14 Tahun Kau Menghilang
*14 Tahun Kau Menghilang*
Marni, pegawai honorer Pengadilan Negeri yang terkenal pendiam, tiba-tiba lenyap begitu saja. Udah seminggu batang hidungnya nggak kelihatan di kantor. Gosip langsung bertebaran di kampung. Katanya, Marni kabur ke kota besar ninggalin suami dan ibu mertuanya demi cowok idaman lain.
Anehnya, Joko—suaminya—maupun sang mertua santai banget. Nggak ada kepanikan, apalagi usaha buat lapor polisi atau keliling nyari. Mereka malah pasang muka lempeng seolah Marni cuma pindah kontrakan. Warga lama-lama capek sendiri ngebahasnya, sampai akhirnya kasus itu nguap dimakan waktu.
Empat belas tahun berlalu. Kampung mendadak ramai lagi gara-gara ada proyek pelebaran jalan dan pembuatan gorong-gorong besar. Alat berat sejenis ekskavator diturunkan buat ngerukin tanah tepat di halaman depan rumah Joko dan ibunya. Warga sekitar pada nonton di pinggir jalan.
Ekskavator mulai mengeruk lapisan tanah keras. Tiba-tiba, lengan pengeruknya mentok sesuatu yang keras dan nyangkut. Suara besi bergesek sama benda padat bikin operator ngasih tanda stop ke warga.
Mandor proyek turun buat ngecek. Pas tanah di sekitarnya dibersihin pakai cangkul, bau busuk bercampur tanah lembab langsung menusuk hidung. Bukan sekadar sampah atau kayu tua, melainkan gulungan terpal biru.
Dengan tangan gemetar, warga melihat terpal itu. Kontan, jeritan histeris nyaring terdengar dari para ibu-ibu yang nonton.
Di dalam terpal itu, kerangka manusia masih lengkap memakai seragam khas PNS Pengadilan yang warnanya udah cokelat tanah. Yang bikin bulu kuduk merinding, di pergelangan tangan kerangka itu masih melingkar gelang emas tipis berinisial "M", dan di tengkoraknya masih menancap linggis kecil berkarat.
Joko dan ibunya yang tadinya duduk santai di teras ngeliatin proyek, mendadak pucat pasi. Kaki mereka lemas pas tau tatapan seluruh warga kampung, dibarengi suara sirene polisi yang mulai mendekat, kini tertuju tajam ke arah rumah mereka.
Rahasia 14 tahun akhirnya terbongkar dari dalam tanah...
#kontenhoror #cerpenhoror #14tahunkaumenghilang #pengabdihoror #bismillahfyp















































