... Baca selengkapnyaJujur, aku dulu juga sering dengar omongan orang tua soal urutan orang meninggal yang katanya bisa ditebak dari jenis kelamin anak pertama. Misalnya, kalau anak pertama laki-laki maka ibunya yang duluan pergi, kalau anak pertama perempuan maka ayahnya yang lebih dulu. Waktu kecil, hal kayak gini tuh bikin aku takut sendiri dan jadi overthinking.
Tapi makin gede, aku mulai sadar kalau sebagian besar hal seperti ini sebenarnya cuma mitos yang berkembang dari mulut ke mulut. Kalau dipikir pakai logika, urutan orang meninggal itu lebih banyak dipengaruhi kondisi kesehatan, usia, gaya hidup, dan takdir masing-masing, bukan dari siapa anak pertama dan apa jenis kelaminnya. Ada banyak contoh keluarga yang anak pertamanya laki-laki tapi ayahnya yang duluan meninggal, atau sebaliknya. Jadi nggak ada pola yang bener-bener pasti.
Di keluargaku sendiri, kebetulan urutannya mirip dengan mitos yang sering orang-orang omongin. Anak pertama kami laki-laki dan yang duluan meninggal justru ibu. Awalnya aku sempat mikir, "Jangan-jangan mitos ini bener ya?" tapi setelah ngobrol dengan teman-teman dan dengar cerita keluarga lain, ternyata pengalaman mereka beda-beda banget. Ada yang anak pertamanya perempuan tapi orang tua yang meninggal duluan tetap ibunya, ada juga yang kedua orang tuanya masih lengkap padahal anak pertama laki-laki. Dari situ aku merasa, ini lebih ke kebetulan, bukan aturan pasti.
Menurutku, yang perlu kita garis bawahi adalah jangan sampai kita terlalu percaya sama mitos sampai bikin diri sendiri jadi ketakutan dan kepikiran terus. Apalagi kalau sampai mempengaruhi cara kita memperlakukan orang tua, misalnya jadi lebih sayang ke salah satu karena merasa dia yang akan pergi duluan. Padahal, seharusnya kita sayang dan perhatian ke dua-duanya semaksimal mungkin selagi masih ada. Soal urutan orang meninggal, itu benar-benar di luar kendali kita.
Kalau kebetulan pengalamanmu sama dengan mitos yang beredar, nggak berarti mitos itu otomatis menjadi fakta yang berlaku untuk semua orang. Di dunia ini jutaan keluarga, dan pasti ada saja yang urutannya mirip dengan cerita mitos tadi. Tapi itu lebih ke faktor kebetulan dan takdir, bukan karena anak pertama disebut laki-laki atau perempuan. Justru daripada sibuk menebak urutan kematian, lebih baik kita fokus memperbaiki hubungan dengan orang tua, rajin mendoakan mereka, dan bikin kenangan yang baik.
Kalau kamu pernah dengar mitos serupa soal urutan orang meninggal, coba ceritain versi yang kamu tahu. Apakah di keluargamu kebetulan sama atau malah bertolak belakang? Dengan saling berbagi pengalaman, kita bisa lihat bahwa hidup setiap orang itu unik, dan nggak ada rumus pasti soal siapa yang akan pergi duluan. Yang bisa kita lakukan cuma menjaga, menghargai, dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin bersama orang-orang yang kita sayang.
Lihat komentar lainnya