... Baca selengkapnyaSebagai pecinta jengkol, aku sempat trial and error dulu sebelum nemu cara bikin jengkol goreng balado pedas yang bener-bener enak, empuk, dan nggak bikin rumah bau menyengat.
Biasanya aku mulai dari milih jengkol dulu. Pilih yang tua tapi nggak terlalu keras, kulit luar masih mulus. Setelah itu jengkol aku belah dua, lalu sedikit digeprek biar bumbu balado gampang meresap. Tahap paling penting menurutku adalah cara mengurangi bau jengkol. Di sini aku rebus jengkol dengan banyak air, daun salam, dan serai. Kadang aku tambahin sedikit kopi hitam atau daun jeruk juga, lalu air rebusan pertama selalu dibuang dan kalau perlu direbus dua kali sampai aromanya lebih soft dan teksturnya empuk.
Setelah jengkol empuk, aku tiriskan lalu goreng sampai agak kering. Jengkol goreng balado rasanya lebih mantap karena bagian luar sedikit crispy, tapi dalamnya tetap lembut. Minyak bekas goreng jengkol jangan langsung dibuang, bisa dipakai sedikit untuk tumis bumbu halus biar ada rasa khas jengkol yang nendang.
Untuk bumbu balado pedas, biasanya aku haluskan cabai merah keriting, cabai rawit (sesuai selera pedas), bawang merah, bawang putih, dan tomat. Kadang aku tambah sedikit gula merah biar ada manis gurih yang balance sama pedasnya. Bumbu ini aku tumis dulu sampai benar-benar harum dan matang, minyaknya keluar, baru jengkol goreng dimasukkan. Aduk pelan-pelan sampai semua potongan jengkol tertutup bumbu merah.
Tips dari pengalamanku, kalau mau jengkol balado pedas yang bumbunya meresap, setelah matang bisa didiamkan dulu beberapa jam di suhu ruang atau semalaman di kulkas, besoknya baru dipanaskan lagi. Rasanya jauh lebih enak, bumbu meresap sampai ke dalam. Menu ini cocok banget jadi lauk penghabis nasi, apalagi kalau disandingkan sama nasi hangat, tempe goreng, dan lalapan sederhana.
Kalau kamu baru pertama kali coba masak jengkol goreng balado pedas, jangan takut soal bau. Selama direbus dengan daun salam dan serai, air rebusan diganti, dan dapur cukup ventilasi, aromanya masih bisa ditoleransi. Lama-lama malah nagih, dan jadi salah satu menu favorit masak di rumah.
yakin ga bau nafas ka ini di bulan puasa😁