IBUUUU aqeela, kamu di mana ihh dedek kangen😭💔 #asmaragenz #agzmencaribintangwow #sctvsinetron #aqeelacalista #harryvaughan
Belakangan ini aku baru ngeh kalau rasa kangen sama idola, kayak aku ke Aqeela Calista, itu nggak cuma sekadar rindu biasa. Ternyata ada hubungannya sama yang namanya validasi. Banyak yang bilang validasi adalah pengakuan. Buat aku pribadi, validasi itu kayak saat perasaan kita diakui keberadaannya sama orang yang kita sayang atau kagumi. Misalnya nih, waktu aku tulis, “AQEELAAA, kamu di manaa ihh? aku nyari kamu sampai ke gunung lohh inii 🥺”, itu sebenarnya bukan cuma bercanda hiperbola doang. Di balik kalimat itu, ada harapan kecil: semoga Aqeela lihat, semoga dia notice, semoga dia sadar kalau ada fans yang beneran sayang dan kangen. Itu bentuk aku nyari pengakuan, walau cuma dari satu like, satu komen, atau sekadar dia baca. Validasi sebagai pengakuan kerasa banget kalau lagi ngikutin sinetron di SCTV atau hashtag kayak #sctvsinetron, #asmaragenz, atau #agzmencaribintangwow. Saat ada orang lain yang juga kangen sama Aqeela, atau sama tokoh kayak Harry Vaughan, aku ngerasa nggak sendirian. Komentar-komentar yang senada itu rasanya menenangkan, kayak perasaanku ikut di-‘iya’-in sama orang lain. Dari pengalaman ini aku belajar, validasi bukan berarti kita lemah atau haus perhatian terus-terusan. Menurutku, validasi adalah pengakuan kalau perasaan kita itu wajar dan layak didengar. Saat aku ngetik, “AQEELAAA, kamu di manaa ihh?” berulang kali di kepala, itu semacam cara hati aku buat bilang, “hei, aku ada loh, aku beneran sayang dan dukung kamu.” Kalau kamu juga lagi ngerasa butuh pengakuan, entah dari idola, teman, atau keluarga, menurutku nggak apa-apa banget. Yang penting kita sadar kalau pengakuan terpenting tetap datang dari diri sendiri. Sambil nunggu idola notice atau sinetron favorit tayang lagi, aku belajar buat validasi diri: mengakui kalau rasa kangen, sedih, atau senengku itu valid. Dan kalau suatu hari Aqeela beneran baca atau respon, itu bakal jadi bonus pengakuan yang bikin hati makin hangat.



























































