sate maranggi tanpa tusukan
daging qurban aman??
ini sate maranggi sari sisa daging qurban ,..tadinya mau masak simple aja..eh malah bikin sate maranggi ,karna gak niat ya akhirnya masak sate tanpa tusukan , mirip oseng oseng daging malahan hehe😀
dari gak niat tapi malah enak..
yuk cobain juga
Karena banyak yang cari ide olahan daging qurban tapi pengen versi praktis, aku akhirnya jatuh cinta sama sate maranggi tanpa tusuk ini. Rasanya tetap sate banget, tapi prosesnya lebih mirip tumis/oseng, jadi nggak perlu repot nyusun tusukan satu per satu. Biasanya aku mulai dari merendam daging dulu. Daging dipotong kecil-kecil biar cepat empuk dan bumbunya gampang meresap. Lalu aku rendam dengan air dan sedikit soda kue sekitar 30 menit. Ini trik andalan biar daging empuk tanpa presto. Setelah direndam, daging wajib dibilas sampai bersih dari sisa soda, baru lanjut dibumbui. Untuk bumbu halusnya simple: 5 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 1 ruas lengkuas, sedikit jahe, 1/2 sdm ketumbar bubuk, dan 1/2 sdm jinten bubuk. Semua dihaluskan lalu ditumis sampai harum. Setelah wangi, aku masukkan sekitar 2 sdm air asam jawa supaya ada rasa asem segar khas sate maranggi. Lanjut tambahkan kecap manis secukupnya, bisa disesuaikan selera manis keluarga. Kalau bumbu sudah matang dan berbau sedap, baru deh masukkan daging yang sudah dicuci bersih dari rendaman tadi. Aduk-aduk sampai semua bagian daging terbalut bumbu. Masak dengan api kecil-sedang sampai daging berubah warna dan bumbu mulai meresap. Biasanya aku tambahkan sedikit air kalau mau teksturnya agak berkuah kental. Kalau suka versi agak kering seperti sate bakar, airnya cukup sedikit saja. Setelah dirasa empuk dan bumbu meresap, tinggal koreksi rasa: mau lebih asin, manis, atau pedas. Di tahap akhir, aku suka menaburi bawang goreng saat mau dihidangkan, biar makin wangi dan gurih. Untuk pelengkap, aku buat sambal simpel: 2 siung bawang merah iris, 1 buah tomat, cabai rawit sesuai selera, dan 1 buah jeruk limau. Semua diiris, lalu disiram jeruk limau dan sedikit garam, jadi sambal segar khas sate maranggi. Enak banget dimakan bareng sayur bening bayam dan nasi hangat. Menurutku, sate maranggi tanpa tusuk ini cocok buat: stok daging qurban yang banyak, yang nggak punya tusukan sate, atau yang pengen masak cepat tapi tetap berasa "sate satean". Teksturnya lembut karena direndam air dan soda kue, rasanya manis-gurih-asem segar dari air asam jawa dan jeruk limau. Kalau kamu biasanya bikin sate maranggi dengan tusukan, cobain deh versi tanpa tusuk ini. Bisa jadi menu andalan saat lagi mager tapi pengen makan khas sate maranggi di rumah. Selamat mencoba!

















