Kalian udah pernah denger atau nyobain Cabe Bandot? Cabai lokal yang satu ini lagi hits banget, terutama di daerah Bandung dan sekitarnya, karena PEDASNYA DI ATAS RATA-RATA! Jangan ketipu sama bentuknya yang imut dan gendut ya! 😉
🌶️ Kenalan Lebih Dekat: Cabe Bandot / Cabe Gendot
Cabe Bandot ini sebenarnya nama lokal untuk varian cabai yang mirip dengan Habanero atau Scotch Bonnet. Kenapa namanya "Bandot" atau "Gendot"? Karena bentuknya yang bulat, gempal, dan montok!
• Bentuk: Bulat, gempal, mirip paprika mini atau lonceng kecil.
• Warna: Hijau segar saat muda, berubah jadi merah menyala atau oranye saat matang.
• Ukuran: Relatif kecil, sekitar 2-5 cm, tapi jangan remehkan Kepedasannya!
Karena super pedas dan aromanya yang unik, Cabe Gendot cocok banget buat:
1. Sambal Gendot: Sambal mentah atau matang dengan dominasi si Gendot. Cocok buat teman nasi anget!
2. Tumisan/Oseng: Ditumis bareng tahu, tempe, atau ikan asin. Bikin masakan Sunda jadi makin nampol!
Gimana, Lemonade? Berani coba Cabe Gendot? Share di kolom komentar, masakan apa yang bakal kamu buat pakai cabai super pedas ini😊
... Baca selengkapnyaPertama kali lihat cabe bandot alias cabe gendut/gendot, aku jujur nggak nyangka kalau cabai bulat hijau ini bisa sepedas itu. Bentuknya gemes, bulat kecil mirip paprika mini, jadi kesannya kayak cabai yang aman-aman aja. Ternyata setelah dicoba… pedasnya nonjok banget!
Buat yang masih penasaran, cabe gendot itu ada yang hijau dan ada yang merah/oranye. Pengalamanku, cabe gendot hijau biasanya rasanya sedikit lebih segar dan aromanya strong, cocok banget buat sambal mentah atau tumisan cepat. Sementara yang sudah merah atau oranye, pedasnya berasa lebih “matang” dan wangi, enak banget kalau dibuat sambal goreng atau dicampur di masakan berkuah.
Kalau kamu baru pertama kali mau nyobain cabe bulat pedas ini, beberapa tips dari aku:
1. Mulai dari sedikit dulu
Jangan langsung banyak-banyak. Waktu pertama coba, aku cuma pakai 1–2 buah cabe hijau bulat ini untuk satu porsi tumis tahu tempe. Ternyata itu aja sudah bikin keringetan.
2. Kombinasikan dengan cabai lain
Kadang aku campur cabe gendot hijau dengan cabe rawit merah atau cabe keriting. Jadi aroma si cabe gendot tetap berasa, tapi pedasnya bisa diatur sesuai selera.
3. Cocok banget buat nasi hangat
Setuju banget sama tulisan di foto: "Cocok dimakan bersama nasi hangat". Aku paling sering bikin sambal gendot sederhana: cabe gendot hijau + bawang putih + bawang merah + garam + sedikit gula, lalu ditumis sebentar. Dimakan sama nasi hangat dan ikan asin… fix nambah nasi.
4. Pilih yang segar dan keras
Kalau belanja, aku biasanya pilih cabai gendot hijau yang kulitnya mulus, mengkilap, dan masih keras kalau ditekan. Yang sudah keriput biasanya rasanya kurang segar dan cepat busuk.
5. Simpan dengan benar
Biar tahan lama, cabe bandot aku simpan di wadah tertutup di kulkas, dialasi tisu. Biasanya bisa tahan sampai 1 minggu lebih tanpa cepat layu.
Buat kamu yang masih ragu, "cabe gendot apakah pedas?" Jawabannya: IYA, BANGET. Jadi cocok buat pecinta pedas yang lagi cari sensasi baru selain cabe rawit. Bentuk cabe hijau bulat yang imut ini jangan sampai menipu kamu ya. Kalau kamu sudah pernah coba, biasanya kamu pakai buat masak apa? Sambal, tumisan, atau dicampur mie instan juga enak lho!
enak banget ini baru kemarin aku masak ase cabe bendot ini (kalo di daerahku bilangnya bendot 😂) cabe yg paling aku suka. klo lg abis rawit ini digoreng dlu trus dijadiin sambel udh enak banget 🤤🤤🤤
enak banget ini baru kemarin aku masak ase cabe bendot ini (kalo di daerahku bilangnya bendot 😂) cabe yg paling aku suka. klo lg abis rawit ini digoreng dlu trus dijadiin sambel udh enak banget 🤤🤤🤤