... Baca selengkapnyaJujur, awalnya aku cuma tahu kalau bunga oleander itu cantik banget, bunganya ada yang merah, merah muda, bahkan ungu. Tapi setelah baca-baca dan lihat penjelasan ahli, kaget karena ternyata hampir semua bagian tanaman nerium oleander ini beracun, mulai dari daun, bunga, sampai batangnya.
Buat yang masih bingung, oleander adalah tanaman hias dengan daun panjang-lancip berwarna hijau, bunganya bergerombol dan sering dipakai sebagai tanaman pagar atau pembatas jalan. Banyak orang pikir ini tanaman jangka panjang yang aman karena tahan panas dan gampang dirawat, padahal kandungan racunnya bisa mengganggu kerja jantung kalau tertelan. Di beberapa sumber disebutkan ada senyawa seperti neriine dan racun jantung lainnya.
Kalau di rumah ada anak kecil atau hewan peliharaan, ini yang paling bikin was‑was. Anak suka penasaran pegang-pegang daun oleander atau mencium bunganya. Memang, cuma menyentuh tidak langsung bikin keracunan parah, tapi kalau sampai getahnya masuk ke mulut, mata, atau ada luka terbuka, bisa berbahaya. Gejala yang sering disebut antara lain mual, muntah, pusing, denyut jantung tidak teratur, sampai risiko yang lebih serius kalau tertelan dalam jumlah banyak.
Tips dari aku kalau terlanjur punya tanaman oleander di rumah:
1. Jauhkan dari jangkauan anak dan hewan, jangan ditaruh dekat area bermain atau teras yang sering dipakai.
2. Kalau memang mau tetap merawat, pakai sarung tangan saat memangkas daun oleander atau memotong rantingnya.
3. Jangan pernah membakar daun oleander, katanya asapnya juga tidak baik kalau terhirup.
4. Selalu cuci tangan setelah menyentuh tanaman ini, apalagi sebelum makan atau memegang wajah.
Selain oleander, di foto aku juga sempat share beberapa tanaman lain yang ternyata berbahaya, seperti buah bintaro, bunga patah tulang, dan keladi hias. Buah bintaro misalnya, kelihatan hijau cantik dan sering tumbuh di pinggir jalan, tapi racunnya bisa menyerang jantung kalau tertelan. Bunga patah tulang punya getah yang kalau kena mata bisa bikin nyeri hebat dan gangguan penglihatan. Keladi dengan daun merah-hijau juga harus hati-hati, karena kalau tertelan bisa bikin bengkak di mulut dan tenggorokan.
Buat yang tertarik sama feng shui, ada juga yang bahas tentang oleander feng shui, tapi menurutku pribadi, sebelum mikirin energi baik-buruk, yang utama tetap keamanan keluarga dulu. Kalau mau tanaman hias yang lebih aman, mending cari alternatif lain yang tidak beracun tapi tetap cantik.
Jadi intinya, punya tanaman hias itu seru, tapi penting banget kenali penjelasan tentang tanaman yang kita pelihara. Jangan cuma karena bunganya cantik, kita lupa cek apakah tanaman oleander beracun atau tidak. Semoga sharing ini bisa bantu teman-teman lebih waspada dan bisa milih tanaman yang aman buat di depan rumah.
aku punya patah tulang dan keladi 🥰 ohiya selain buat anak2, berbahaya buat anabul juga yaa terutama yg oleander (setahuku)