... Baca selengkapnyaKalau ngomongin gaya foto yang dilarang dalam Islam, sebenarnya bukan berarti muslimah sama sekali nggak boleh selfie. Yang jadi masalah itu ketika gaya foto kita keluar dari batas adab: genit, mengundang nafsu, atau menunjukkan sikap kurang sopan. Aku pribadi dulu juga suka asal pose, apalagi lihat inspirasi foto selfie Pinterest yang lucu-lucu. Tapi setelah belajar lagi soal iffah dan malu, aku mulai lebih milih-milih.
Salah satu yang sering ditanyain adalah hukum selfie menjulurkan lidah menurut Islam. Pose menjulurkan lidah itu biasanya identik dengan gaya manja atau genit. Dalam Islam, muslimah dianjurkan menjaga kehormatan dan wibawa. Kalau gaya foto kita cenderung playful berlebihan, apalagi diposting ke publik, dikhawatirkan masuk ke tabarruj: menonjolkan diri dengan cara yang mengundang perhatian lawan jenis. Jadi bukan lidahnya yang haram, tapi kesan dan efek dari pose itu yang perlu dipikirin.
Begitu juga dengan selfie menjulurkan lidah yang viral-viral. Kadang kita merasa, "Ah cuma gaya, kok." Tapi di sisi lain, orang yang melihat bisa saja kebawa pikiran macam-macam. Di sinilah pentingnya niat dan pertimbangan: apakah foto ini akan mendekatkan aku ke ridha Allah, atau justru membuka pintu dosa buat diri sendiri dan orang lain? Ulama banyak mengingatkan soal menjaga pandangan dan tidak sengaja membantu orang lain berbuat maksiat.
Lalu bagaimana dengan foto menjulurkan lidah dalam Islam kalau hanya disimpan pribadi? Tetap sebaiknya dijaga adabnya, apalagi kalau hp bisa dipinjam orang lain, atau file bisa tersebar. Muslimah itu dimuliakan, jadi sayang kalau gambar diri sendiri disimpan dalam pose yang merendahkan martabat atau tidak sopan. Kita bisa kok tetap playful, tapi tetap wajar dan elegan.
Selain lidah, pose jari yang tidak sopan juga jelas harus dihindari. Isyarat jari tengah misalnya, walaupun cuma bercanda sama teman, tetap masuk perbuatan sia-sia dan meniru kebiasaan buruk yang tidak ada manfaatnya. Islam menganjurkan kita menjaga lisan dan gestur, karena semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.
Sebaliknya, kalau mau cari inspirasi foto selfie Pinterest versi syar’i, kita bisa fokus ke ekspresi lembut: senyum tipis, tatapan kalem, atau gaya candid yang natural. Hijab rapi, pakaian longgar, dan latar yang sederhana justru bikin foto terasa lebih elegan. Niatkan untuk berbagi kebaikan: reminder hijrah, motivasi menutup aurat, atau sekadar menyebar energi positif tanpa berlebihan.
Intinya, setiap jepretan bisa bernilai pahala atau dosa. Kalau kita jaga pose, gaya, dan niat, insyaAllah foto-foto kita tetap cantik, kekinian, tapi tetap dalam koridor adab Islam. Pelan-pelan saja, aku juga lagi belajar. Yang penting mau sama-sama memperbaiki dan lebih berhati-hati sebelum klik tombol upload.
klo masih ada yg pose gitu jamet bgt ga sih kak 😭🤣