WASPADA! Tumpahan Semen Cor di Tanjakan Boyong Pakem, Bahayakan Pengendara dari Arah Utara
SLEMAN – Para pengendara yang melintas di kawasan Tanjakan Boyong, Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, dihimbau untuk ekstra waspada. Pada Sabtu pagi (2/5) pukul 09.41 WIB, dilaporkan terdapat tumpahan semen cor dengan skala yang cukup besar di badan jalan.
Tumpahan semen tersebut terpantau cukup tebal, mencapai sekitar 3 cm, dan tersebar di sepanjang jalur menuju arah Kaliurang. Lokasi tumpahan yang berada tepat di area tanjakan ini dianggap sangat membahayakan, terutama bagi kendaraan roda dua yang rentan tergelincir.
Menurut penuturan seorang saksi mata di lokasi, tumpahan ini sulit terlihat oleh pengendara yang datang dari arah utara atau arah Kaliurang (turunan).
“Cukup membahayakan karena dari atas (utara) tidak terlihat jelas ada tumpahan semen. Skalanya besar dan cukup tebal,” ujarnya saat melaporkan kejadian tersebut.
Kondisi semen yang mulai mengeras atau yang masih basah dapat mengurangi traksi ban kendaraan, sehingga risiko kecelakaan lalu lintas meningkat tajam jika tidak segera ditangani. Hingga berita ini diturunkan, warga dihimbau untuk:
• Mengurangi kecepatan saat mendekati Tanjakan Boyong.
• Menjaga jarak aman antar kendaraan.
• Mencari jalur alternatif jika memungkinkan untuk menghindari kemacetan atau risiko terpeleset.
Diharapkan pihak terkait atau pihak yang bertanggung jawab atas tumpahan semen tersebut segera melakukan pembersihan demi keselamatan pengguna jalan. Tetap berhati-hati dan utamakan keselamatan dalam berkendara.
#jogja #Yogyakarta #info #news #update
@ilhammayong_
Sebagai pengalaman pribadi saat melewati jalur tanjakan yang licin atau tergenang material seperti semen cor, saya selalu menerapkan beberapa langkah penting untuk menjaga keselamatan. Pertama, mengurangi kecepatan secara signifikan beberapa waktu sebelum memasuki area bahaya membantu meningkatkan kontrol kendaraan dan memperbesar waktu reaksi jika terjadi sesuatu. Kedua, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan sangat krusial untuk menghindari tabrakan saat pengereman mendadak. Saat menghadapi tumpahan semen sekitar 3 cm tebal seperti yang terjadi di Tanjakan Boyong, saya juga biasanya menghindari melakukan pengereman atau akselerasi secara tiba-tiba untuk mencegah ban tergelincir. Selain itu, saya memilih jalur paling aman yang permukaannya tidak terkena tumpahan, jika memungkinkan. Teman-teman pengendara yang sering lewat area ini pun menyarankan agar memperhatikan kondisi jalan di sekitar tanjakan dengan seksama, terutama saat pagi hari ketika kondisi penglihatan mungkin kurang optimal karena cahaya atau kabut. Memantau informasi terkini dari media sosial lokal atau instansi terkait juga bisa membantu memutuskan apakah harus mencari jalur alternatif atau menunggu sampai jalan dibersihkan. Mengawasi kondisi fisik jalan dan menyesuaikan cara berkendara sangat penting untuk menghindari kecelakaan serius. Semoga pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti laporan tumpahan semen ini agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Jangan lupa juga untuk selalu memakai perlengkapan keselamatan seperti helm, jaket pelindung, dan sepatu saat berkendara di daerah rawan seperti Tanjakan Boyong ini.





































































