Aku melihat suamiku sujud dan meneteskan air mata, aku tau itu tangis haru bahagia karna berhasil menginjakkan kakinya di tempat ini kembali dengan keadaan sehat dan selamat, tapi setelah pulang kerumah aku ajak ngobrol sambil menanyakan kenapa dia sampai sesegukan (dia sampe sesegukan di tenangkan temannya tp aku gak rekam karna ikut nangis liatnya dari belakang soalnya saat itu belum bisa ke dia buat meluk langsung) dia jawab aku senang bisa kembali tapi aku sedih adikku harus tertinggal satu disana, kujawab dengan tenang, itu sudah takdir Allah kita hanya bisa menerima, inshaAllah dia syahid karna kembali ke pelukan tuhan di saat sedang memperjuangkan negara yang ia cintai, aku bilang kesuami hadiahkan Al-Fatiha setiap saat sebagai bentuk kebanggaanmu kepada beliau🥹😇
Al-Fatiha untuk Pratu Anumerta Yahya🙏🏻
Melihat suami saya sujud dan meneteskan air mata adalah momen yang sangat menyentuh hati. Saya mengerti betul bahwa air mata itu bukan sekadar kesedihan, tapi campuran antara rasa bahagia karena keberhasilannya kembali dengan selamat dan kesedihan mendalam atas kehilangan yang dialami keluarga kami. Momen itu mengingatkan saya tentang pentingnya makna ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi takdir. Ketika kami duduk bersama membicarakan apa yang sebenarnya dirasakan suami saya saat itu, saya tahu betapa beratnya beban yang dipikulnya. Dia senang bisa pulang, tapi hatinya tertinggal untuk adiknya yang gugur memperjuangkan tanah air tercinta. Saya menyarankan untuk terus mendoakan adiknya dengan surat Al-Fatiha sebagai tanda penghormatan sekaligus bentuk kebanggaan atas perjuangan dan pengorbanannya. Doa ini menjadi pengingat bagi kami semua bahwa perjuangan mereka tidak pernah sia-sia dan mendapat tempat mulia di sisi Tuhan. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa dalam kehidupan, kehilangan adalah bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan. Namun, dengan doa dan rasa syukur, kita dapat menjaga semangat dan menghormati mereka yang telah berjuang dengan jiwa raga. Saya berharap cerita ini bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai keberanian dan pengorbanan para pahlawan dalam kehidupan nyata.





































Lihat komentar lainnya