Kue kering yang tak pernah ketinggalan untuk menyambut datangnya Idul Fitri 1447 H./Pasuruan
3/13 Diedit ke
... Baca selengkapnyaKue kering nastar memang menjadi ikon yang paling ditunggu saat Lebaran tiba. Dari pengalaman saya sendiri dan banyak keluarga di Pasuruan, nastar bukan hanya sekadar camilan tapi juga simbol kebersamaan dan tradisi yang diwariskan turun-temurun. Membuat nastar di rumah tidak hanya menghemat biaya, tapi juga memberi kepuasan tersendiri saat melihat hasilnya menjadi hidangan lezat untuk keluarga.
Tips penting saat membuat nastar adalah memilih mentega berkualitas dan selai nanas yang pas rasanya, tidak terlalu asam dan cukup manis. Panggang nastar pada suhu sedang agar kulit kue matang sempurna namun tetap lembut. Jangan lupa oleskan telur pada permukaan nastar sebelum dipanggang agar warnanya cantik keemasan.
Selain selai nanas, variasi isi nastar seperti selai stroberi atau keju juga kini banyak diminati. Namun, sentuhan klasik dengan selai nanas asli tetap menjadi favorit utama, khususnya di Pasuruan, kota dengan ciri khas kuliner yang kaya.
Membagikan nastar buatan sendiri saat Idul Fitri juga menambah kehangatan silaturahmi. Lebih dari sekadar kue, nastar adalah ungkapan kasih sayang dan apresiasi yang membuat perayaan Lebaran semakin bermakna dan berkesan.