanya, menjelaskan definisi amygdala sebagai struktur kecil berbentuk almond di otak yang merupakan pusat kendali emosi, rasa takut, dan memori emosional.
Gambar menampilkan ilustrasi otak kartun dengan tanda tanya, menjelaskan lokasi amygdala di sistem limbik, lobus temporal medial, dan kaitannya dengan ingatan serta emosi.
🧠 “Si Kecil Pengendali Emosi: Amygdala” 🌷💓
Tau nggak sih? 🤔 Di dalam otak kita ada si kecil bernama amygdala. Dialah yang ngatur rasa takut, cemas, sampai lega dan bahagia 🌸 Kalau amygdala kita overaktif, rasa cemas bisa jadi-jadi 😣. Tapi kalau kita bisa “pegang remot kontrolnya” 🎛️ (alias sadar diri, atur napas, meditasi, self-love),
Calm Mind | Health Trivia 🌿📚

Calm Mind | Health Trivia 🌿📚

3 suka

Halaman sampul jurnal pembelajaran 'Pembelajaran Sosial Emosional' oleh Ster Elisabeth Pardede dari Universitas Negeri Medan, dengan logo PPG dan Merdeka Belajar.
Bagian A (Latar Belakang) dan B (Pengertian Pembelajaran Sosial Emosional) dari artikel, menjelaskan pentingnya dan definisi SEL di sekolah.
Bagian C (Tujuan Pembelajaran Sosial Emosional) dan D (Manfaat Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional) dari artikel, merinci tujuan dan keuntungan SEL.
MODUL 1 "PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL "
Buat Referensi aja teman² yg mau ngikutin PPG tahap selanjutnya 🥰 #ppg #guruppg #ppggurusmk #ppgdaljab #ppg2025
Elysabeth_31

Elysabeth_31

2 suka

MENGAJARKAN ANAK MEMINTA MAAF TANPA PAKSAAN
Pada usia dini, anak belum langsung mampu merasa empati saat emosi masih tinggi. Jika dipaksa berkata “maaf”, anak hanya belajar takut pada orang tua, bukan memahami dampak perbuatannya. Tujuan kita bukan sekadar kata maaf, tapi kesadaran untuk memperbaiki kesalahan. --- ✅ Tips Praktis yang
evazhang

evazhang

8 suka

10 Surah Terakhir, panduan urus emosi dan luka dalam hati
Hi semua, saya nak kongsikan 10 Surah terakhir yang boleh menjadi panduan urus emosi dan luka dalam hati. Perkongsian ni mak pernah kongsikan setiap kali lepas solat jemaah dengan mak and nenek masa kecik dulu. So selalunya lepas solat mak atau nenek akan kupaskan surah-surah dalam juzuk 30. Saya k
ruma_mrsnisa

ruma_mrsnisa

51 suka

Buku Seri Pengenalan Emosi
Belajar emosi itu penting, karena nggak semua perasaan bisa langsung diucapkan, melalui buku “Seri Pengenalan Emosi” kita bisa mengenalkan pelan-pelan agar sikecil mulai mengenali perasanya sendiri 🤍✨ #bukuanak #ziyadbooks #tumbuhkembanganak #buku #perkembangananak
Albarra’s mom

Albarra’s mom

1 suka

MENGAJARKAN ANAK MEMINTA MAAF TANPA MEMAKSA
Anak bisa belajar meminta maaf bukan karena takut dimarahi, tapi karena benar-benar mengerti dampaknya. KENAPA TIDAK BOLEH MEMAKSA ANAK MINTA MAAF Anak usia dini butuh waktu mengenali emosi sebelum mampu bertanggung jawab. Permintaan maaf yang dipaksa membuat anak fokus pada takut, bukan
evazhang

evazhang

1 suka

Emosi
Yukk lebih aware sama emosi kita sendiri. Buku emosi ini bakal ngebantu kamu buat mengenali emosimu😇✨ . . #books #emosi #selfimprovement #bookrecommendations #selfaware
jendelabook

jendelabook

2 suka

Gambar ilustrasi seorang anak perempuan dengan ekspresi berpikir atau terkejut, disertai teks "PENTINGNYA MENGENALI PERASAAN ANAK SEJAK DINI" sebagai judul utama.
Ilustrasi anak laki-laki dengan ekspresi terkejut di bawah daftar poin-poin mengapa penting mengenali perasaan anak, seperti membangun kedekatan emosional dan mendukung perkembangan mental sehat.
Teks "SOLUSINYA ?" di atas penjelasan bahwa mengenalkan perasaan membekali anak keterampilan hidup seperti mengelola stres, berhubungan baik, dan membuat keputusan sehat, dengan ikon pin kuning.
Mengenalkan emosi atau perasaan kepada anak
Mengenali ekspresi wajah pada anak sejak dini sangat penting karena ekspresi adalah cara pertama anak berkomunikasi sebelum mereka bisa berbicara. Pemahaman orang tua terhadap ekspresi anak membantu membangun ikatan emosional yang kuat, mendukung perkembangan sosial-emosional, dan mencegah salah pa
Cerdasbersama.id

Cerdasbersama.id

1 suka

Ilustrasi seorang ibu berlutut menenangkan anaknya yang sedang menangis di antara mainan. Teks di atasnya bertanya, "Anak yang Sering Marah Itu Kurang Didikan? Mitos atau Fakta?" Ini menggambarkan tema artikel tentang emosi anak.
💢 Mitos atau Fakta: Anak yang Sering Marah Itu...
#karakteranak Banyak orang tua langsung panik atau malu kalau anaknya sering marah. “Duh, kok anakku temperamen banget, jangan-jangan karena aku gagal mendidik ya?” 😔 Padahal… tidak selalu begitu. 🧠 Faktanya: Marah Adalah Cara Anak Belajar Mengatur Emosi Rasa marah adalah emosi alami dan se
OSPin

OSPin

33 suka

Seorang wanita muda dengan ekspresi merenung, di atasnya terdapat kutipan tentang perasaan yang tidak dilepaskan sebagai penyebab kelelahan, bukan pekerjaan.
Ilustrasi kotak kardus terbuka dengan hati melayang di atasnya, disertai teks "Lepaskan Beban Emosional" dan tiga poin cara melepaskan emosi.
Daftar empat poin tentang hal-hal yang dipelajari saat mulai minimalis secara emosional, seperti menulis, istirahat, berkata tidak, dan bicara jujur, dengan ikon pendukung.
Belajar Melepaskan Beban Emosional
Kadang, beban yang paling berat itu... nggak kelihatan. Bukan di pundak, tapi di hati. ⠀ Lewat momen ini, yuk belajar: 🤎 Mengenali emosi yang muncul 🤎 Menerima tanpa menghakimi 🤎 Berani untuk melepaskan ⠀ Karena melepaskan bukan berarti menyerah — tapi bentuk keberanian untuk memilih damai.
Tampita_

Tampita_

39 suka

Seorang wanita duduk di tepi sungai dengan catatan kuning bertuliskan "Tips Mengatur Emosi Saat Hati lagi Sensitif", menunjukkan fokus pada pengelolaan emosi.
Pemandangan sungai di hutan hijau dengan teks yang menjelaskan bahwa wajar jika hati terasa sensitif, mudah tersinggung, dan lelah.
Pemandangan langit biru berawan dengan pohon palem, disertai instruksi pernapasan 4-2-6 detik untuk menenangkan diri saat emosi mulai naik.
Tips Mengatur Emosi saat Hati lagi Sensitif
sadari bahwa emosi bisa kita atur, dengan cara sederhana ini bisa kamu coba terapkan✨️ #Emosi #belajar #kesehatanmental #selfawarenessjourney
yessi🪔

yessi🪔

2 suka

Gambar sampul dengan judul "Satu Menit Napas Tenang Bisa Mengubah Reaksi Anak: Tips Saat Emosi Orang Tua Naik" menampilkan seorang wanita bermeditasi di ruangan yang tenang dengan laptop dan tanaman.
Gambar ini menjelaskan tips pertama, "Tarik napas dalam & perlambat respons", dengan ilustrasi seorang wanita melakukan pernapasan diafragma dan panduan langkah cepat untuk bernapas.
Gambar ini menjelaskan tips kedua, "Validasi emosi diri sebelum menegur anak", dengan ilustrasi seorang wanita duduk santai di sofa sambil memegang ponsel, dengan balon teks berisi afirmasi diri.
Tips Saat Emosi Orang Tua Naik ✨
Anak sulit diatur sering kali bukan karena ingin melawan, tapi karena belum mampu mengelola emosinya. Dalam situasi ini, ketenangan orang dewasa sangat berpengaruh. Menarik napas, menurunkan suara, dan memvalidasi emosi adalah langkah kecil dengan dampak besar. Pelan-pelan ya, belajar men
Printaby.id

Printaby.id

7 suka

Seorang wanita berhijab membelakangi kamera, memandang pemandangan pegunungan hijau dan danau. Teks utama berbunyi: "BELAJAR BARENG IRT Emosi Bukan Musuh Tapi Tanda Kalau Pikiran Kita Sedang Diuji."
Teks menjelaskan reaksi terhadap emosi dan pentingnya memperlambat reaksi, dengan contoh nyinyiran di media sosial. Bagian bawah menampilkan judul "TIPS AGAR TETAP BISA KELOLA EMOSI KAMU" dengan latar belakang tangan memegang minuman.
Dua tips mengelola emosi: "1. Sadari kalau emosi itu sinyal, bukan perintah" dan "2. Ciptakan jarak antara kejadian dan reaksi." Latar belakang menunjukkan detail arsitektur interior dengan lampu gantung.
BELAJAR BARENG IRT "KELOLA EMOSI"
Hallo lemonade🍋 Melatih diri biar gak gampang terpancing emosi itu proses panjang. Tapi setiap kali kamu bisa menunda reaksi ,walau cuma beberapa detik , itu tanda kamu sedang tumbuh jadi pribadi yang lebih dewasa . yuk berusaha terapin itu semua💛 Aku mau tanya nih, situasi apa yang palin
Era Zuraefa

Era Zuraefa

8 suka

Tips Mengatur Emosi Saat Ingin Marah atau Meledak🤬
Kadang kita ingin marah, ingin meledak, ingin membalas semuanya saat itu juga. Tapi kemampuan terbesar bukan selalu berkata keras, melainkan mengendalikan diri saat emosi datang. Belajar memahami emosi adalah bagian dari proses bertumbuh. Tidak mudah, tapi sangat berharga. #selfimprove
Belle Éternelle 🍀

Belle Éternelle 🍀

5 suka

Lihat lainnya