Selama ini aku cuma bisa liat tren outfit wanita zaman sekarang yang mulai nunjukin bagian perut ternyata tren itu malah ngebuka rasa penasaranku+mengingatkan satu hal: jasa seorang ibu.
Tren baju yang terbuka pusarnya gak aku ikuti tapi hikmah dibalik pusar yang terbuka yang aku renungi.
Ternyata ketika dalam perut sang ibu,tali pusar kita itu yang terhubung pada kita jadi tempat makanan disalurkan. Sampai sebesar ini, Allah membentuk kita agar tak pernah lupa pada insan paling berjasa,ibu.
Kata Abdullah Ibnu Umar: 'Tidak akan mampu engkau membalas kebaikan ibumu, membalasnya saja tidak.' Apalagi durhaka sampai membuatnya menangis.
Dalam sejumlah ayat Al-Qur'an, Allah SWT memerintahkan hamba agar senantiasa menghormati dan berbuat baik terhadap orang tua. Terlebih kepada seorang ibu, yang kesulitannya Allah menjelaskan dalam Surah Al-Ahqaf ayat 15;
Artinya: "Kami wasiatkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandung sampai menyapihnya itu selama tiga puluh bulan. Sehingga, apabila telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia (anak itu) berkata, "Wahai Tuhanku, berilah petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dapat beramal saleh yang Engkau ridai, dan berikanlah kesalehan kepadaku hingga kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim."
... Baca selengkapnyaJujur, sebagai IRT 45+ aku baru benar-benar merenungi makna tali pusar waktu lihat lagi bekas tali pusar kering anakku yang dulu kusimpan rapi. Dari situ aku kepikiran, ternyata bukan cuma soal fisik yang nempel di perut, tapi ada doa dan cinta ibu yang ikut mengalir lewat tali pusar.
Buat yang baru punya bayi, biasanya momen yang paling ditunggu itu waktu tali pusar si kecil puput (lepas). Selain dirawat supaya tetap kering dan bersih, banyak juga yang membacakan doa puput pusar bayi laki-laki khusus di momen itu. Versi aku pribadi, aku biasanya pelan-pelan usap area di sekitar pusar sambil berdoa: semoga Allah jaga anakku, sehat lahir batin, jadi anak salih, lembut ke orang tua, dan rezekinya luas. Nggak harus doa baku yang panjang, yang penting tulus dari hati sebagai ibu.
Soal perawatan, aku dulu diajarin bidan supaya pusar putih kering itu justru tanda bagus: artinya tali pusar mulai mengering sempurna. Yang penting, area pusar tetap bersih, nggak berbau menyengat, nggak keluar darah atau nanah, dan kulit sekitarnya nggak merah bengkak. Kalau ada tanda-tanda aneh, baru buru-buru konsultasi ke bidan atau dokter. Jadi jangan panik dulu cuma karena warnanya putih kering, selama bayinya nyaman dan nggak rewel berlebihan.
Biasanya setelah puput, sebagian ibu ada yang menyimpan sisa tali pusar kering itu di kain kasa atau tisu lalu dimasukkan ke wadah kecil. Ada yang menganggap itu kenangan, ada juga yang punya tradisi tertentu, misalnya ditanam atau disimpan di tempat khusus. Aku pribadi lebih melihatnya sebagai pengingat: dulu pernah ada hubungan fisik langsung antara aku dan anak lewat tali pusar itu, tempat makanan dan oksigen mengalir dari ibu ke bayi.
Di momen puput pusar itu, aku suka bisikin doa ke telinga anak, walaupun dia masih bayi dan belum ngerti apa-apa. Rasanya hangat banget, kayak ngomong langsung ke hatinya. "Nak, semoga kamu selalu ingat ibumu, hormat sama orang tua, dan jadi hamba Allah yang taat." Waktu ingat ayat tentang umur 40 tahun di Surah Al-Ahqaf, aku ngerasa ini momen refleksi juga buat diri sendiri: sudah sejauh apa aku membalas kebaikan orang tuaku dulu?
Kalau teman-teman sekarang lagi nunggu tali pusar bayi puput, boleh banget jadikan momen itu sebagai waktu spesial untuk banyak-banyak doa. Nggak perlu ribet, cukup ucapkan doa puput pusar bayi laki-laki atau perempuan sesuai kebutuhan, dan niatkan supaya kelak dia selalu terikat dengan kita bukan lagi lewat tali fisik, tapi lewat doa, kasih sayang, dan akhlak yang baik. Menurutku, di situ letak rahasia cinta ibu lewat tali pusar yang sebenarnya.
tali pusarku juga masih disimpan kaa