... Baca selengkapnyaAku selalu punya spot lemah kalau lewat jajanan pasar dan lihat kue ongol-ongol kelapa parut yang kecokelatan mengkilap. Akhirnya aku nekat belajar bikin sendiri di rumah pakai gula merah dan kelapa parut, dan ternyata nggak sesulit yang dibayangkan.
Pertama, kunci rasa ongol-ongol tradisional Indonesia itu di gula merah dan santannya. Pilih gula merah yang warnanya cokelat tua dan aromanya wangi (biasa disebut gula kelapa tradisional), jangan yang hambar. Kalau pakai gula merah yang bagus, ongol-ongol jadi lebih wangi dan rasanya dalam, bukan cuma manis. Santannya usahakan santan kental dari kelapa segar, bukan santan instan encer, supaya tekstur kue lebih gurih dan lembut.
Soal tepung, di resep ini dipakai sagu tani. Banyak yang suka bingung bedain sagu, tapi intinya: sagu tani bikin tekstur ongol-ongol lebih kenyal dan bening. Kalau mau sedikit lebih lembut, bisa campur sedikit tepung tapioka (misalnya 400 g sagu + 100 g tapioka), tapi ini opsional ya.
Cara membuat ongol-ongol juga ada beberapa trik kecil yang aku pelajari:
1. Larutan gula merah sebaiknya disaring sebelum dicampur ke adonan, biar kotoran halus nggak ikut dan hasilnya lebih mulus.
2. Saat menuang larutan gula ke campuran sagu dan santan, tuang sedikit-sedikit sambil terus diaduk. Kalau langsung banyak, tepung bisa menggumpal.
3. Menyaring adonan sebelum dikukus itu penting banget. Waktu aku skip langkah ini, hasil kue jadi kurang halus dan ada bagian yang bergerindil.
Untuk teknik pengukusan, kamu bisa pilih mau dikukus berlapis atau langsung sekaligus. Kalau dikukus berlapis, ongol-ongol akan membentuk lapisan cantik saat dipotong – ini bagus banget kalau mau dijadikan kue jajanan pasar ongol-ongol untuk jualan. Tapi kalau buru-buru, kukus sekaligus juga nggak masalah, yang penting kukusan sudah benar-benar panas dan airnya mendidih sebelum loyang dimasukkan.
Kelapa parut juga jangan asal. Pakai kelapa agak muda supaya rasanya gurih dan nggak keras. Kelapa parut perlu dikukus dulu dengan sedikit garam sekitar 15–20 menit supaya lebih awet dan nggak cepat basi. Setelah itu baru dipakai untuk melapisi ongol-ongol gula merah yang sudah dingin dan dipotong-potong.
Satu tips lagi: kalau kamu suka tampilan yang cantik seperti sepiring ongol-ongol berbentuk persegi panjang yang dilapisi kelapa parut dan diberi hiasan daun mint, pakai loyang persegi lalu potong ukuran sama besar. Daun mint cuma optional untuk hiasan, tapi cukup bikin kue kelihatan fresh kalau mau difoto atau dijual.
Buat yang baru pertama kali belajar cara membuat ongol-ongol, saran aku: jangan takut gagal. Tekstur kue memang idealnya empuk kenyal, tapi kalau pertama kali belum pas, catat saja kekurangannya. Misalnya terlalu lembek, berarti bisa dikurangi santannya sedikit; kalau terlalu keras, tambahkan sedikit cairan di percobaan berikutnya. Lama-lama kamu bakal nemu versi resep ongol-ongol gula merah kelapa parut yang paling cocok dengan selera keluarga sendiri.