Sebagai IRT biasa yang tak luput dari capek dan stress #AkuPernah marahin anak. Kerjaan gak pernah usai, view lemon8 gak mau up, jangankan rising star, yang ada pusing star🤭😁. Anak dipanggil, gak mau nyahut, disuruh makan malah ditumpahin, upps....kebanyakan curhat aku🙆♀️.
Otomatis anak bakalan kena marah. Padahal gak perlu marah juga kali. 'Aku yang capek, yang pusing, koq anak yang dimarahin', pikirku.#MauTanya kamu pernah ngalamin nggak?
Aku lebih memilih minta maaf ke anak, ada perasaan nyesal dan bersalah. Selain bisa bikin hati dan pikiranku plong, juga bisa jadi kontrol diri. Agar gak terulang lagi. Buat anak busa jadi contoh juga.
Asal jangan 'dikit-dikit salah dan minta maaf', nanti anak bisa gagal paham dan menyalahkan gunakan kata 'maaf'.
... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku termasuk yang gengsi banget buat minta maaf ke anak. Rasanya kayak, “Lah, aku kan orang tua, masa harus minta maaf duluan?” Tapi setelah sering nyesel tiap habis marah, apalagi kalau marahnya cuma karena capek, aku mulai pelan-pelan belajar bilang maaf ke anak.
Biasanya momen paling sering itu pas aku lagi lelah banget: kerjaan rumah numpuk, kepala pusing, anak cuma bikin tumpah sedikit, eh marahku kebablasan. Setelah reda, aku dekati dia pelan-pelan, bilang, “Tadi ibu marahnya kebangetan ya, maafin ibu ya. Ibu lagi capek, tapi bukan berarti boleh bentak kamu.” Awkward di awal, tapi lama-lama jadi lebih ringan.
Kalau kamu pengin minta maaf ke anak tapi bingung pakai kata-kata apa, ini beberapa contoh kalimat yang sering aku pakai:
- “Maaf ya, tadi ibu ngomongnya keras. Ibu sayang kamu, cuma lagi capek.”
- “Tadi ibu salah nuduh kamu. Maafin ibu, yuk kita benerin bareng-bareng.”
- “Ibu minta maaf sudah bikin kamu sedih. Lain kali kalau ibu marah, tolong bilang ya kalau kamu gak nyaman.”
Kalimatnya sederhana, tapi efeknya ke hati anak kerasa banget. Mereka jadi merasa dihargai dan didengarkan. Anak juga belajar kalau minta maaf itu bukan hal yang bikin kita rendah, tapi justru tanda berani mengakui salah.
Buat yang masih bingung, kamu juga bisa ajak anak saling minta maaf. Misalnya setelah kejadian ribut kecil, aku suka bilang: “Sekarang giliran kamu, kalau kamu juga merasa salah, boleh minta maaf ke ibu.” Ini bikin anak ngerti kalau hubungan itu dua arah, bukan cuma orang tua yang selalu benar atau anak yang selalu salah.
Soal orang tua meminta maaf kepada anak dalam sudut pandang agama, banyak ustaz dan ustazah juga bilang kalau menjaga hati anak itu penting. Kita tetap dihormati sebagai orang tua, tapi justru dengan mau mengakui kesalahan, wibawa bukan hilang, malah terasa lebih hangat. Anak jadi lebih dekat secara emosional.
Kalau kamu sedang cari kata-kata minta maaf yang bikin hati luluh untuk kirim ke orang tua atau ibu sendiri, kamu juga bisa pakai momen di rumah. Misalnya sambil peluk ibu atau kirim chat: “Ma, maafin aku ya kalau sering bikin capek. Terima kasih sudah sabar sama aku dari kecil sampai sekarang.” Dari situ kita jadi lebih peka untuk melakukan hal yang sama ke anak.
Intinya, minta maaf ke anak bukan berarti kita orang tua yang lemah, tapi orang tua yang mau belajar. Capek boleh, marah manusiawi, tapi punya keberanian bilang maaf itu yang bikin hubungan makin kuat. Kamu sendiri, sudah pernah coba minta maaf ke anak duluan?
Aku kk,aku suka salah sama anak kdg2 marah kalo dia buat salah atau gara² aku emosian tapi aku langsung minta maaf takut banget besok pas aku dah tua giliran anakku yg marah² ke aku karna kan anak itu besar berdasarkan didikan ya kk🥺
pernah kak, sekalian ngasih teladan ke anak Khan ya🥰