Mango sticky rice
Jujur, dulu aku kira mango sticky rice itu dessert yang ribet dan cuma bisa enak kalau beli di resto Thailand. Tapi setelah beberapa kali coba di rumah, ternyata kuncinya cuma di ketan, santan, dan mangganya. Di sini aku share versi yang menurutku paling gampang dan anti gagal. Pertama soal beras ketan. Aku biasanya pakai beras ketan putih, rendam dulu minimal 2–3 jam, kalau sempat semalaman lebih oke karena bikin ketannya lebih empuk dan cepat matang. Setelah direndam, tiriskan lalu kukus sekitar 25–30 menit. Sambil nunggu, aku masak santan: campur santan kental, gula, sedikit garam, dan daun pandan biar wangi. Jangan sampai mendidih ya, cukup sampai hangat dan gula larut supaya santan nggak pecah. Begitu ketan matang setengah, aku siram dengan sebagian santan manis tadi, aduk rata, lalu dikukus lagi sampai ketannya pulen dan terasa gurih manis. Ini yang bikin ketan mangga rasanya mirip mango sticky rice ala Thailand: ketannya pulen, agak lengket, tapi nggak lembek. Kalau mau lebih wangi, bisa tambah sedikit susu cair atau santan encer saat mengukus kedua kali. Untuk mangganya, usahakan pakai mangga yang manis dan matang pohon. Di Indonesia aku sering pakai mangga harum manis atau mangga gedong gincu, rasanya mirip mangga yang dipakai di dessert Thailand. Kupas, iris memanjang atau kotak-kotak, simpan di kulkas sebentar biar dingin dan segar saat disajikan. Saus santannya biasanya aku pisahkan sedikit untuk topping. Setelah ketan jadi, aku tekan di mangkuk kecil atau bentuk bulat dengan sendok, taruh di piring, tambahkan irisan mangga di sampingnya, lalu siram saus santan kental di atas ketan. Kadang aku taburi sedikit wijen sangrai atau kacang hijau sangrai biar ada tekstur crunchy. Kalau kamu lagi cari resep mango sticky rice ala Esterlita Alexander atau versi resto Thailand, kamu bisa jadikan cara ini sebagai dasar, lalu dimodifikasi. Misalnya, tambahkan sedikit garam di santan untuk kontras rasa, atau pakai kombinasi mangga dan buah lain seperti kiwi atau stroberi. Menurutku dessert mangga ketan ini cocok banget buat hidangan buka puasa, camilan sore, atau dessert kalau ada tamu karena tampilannya cantik tapi bikinnya simpel. Tips terakhir: sajikan ketan dalam keadaan hangat dan mangganya dingin, jadi ada sensasi kontras hangat-dingin yang enak banget. Kalau kamu berhasil coba resep mango sticky rice ini, nanti bisa eksperimen bikin versi warna-warni dengan ketan yang diberi pewarna alami dari pandan atau ubi ungu.


























