USAI TALAK VIA EMAIL PART 3
Usai Talak Via Email
Part 3
Tara masih tidak terima melihat fitnah yang disebarkan Mama Rianti melalui infotainment.
"Gil*! Ini nggak bisa dibiarkan, Senja! Klarifikasi! Jangan biarkan orang-orang menilai kesalahan ada sama kamu."
Namun Senja hanya menggeleng pelan.
"Sudahlah, Ra. Aku malas berdebat soal itu. Kalau aku menanggapi, mereka pasti akan menyerang balik. Aku nggak ingin membuang waktu."
"Kamu masih cinta sama Amar?"
"Aku hanya ingin tenang. Nggak ada keributan."
Tara semakin kesal. Menurutnya, diam hanya membuat orang menganggap Senja bersalah. Namun Senja tetap memilih menjaga harga dirinya.
"Aku nggak peduli semua orang percaya berita itu. Selama kamu dan Ibu ada buat aku."
Meski tidak setuju, Tara akhirnya mengalihkan pembicaraan pada jadwal hari itu. Mereka harus datang ke kantor Blue Management untuk persiapan serial *Pelangi Tanpa Warna* yang akan segera diproduksi.
Sesampainya di sana, mereka justru mendapat kabar mengejutkan.
"Apa? Dibatalkan tanpa konfirmasi?" seru Tara.
Pihak agensi menjelaskan bahwa kontrak Senja diputus sepihak karena pemberitaan perceraian yang sedang ramai. Bahkan, penggantinya sudah dipilih.
Saat itu Roy, pendiri Blue Management sekaligus teman dekat Amar, datang menghampiri.
"Saya kira seorang Senja Adriana tidak akan memikirkan pekerjaan dalam situasi begini."
"Karena dia profesional!" balas Tara.
Perdebatan pun terjadi. Roy tetap bersikeras bahwa keputusan perusahaan tidak bisa diubah.
Senja akhirnya menarik Tara agar tidak semakin emosi.
"Mas Roy, saya sama sekali tidak menyangka. Kamu menggunakan kekuasaan tanpa memikirkan profesionalitas. Mungkin aku sedang terpuruk karena perceraian ini. Tapi kupastikan kita tidak akan pernah bekerja sama lagi."
Roy malah tersenyum sinis.
"Jangan sombong, Senja! Blue Management yang banyak menolong karier kamu!"
"Senja sudah terkenal sebelum bergabung di sini!" sahut Tara.
Roy kembali menyerang.
"Kamu sudah jadi janda. Karier kamu nggak akan naik lagi. Suatu saat nanti, kamu pasti mengemis jadi pemain figuran."
Ucapan itu membuat Tara hampir melempar asbak ke arah Roy. Beruntung Senja segera menahannya dan mengajak sahabatnya keluar.
"Kamu nggak boleh terpancing."
"Roy sudah menghina kamu!"
Senja hanya menghela napas. Ia sendiri tak menyangka Roy bisa berubah sedingin itu.
Di parkiran, mereka kembali bertemu Tania Anjani, rival lama Senja sejak SMP.
"Kayanya kalian kusut banget!" ejek Tania. "Aku baru saja menerima tawaran menggantikan kamu di serial *Pelangi Tanpa Warna*. Sepertinya mereka memilih orang yang tepat."
Senja tetap tenang.
"Aku nggak masalah. Bahkan nggak peduli kalau semua kontrakku diambil alih sama kamu."
"Yakin?"
"Tentu. Karena buatku, kamu hanya seorang pengganti."
Wajah Tania langsung berubah kesal.
Senja melanjutkan dengan tenang, "Aku memang sudah lama ingin liburan. Sekarang nggak ada saingan buat kamu. Buktikan saja kalau kamu memang mampu."
Tanpa menunggu jawaban, Senja dan Tara pergi meninggalkan Tania yang hanya bisa terpaku.
"Aku puas banget lihat wajah Tania tadi!" kata Tara sambil tertawa.
Senja kemudian mengatakan bahwa seluruh jadwalnya bersama Blue Management kemungkinan besar akan dibatalkan. Karena itu, ia memutuskan pergi menemui Bu Rahma, ibu angkat yang telah merawatnya sejak SMP.
"Aku pengen banget tinggal sama Ibu sambil menenangkan pikiran."
Hari itu juga mereka berangkat. Di perjalanan, Senja membeli buah tangan dan kopi. Namun tanpa sengaja, mereka melihat seseorang yang sangat dikenal.
"Senja, lihat itu!" bisik Tara.
Senja menoleh dan langsung membeku.
"Itu Papa... maksud aku, papanya Amar."
Di samping pria itu berdiri seorang wanita lain yang tampak begitu akrab dengannya.
"Sepertinya mereka sedang bermain api!" gumam Senja.
Tara langsung mengambil ponselnya dan mengaktifkan kamera.
"Mau apa?"
"Siapa tahu, sewaktu-waktu kita membutuhkan ini!"
Senja hanya memandang dalam diam. Jika dugaan mereka benar, rahasia yang baru saja mereka temukan bisa menjadi awal terbongkarnya kemunafikan keluarga yang ....
Usai Talak Via Emai
mommy_alkai
KBM Apps









































