Rekomendasi Baca Buku Novel Luka Yang Berbunga

Aku butuh kau melakukan pekerjaanmu. Urus Lintang. Itu saja."

Tapi Lestari tak pernah menyerah. Dan boneka dari kain sisa itu akan membuktikan: cinta tak perlu kata-kata.

#lemonindonesia #promosinovel #novelah #bacabuku #lukayangberbunga

✨✨✨

Bab 6b

Dengan tangan gemetar, Lestari meletakkan foto wanita cantik itu ke telapak tangan Tora. Jari-jari Tora menutup dengan cepat, seolah merebut kembali sesuatu yang sakral. Tanpa melihat foto itu lagi, ia memasukkannya ke saku celananya.

“Dengar,” kata Tora, melangkah maju hingga Lestari terpaksa mundur selangkah. “Aku mempekerjakanmu untuk mengurus anakku. Bukan untuk mengurusi masa laluku. Kau mengerti?”

“Mengerti, Pak. Maafkan saya. Sungguh, saya tidak bermaksud…”

“Aku tidak butuh permintaan maafmu,” potongnya tajam. “Aku butuh kau melakukan pekerjaanmu. Urus Lintang. Itu saja.

Jangan sentuh apa pun yang bukan urusanmu. Jangan masuk ke ruangan yang tidak seharusnya kau masuki. Dan jangan pernah, sekali lagi, menyentuh barang pribadiku.”

Lestari hanya bisa mengangguk, matanya perih menahan air mata. Ia merasa seperti pencuri yang tertangkap basah, padahal ia hanya seorang wanita malang yang ceroboh.

“Sekarang, bersihkan pecahan kaca itu. Hati-hati. Setelah itu, kembali ke tugasmu.”

Tora berbalik dan melangkah pergi, meninggalkan Lestari sendirian dengan Lintang yang masih duduk diam membisu, dan puing-puing rahasia keluarga itu yang berserakan di lantai.

Dengan napas yang masih tersengal, Lestari memunguti setiap serpihan kaca dengan hati-hati. Tangannya sedikit tergores, tapi ia tidak merasakannya.

Rasa sakit di hatinya jauh lebih perih. Ia baru saja membuat kesalahan fatal di hari pertamanya. Kepercayaan yang bahkan belum sempat tumbuh, kini sudah hancur berkeping-keping seperti bingkai foto itu.

Setelah memastikan lantai bersih, ia membuang pecahan kaca itu ke tempat sampah. Ia melirik Lintang.

Anak itu masih menatap ke arah yang sama, seolah insiden barusan tidak pernah terjadi. Kekosongan di mata itu kini terasa lebih menakutkan.

Rumah ini, dengan segala kemewahannya, adalah sebuah labirin yang penuh jebakan emosional. Salah melangkah, dan kau akan diusir.

Lestari kembali ke paviliun dengan langkah berat. Ia butuh sesuatu untuk menenangkan dirinya. Sesuatu yang ia kenal.

Sesuatu yang menjadi miliknya. Ia membuka ransel lusuhnya dan mengeluarkan kantong kain kecil. Isinya adalah dunianya: jarum, beberapa gulung benang aneka warna, gunting lipat, dan segenggam kancing.

Di sebelahnya ada tumpukan kain perca, sisa-sisa bahan dari pesanan jahitan yang pernah ia kerjakan. Warna-warni kain itu seperti percikan harapan di tengah ruangan yang steril dan kelabu.

Sebuah ide terbentuk di kepalanya. Ide yang lahir dari keputusasaan. Jika ia tidak bisa menembus dinding keheningan Lintang dengan kata-kata, mungkin ia bisa melakukannya dengan sesuatu yang lain. Sesuatu yang ia ciptakan dengan tangannya sendiri.

Ia kembali ke ruang keluarga. Lintang masih di posisi yang sama. Lestari tidak lagi mencoba berjongkok di depannya atau memanggil namanya.

Ia hanya duduk di lantai, beberapa meter dari anak itu, menyilangkan kakinya, dan menumpahkan isi kantong kainnya ke atas karpet.

Jarum berkilauan di bawah cahaya lampu. Benang-benang berwarna-warni terurai seperti pelangi kecil. Kain perca dengan berbagai motif—bunga, kotak-kotak, polkadot—tersebar seperti kelopak bunga yang gugur.

Ia mengambil sepotong kain katun berwarna krem, lalu mulai menggambar pola sederhana dengan pensil jahitnya.

Bentuk tubuh boneka kecil. Lintang, dari sudut matanya, melirik sekilas. Hanya sepersekian detik, tapi Lestari melihatnya.

“Tante mau buat teman baru,” kata Lestari lembut, suaranya ditujukan pada kain di tangannya, bukan pada Lintang. “Namanya belum ada. Mungkin kamu bisa bantu Tante kasih nama nanti.”

📖 Baca kisah lengkapnya hanya di Platform Novelah

Judul : Luka Yang Berbunga

By. Dakuromansu

Selokan Mataram
2/8 Diedit ke

... Baca selengkapnyaNovel "Luka Yang Berbunga" menggambarkan betapa kuatnya sebuah kepercayaan dan usaha untuk menyembuhkan hati yang terluka, walau hanya lewat tindakan sederhana. Dari pengalaman saya sendiri, saya pernah merasakan betapa sulitnya membangun kembali kepercayaan yang sempat hancur, terutama ketika kita berhadapan dengan seseorang yang sedang menyimpan luka emosional. Lestari yang menggunakan boneka hasil jahitannya sebagai jembatan komunikasi dengan Lintang merupakan gambaran nyata bahwa terkadang kata-kata tidak cukup. Dalam kehidupan sehari-hari, saya percaya bahwa cara-cara kreatif dan tulus bisa membuka jalan penyembuhan, termasuk seni membuat boneka atau kerajinan tangan yang bisa menjadi media ekspresi dan terapi. Selain itu, novel ini juga memberikan insight tentang pentingnya kesabaran dan ketekunan. Lestari tidak menyerah walau menghadapi sikap Tora yang keras dan suasana rumah penuh jebakan emosional. Hal ini mengingatkan saya pada pengalaman bekerja di lingkungan yang penuh tekanan, di mana pemahaman dan kesabaran adalah kunci. Menggunakan bahan sederhana seperti kain perca dan benang warna-warni ternyata bisa membawa harapan dan perubahan. Saya pernah mencoba terapi seni di komunitas dan menemukan bahwa proses menciptakan sesuatu dengan tangan kita sendiri memiliki kekuatan untuk menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Bagi pembaca yang ingin memahami lebih dalam soal hubungan antar manusia yang rumit dan cara-cara unik menyembuhkan luka hati, "Luka Yang Berbunga" menawarkan kisah yang sangat menginspirasi dan personal. Novel ini layak dibaca, khususnya bagi mereka yang percaya bahwa cinta dan keberanian bisa datang dalam bentuk yang tak terduga.

Posting terkait

Ilustrasi cat air seorang ibu berambut panjang yang tampak sedih dan basah kuyup menggendong anaknya yang kedinginan di tengah hujan. Teks di gambar berbunyi: 'Ia Bilang Kami Cuma Beban. Baik. kami pergi. Dan Suatu Hari Nanti, Ia Akan Tahu Betapa Mahalnya 'Beban' Itu.'
Rekomendasi Baca Buku Novel Luka Yang Berbunga
"Rumah bukan soal bangunan. Rumah adalah tempat kamu merasa aman — dan malam itu, aku sadar rumahku sudah lama hancur." ✨✨✨ Bab: 1b Pria yang dulu melamarnya dengan janji-janji setinggi langit. Tapi malam ini, di tengah deru hujan menatapnya kosong penuh kebencian, ia tidak melihat a
Pakyang

Pakyang

1 suka

Rekomendasi Baca Buku Novel Luka Yang Berbunga
Kisah tentang bunga yang tumbuh di retakan batu—dan mengapa luka justru bisa jadi berkah tersembunyi. #lemonindonesia #promosinovel #novelah #bacabuku #lukayangberbunga ✨✨✨ Bab 6c “Tante mau buat teman baru,” kata Lestari lembut, suaranya ditujukan pada kain di tangannya, bukan
Pakyang

Pakyang

2 suka

Rekomendasi Baca Buku Novel Luka Yang Berbunga
r“Lestari hanya ingin tempat berteduh, bukan belas kasihan. Tapi perempuan di warung kecil itu memberinya lebih: semangkuk nasi soto hangat, ruang untuk menangis, dan alasan untuk percaya bahwa dunia belum sepenuhnya kejam.” #lemon8indonesia #promosinovel #novelah #dramarumahtangga #luk
Pakyang

Pakyang

1 suka

Rekomendasi Baca Buku Novel Luka Yang Berbunga
"Tatapan liar itu berhenti pada anakku. 'Tempat hangat,' katanya. Tapi yang menjawab bukan aku—melainkan tangan kurus yang tadi hanya memetik gitar” #lemon8 indonesia #promosinovel #novelah #dramarumahtangga #lukayangberbunga ✨✨✨ Bab 2c Matanya liar, menjelajahi tubu
Pakyang

Pakyang

0 suka

Rekomendasi Baca Buku Novel Luka Yang Berbunga
Tora datang membawa dua cangkir kopi. Tapi yang ia tuangkan jauh lebih berat dari itu. #lemon8indonesia #promosinovel #novelah #bacabuku #lukayangberbunga ✨✨✨ Bab 7b Tora tidak menunggu penjelasan Lestari selesai. Ia melesat ke sisi Lintang, berlutut, dan memegang bahu putrin
Pakyang

Pakyang

0 suka

Rekomendasi Baca Buku Novel Luka Yang Berbunga
Dari kebekuan hati, sebuah sentuhan kecil memicu kehidupan. Namun, satu suara bisa mengubah segalanya menjadi ketakutan murni. #lemon8indonesia #promosinovel #novelah #bacabuku #lukayangberbunga ✨✨✨ Bab 7 “Akhirnya, bunga itu mekar. Warnanya ungu cerah, sangat indah. Keindaha
Pakyang

Pakyang

0 suka

Gambar sampul dengan judul "5 rekomendasi buku perempuan inspiratif untuk self-growth di Ipusnas" di latar belakang merah muda, dihiasi ilustrasi bunga dan siluet wanita. Teks tambahan menyatakan buku-buku ini gratis dan bermakna.
Gambar sampul buku "Little Women" karya Louisa May Alcott, menampilkan ilustrasi rumah dan empat gadis. Deskripsi singkat tentang kisah empat saudari March yang belajar tentang cinta, pengorbanan, dan kedewasaan di masa perang saudara Amerika.
Gambar sampul buku "Educated" karya Tara Westover, dengan ilustrasi pensil. Deskripsi tentang perjuangan Tara mengejar pendidikan tinggi di tengah latar belakang keluarga yang tidak percaya sekolah dan rumah sakit, disertai peringatan pemicu kekerasan.
rekomendasi buku bacaan untuk para perempuan
Haii lemonade 🍋👋 Buat ciwi-ciwi yang suka baca buku dan bingung pengen baca apa, aku punya nih rekomendasi bacaan yang bagus dengan kita sebagai perempuan, ini beberapa buku yang cocok banget untuk kita yang lagi tumbuh, belajar dan berusaha memahami hidup 💗 semua buku ini bisa kamu akses di apl
⋆˚matchabii 𝜗𝜚˚⋆

⋆˚matchabii 𝜗𝜚˚⋆

11 suka

Lihat lainnya