... Baca selengkapnyaBuat yang penasaran bukan cuma cara bikin, tapi juga soal harga pisang kopong kalau mau dijual, aku coba share versi ala rumahan yang sering aku pakai ya.
Pertama, aku pakai pisang setengah matang (biasanya pisang tanduk atau pisang kepok). Satu sisir isi 10–12 buah biasanya di harga sekitar Rp15.000–20.000 tergantung daerah. Dari 1 buah pisang yang digeprek dan dipotong, bisa jadi 2–3 potong pisang kopong, apalagi kalau kamu pipihkannya agak lebar.
Untuk adonan keringnya, aku pakai campuran tepung terigu, tepung tapioka, sedikit baking powder, garam, dan gula pasir. Semua bahan kering ini kalau dihitung-hitung per batch nggak sampai Rp10.000, tapi sudah cukup buat balur 15–20 potong pisang kopong. Margarin dan air buat bikin adonan basah juga cuma nambah modal sedikit, sekitar Rp3.000–5.000 per adonan.
Kalau ditotal kasar, modal bahan untuk sekitar 20 pisang kopong biasanya di kisaran Rp25.000–30.000 (sudah termasuk minyak goreng yang kepakai sebagian). Nah, dari situ kamu bisa mulai hitung harga jual. Misalnya kamu jual per potong Rp3.000, 20 potong berarti Rp60.000. Setelah dikurangi modal, masih ada untung yang lumayan. Kalau di daerahmu jajanan kekinian lagi rame, kamu bisa jual di kisaran Rp3.000–4.000 per potong, apalagi kalau ditambah glaze cokelat, meses, atau keju.
Tips dari aku biar harga pisang kopong tetap ramah di kantong tapi kelihatan mewah:
- Gunakan kemasan kertas food grade atau box kecil biar lebih rapi.
- Tulis varian rasa di stiker, misalnya cokelat, cokcheese, atau greentea.
- Tawarkan paket hemat, misalnya 5 pcs lebih murah daripada beli satuan.
Untuk kamu yang cuma bikin buat temen ngopi sore di rumah, info harga ini bisa jadi gambaran seberapa hemat bikin sendiri dibanding beli. Biasanya kalau beli di luar, harga pisang kopong per porsi 4–5 biji bisa di kisaran Rp10.000–18.000. Sementara kalau bikin sendiri, dengan modal yang sama kamu bisa dapat lebih banyak dan bisa atur sendiri tingkat kopong, topping, sampai tingkat kematangannya.
Intinya, pisang kopong ini bukan cuma jajanan kekinian yang renyah di luar, kopong di dalam, tapi juga lumayan banget kalau dijadikan ide jualan kecil-kecilan. Kamu bisa mulai dari rumah, tes dulu ke teman atau tetangga, lalu pelan-pelan naikin kapasitas kalau peminatnya banyak.