2025 ternyata masih ada lho makeup model 90an ky gini😩 bukannya mau menjelekan.. tp plis lah yuk para MUA kita update ilmu & skil kita jangan sampai mengecewakan klien kek gini😭😭 jujur ikut sedih #makeup90an #muajakarta #inspirasimakeup #makeupwessing #muajakartatimur
Sebagai MUA, kejadian pengantin dapat makeup ala model 90an di tahun 2025 itu beneran bikin aku mikir ulang soal pentingnya edukasi buat calon pengantin. Di kasus ini, si manten awalnya ambil all package dari venue yang sudah include make up dan busana. Tapi dari pihak keluarga muncul rekomendasi MUA tetangga, yang ternyata hasilnya bikin pengantin sedih sampai minta makeup ulang dalam waktu kurang dari 1 jam. Dari pengalaman ini, aku mau sharing hal-hal yang menurutku penting banget kamu perhatiin sebelum hari H: 1. **Selalu minta portofolio terbaru, bukan foto lawas** Banyak yang bilang "tenang aja, ini rekomendasi bude" atau tetangga, tapi kamu tetap wajib lihat portofolio real dan update. Cek apakah style-nya sesuai selera kamu: mau natural, bold, soft glam, atau adat. Kalau tampilan masih kayak makeup manten 90an (alis super tipis, eyeshadow ungu gonjreng, complexion abu-abu), kamu perlu pikir dua kali. 2. **Cocokin gaya makeup dengan tema dan busana** Jangan sampai makeup dan baju nggak nyambung. Misal, temanya modern elegant tapi makeup-nya tebal banget dan warnanya terlalu ungu atau ngejreng, hasilnya jadi terasa jadul. Waktu trial, pakai baju dengan warna mendekati baju pengantinmu supaya kebayang keseluruhan look-nya. 3. **Kalau ambil all package dari venue, tanyakan detail MUA-nya** Banyak venue yang kasih paket lengkap make up dan busana. Sebelum deal, tanya: siapa MUA-nya, bisa lihat portofolionya di Instagram atau katalog, apakah bisa request look, dan apakah bisa ganti MUA kalau tidak cocok. Jangan cuma percaya kalimat "sudah include make up" tanpa tahu kualitasnya. 4. **Komunikasi terbuka dengan keluarga (termasuk bude-bude)** Sering banget konflik muncul karena keluarga sudah punya "langganan" tetangga. Kamu boleh banget ngomong baik-baik: jelasin kalau kamu sudah cocok dengan style MUA pilihanmu, tunjukkan contoh makeup yang kamu mau, dan tekankan kamu yang akan jadi pengantin, jadi kenyamanan kamu yang utama. Frasa seperti "Maafin bude ya, tapi aku pengin banget look yang ini" bisa bantu redam situasi. 5. **Pertimbangkan sesi trial makeup** Kalau budget memungkinkan, trial makeup itu investasi. Dari situ kamu tahu apakah MUA-nya paham bentuk wajahmu, warna kulitmu, dan preferensimu. Kalau saat trial kamu merasa "ungu banget" atau terlalu menor, kamu bisa langsung diskusi atau putuskan untuk tidak lanjut. 6. **Siapkan rencana cadangan (backup MUA)** Kejadian kayak harus hapus dan makeup ulang dalam waktu mepet itu capek banget secara fisik dan emosi. Kalau memungkinkan, punya kontak MUA cadangan yang sudah tahu kebutuhannya buat retouch atau emergency. Minimal, kamu punya timeline jelas: jam berapa bisa mulai retouch, berapa lama, dan siapa yang koordinasi. 7. **Fokus ke perasaan pengantin** Di balik kalimat "rasanya tuh sedih kecewa kesel campur aduk", ada momen sekali seumur hidup yang nggak bisa diulang. Jadi buat kamu yang lagi nyiapin pernikahan, jangan sungkan tegas soal selera makeup. Bukannya nggak menghargai tetangga atau bude, tapi ini hari kamu. Semoga sharing pengalamanku ini bisa jadi pelajaran buat kamu yang lagi cari MUA pengantin. Jangan ragu untuk banyak tanya, minta contoh hasil kerja, dan pastikan kamu benar-benar sreg sebelum hari H. Pengantin happy, MUA pun ikut happy.














































































































jadi keliatan lebih tua ya kalo nurutin budenya😭🙏🏻