Meskipun libur, aku tetep masak karena lagi males mau keluar-keluar rumah. Di Malang lagi hujan terus tiap hari jadi mager mau kemana-mana.
Karena aku udah belanja mingguan, jadi langsung eksekusi bikin "Jangan Lombok" alias "Sayur Cabe". Ini mantep banget apalagi dinikmati ketika hujan. Bikin kalap auto nambah terosss😆
... Baca selengkapnyaBeberapa waktu terakhir, Jangan Lombok Campur jadi salah satu menu makan malam favorit di rumah. Awalnya cuma iseng masak karena lagi hujan dan mager keluar, tapi ternyata bumbu lombok yang pedas gurih ini cocok banget buat yang kangen masakan rumahan ala desa.
Biasanya aku mulai dari menyiapkan bahan: tempe, tahu gembos, ikan pe (atau bisa diganti ikan lain sesuai stok di kulkas), petai, cabai campur (rawit + merah), bawang merah, bawang putih, plus bumbu dapur standar seperti ketumbar, kemiri, dan garam. Jangan lupa daun salam, daun jeruk, dan serai biar aromanya wangi khas masakan ndeso.
Bumbu halusnya aku tumbuk atau blender, lalu ditumis dulu bareng daun salam, daun jeruk, dan serai sampai benar-benar harum. Menurutku, kunci bumbu lombok yang enak itu sabar di tahap tumis, jangan buru-buru. Setelah wangi dan matang, baru aku kasih air, masukkan tempe dan tahu, lalu terakhir ikan dan petai.
Kalau sudah mendidih, baru aku tambah santan instan. Di sini tingkat pedas bisa disesuaikan selera: mau super pedas tinggal tambah cabai utuh lebih banyak. Biasanya buat menu makan malam, aku bikin pedasnya sedang saja karena dimakan sekeluarga. Biar makin mantap, kadang aku tambahin sedikit gula dan kaldu bubuk supaya rasa gurihnya lebih seimbang.
Untuk teman makan, seporsi nasi putih hangat sudah cukup bikin bahagia, tapi kalau lagi mood, aku suka padankan Jangan Lombok dengan lauk lain seperti tempe goreng, kerupuk, atau sambal terasi. Sensasi kuah santan oranye kemerahan yang pedas gurih berpadu nasi hangat, wah, auto nambah.
Menariknya, menu kayak gini tuh fleksibel. Bisa untuk makan siang maupun makan malam, dan cocok banget kalau lagi musim hujan. Rasanya menenangkan, berasa kayak lagi pulang kampung dan makan di dapur nenek. Buat kalian yang bosan dengan menu itu-itu saja, boleh banget coba Jangan Lombok Campur ini sebagai alternatif menu makan malam rumahan.
Kalau punya rekomendasi variasi, misalnya ditambah sayur lain atau dipasangkan dengan nasi uduk lugina versi kalian, share di kolom komentar. Siapa tahu dari obrolan ringan soal menu ndeso, kita bisa dapat banyak ide masakan malam yang simpel tapi tetap bikin goyang lidah.
mantab bunda ni menunya 🤩👍