... Baca selengkapnyaSejak punya mesin kopi rumahan, rutinitas ngopi aku jadi lebih seru. Apalagi setelah coba Venuella espresso machine dengan tekanan 20 bar, proses ekstraksi kopi kerasa banget bedanya. Buat yang penasaran pakai mesin kayak gini di rumah, aku ceritain step dan pengalamanku ya.
Biasanya aku mulai dari grinding. Menurutku, tingkat gilingan itu ngaruh banget ke proses ekstraksi kopi. Kalau terlalu halus, ekstraksi bisa over dan rasanya pahit banget, kalau terlalu kasar malah encer. Aku biasa pakai grind size medium-fine, terus langsung masukin ke porta filter yang sudah tersedia dari mesin. Porta filter-nya cukup kokoh dan muat single atau double shot.
Setelah bubuk kopi masuk ke porta filter, jangan lupa tamping. Dulu aku sering asal tekan, hasilnya crema tipis dan rasanya nggak konsisten. Sekarang aku usahain tamping rata dan cukup kuat, biar saat proses ekstraksi kopi, air bertekanan dari mesin 20 bar bisa mengalir stabil lewat seluruh permukaan kopi. Dari sini mulai kelihatan bedanya, aliran espresso yang keluar lebih pekat dan warna golden brown dengan crema yang tebal.
Aku suka pakai gelas ukur transparan saat ekstraksi, jadi bisa lihat jelas lapisan crema dan body espresso-nya. Biasanya aku ambil sekitar 25–30 detik untuk satu shot. Kalau alirannya terlalu cepat, berarti grind terlalu kasar atau tamping kurang kuat. Kalau terlalu lambat sampai tetes-tetes, biasanya terlalu halus atau terlalu padat.
Setelah dapat espresso yang pas, baru deh seru-seruan bikin minuman. Kadang aku bikin es Caramel Macchiato: di gelas aku tuang sirup karamel dulu, susu dingin, es batu, baru espresso di atasnya biar kelihatan layer. Kalau lagi pengen yang segar, aku bikin Cocopresso: espresso panas dituang ke atas es batu dan air kelapa, rasanya unik, ada manis alami dari kelapa yang nyatu sama pahit kopi.
Hal yang aku suka dari mesin espresso Venuella ini, selain hasil crema yang tebal, adalah praktis buat dipakai harian di rumah. Tinggal panaskan mesin, siapkan porta filter, lalu mulai ekstraksi. Kalau kamu baru pertama kali pakai mesin espresso rumahan, saran aku: sering-sering eksperimen dengan rasio kopi-air, tingkat gilingan, sama waktu ekstraksi. Dari situ lama-lama bakal ketemu “sweet spot” yang cocok sama selera.
Buat yang pengen bangun momen ngopi spesial di rumah, menurutku investasi mesin kopi rumahan seperti Venuella espresso machine ini cukup worth it. Kamu bisa bikin berbagai menu kopi, dari espresso sederhana sampai minuman kekinian, tanpa harus ke kafe tiap hari.