Mata Iman, ketakutan menjadi pengharapan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi yang membuat kita merasa terancam dan cemas, terutama saat mengalami tekanan ekonomi maupun ketidakpastian masa depan. Saya pribadi pernah merasakan betapa beratnya menghadapi masa sulit seperti itu, ketika segala sesuatu tampak tidak pasti dan sulit menemukan solusi. Namun, pengalaman mengajarkan bahwa dengan memiliki mata iman yang kuat, kita dapat melihat lebih jauh dari masalah yang ada. Sama seperti dalam kisah Elisha yang disebutkan, Tuhan membuka mata sehingga kita bisa melihat pasukan bantuan ilahi yang menyertai kita, meskipun secara manusia tampak kecil dan terpojok. Ketika saya mulai berdoa dan memohon untuk 'mata iman' itu dibuka, saya merasakan ketakutan dalam diri perlahan berubah menjadi pengharapan yang kuat. Saya belajar untuk tidak hanya fokus pada tekanan dan ancaman yang ada, tetapi juga melihat keberadaan Tuhan yang menyertai dan menolong dalam setiap langkah. Pesan ini penting untuk kita semua: jangan biarkan ketakutan menguasai hidup, melainkan gunakan iman sebagai lensa untuk melihat pertolongan yang sering tersembunyi di balik kesulitan. Dengan begitu, kita dapat menjalani setiap masa sulit dengan hati yang penuh pengharapan, yakin bahwa kita tidak sendirian menghadapi segala tantangan. Maka dari itu, mari kita sama-sama berdoa dan mohon agar mata iman kita dibukakan untuk melihat lebih banyak dari sekadar masalah yang mengelilingi kita, melainkan juga kekuatan dan penyertaan Tuhan yang sebenarnya lebih besar dari apapun yang kita hadapi.





















































