Wajib tahu untuk new mom bayi main di rumput ‼️
Hi lemonade ‼️
#MyJourney dari bayi ku hari ini adalah pagi tadi aku ajak dia main rumput .
Dari umur 3 bulan aku kenalin dia sama rumput hehehe .
Ini ngaruh banget banget untuk sensoriknya .
ini pengalaman aku pas anak kedua, samping rumah memang taman yg pakai rumput asli sering aku ajak main disana waktu bayi, dan ya dia perempuan tapi lebih berani dan saat mpasi gk gtm alhamdulillah, beda waktu anak pertama karna masa pandemi covid gk pernah keluar waktu bayinya, jadi dia kurang sensorik, dan akupun kurang belajar tentang ilmu perbayian, karena pada saat itu udah takut duluan sama covid hikss …
Alhasil anaku yg pertama GTM paaraah, dan kurang berani, dan gak mau mencoba atau explore sesuatunya, ternyata setelah aku cari tau, ya dia kurang sensoriknya, kurang mengexplore lingkungan sekitar .
Tapi sekarang alhamdulillah sudah mulai berani .
Apa aja si manfaat mainan rumput waktu bayi ??
Oke yuk kita sharing bareng2, kita sama sama belajar, akupun sampai detik ini selalu belajar tentang anak, setiap anak treatmentnya berbeda beda hihi …
manfaat mainan rumput :
1️⃣ indera peraba: merangsang sentuhan bayi, tekstur halus, kasar, dan tajam .
2️⃣ menurunkan resiko alergi sampai 54%
3️⃣ bantu bayi kenal sama alam (berani explore)
4️⃣perkembangan motorik: melatih kekuatan otot, keseimbangan dan koordinasi .
Ini beberapa manfaat bayi maianan rumput, baik rumput alami atau sintetis, tapi ingat pastikan area rumputnya bersih dan aman ya …
Sebagai seorang ibu, saya pernah merasa ragu mengajak bayi saya bermain di luar, terutama menyentuh rumput. Namun pengalaman menunjukkan, mengenalkan bayi pada rumput sejak usia dini membawa banyak manfaat baik. Selain membantu stimulasi indera peraba dengan berbagai tekstur seperti halus, kasar, hingga tajam, aktivitas ini juga memperkuat otot dan keseimbangan bayi saat ia mulai bergerak. Saya perhatikan, anak saya yang kedua yang aktif bermain dan merasakan rumput secara langsung menjadi lebih berani mengeksplorasi lingkungan dibanding anak pertama yang lebih jarang keluar di masa pandemi. Hal ini menunjukkan pentingnya interaksi bayi dengan alam untuk perkembangan keberanian dan rasa ingin tahu mereka. Selain itu, bermain di rumput juga dapat menurunkan risiko alergi hingga 54%, yang tentu sangat membantu bagi ketahanan tubuh bayi. Tentunya, penting untuk memastikan area rumput bersih dari bahan berbahaya seperti kotoran hewan atau benda tajam agar aman untuk bayi. Jika Anda ingin mencoba, awali dengan mengamati reaksi bayi saat menyentuh rumput, berikan perlindungan seperti pakaian yang comfortable serta selalu awasi agar bayi tidak memasukkan rumput ke mulutnya. Seiring waktu, Anda akan melihat perkembangan motoriknya semakin baik, serta ia mulai lebih mudah menerima makanan pendamping ASI karena rasa eksplorasi yang meningkat. Dari pengalaman ini, saya juga belajar bahwa setiap anak berbeda, jadi penting untuk terus mengamati dan menyesuaikan stimulasi sesuai kebutuhan mereka. Jangan takut mencoba hal baru yang positif seperti mengajak bayi bermain rumput, karena efeknya sungguh nyata bagi tumbuh kembang mereka.


