USIA ISTRI JADI MANTAN (3)
Membalas
****
"Coba dari dulu kamu nggak keras kepala. Nggak bakal tersik sa begini a nakmu."
Aku tersenyum kecut mendengar ucapan dingin Papa Anna. Mantan mertua tahu persis bagaimana aro gannya diriku paska hakim menetapkan ke tuk pa lu tanda akhir pernikahanku dengan puteri mereka.
"Maafkan saya, Pa. Setahun ini saya berpikir ulang. Apalagi Oscar jadi sering sa kit-sa kitan saking kangen sama mamanya."
"Lihatlah hasil perbuatanmu itu, nggak membawa untung apa-apa, Nat. Kesenangan bersama peru sak rumah tangga yang membu aimu itu nggak hanya buat hidupmu ka cau tapi semua anggota keluarga kena dampaknya. Kami yang tua ini kamu bebani dengan harus melihat Anna bercu curan air mata. Untung saja puteriku tipe perempuan tangguh. Hidupnya lebih bahagia tanpa kamu."
Sindiran mantan bapak mertua serasa mencu bit dasar relung hati yang selama ini tak mau tahu bagaimana hasil dari pengkhianatanku. Demi seorang Mala aku dengan bo dohnya menukar surga duniaku dengan ne raka.
"Papa, Oscar boleh tinggal di sini sama Mama?" Pertanyaan Oscar sejenak mencairkan ke te gangan.
"Bagilah waktu Oscar sama rata buat kamu dan Anna. Kalian sudah pisah tapi usahakan Oscar dapat perhatian utuh dari kedua belah pihak. Jangan buat timpang hidup cucuku hanya gara-gara egomu sebagai papanya."
Kutarik napas panjang begitu mendengar nasehat Mama Anna. Kulirik puterinya yang masih enggan bersikap manis padaku. Raut wajah Anna masih dingin dan ketus.
"Bolehkah saya minta ijin bawa Anna keluar makan bersama Oscar, Ma, Pa? Sudah lama saya nggak sempat bawa Oscar main di luar." Kesempatan kali ini tak akan kusia-siakan demi bersama Anna dan Oscar tanpa diganggu Mala.
"Terserah Anna saja," jawab Mama Anna.
"Oscar masih demam. Nggak usah dibawa kemana-mana. Pulanglah," sahut Anna dengan ketusnya. Tanpa mendengar jawabanku lagi dibawanya Oscar masuk ke dalam kamar.
Dengan hati gusar terpaksa aku pamit pulang. Bukan suasana seperti ini yang aku inginkan. Buyar sudah kesenangan yang kubayangkan dari rumah bersama Anna dan Oscar.
*****
"Mas Nathan ini kenapa sih? Kenapa akhir-akhir ini Mas dingin sama aku?"
Kuletakkan sendok makan kembali ke piring makanan yang masih penuh. Selera makanku jadi hilang dengan pertanyaan Mala. Setelah jam kantor usai perempuan yang sukses menggoda imanku itu merayu untuk habiskan waktu bersamanya di luar sana.
"Kamu pikir aku pengangguran? Aku bahkan begadang sampai pagi demi selesaikan pekerjaan. Kamu pikir dari mana u ang yang kamu pakai untuk manjakan dirimu itu?"
"Dulu Mas sibuk juga tapi nggak begini amat seperti sekarang. Pesanku lambat dibalas, telpon juga sudah jarang kalau nggak aku dulu yang mulai. Mas punya hubungan dengan perempuan lain?"
Kubuang wajah kesalku jauh dari sorotan ta jam penuh selidiknya. Rupanya insting Mala mulai berjalan li ar menyerang pikirannya.
Baca selengkapnya di aplikasi kbm : Ayu_Sekar. Judul : USAI ISTRI JADI MANTAN




![Judul : Mantan Istri Jenius Sang tuan [Sub Indo]](https://p16-lemon8-cross-sign.tiktokcdn-eu.com/tos-alisg-v-a3e477-sg/o8JAD7DUoQxAAbEQQO18EXBNAMeHfQII4wfJzA~tplv-sdweummd6v-shrinkf:640:0:q50.webp?lk3s=66c60501&source=seo_middle_feed_list&x-expires=1818914400&x-signature=VDbmjmu5WzPjjrufp%2FfvNbWe4hA%3D)







































































