Tahun ini memulai kembali tea journaling! Kalau tahun lalu fokusnya ke tanggal dan kuantitas teh, tahun ini pengen lebih fokus ke experience 5 senses (dari beli, bikin, dan minum).
... Baca selengkapnyaKarena banyak yang nanya detail teh apa aja yang aku minum dan di mana bisa belinya, aku rangkum sedikit pengalaman lengkapku buat Q1 2025 ini.
Untuk Januari, aku lagi jatuh cinta banget sama CHALI. Selain desain bunganya yang cakep banget buat ditempel di halaman "January Sips", rasanya juga enak tanpa perasa tambahan. Varian favoritku yang bentuknya seperti AMATE blend (black tea, osmanthus, orange peel, lemongrass) rasanya seimbang: ada pahit khas black tea tapi ke-cover sama wangi bunga dan hint citrus. Aku biasanya seduh sekitar 3–4 menit supaya nggak terlalu pahit, dan paling enak diminum sore hari sambil journaling.
Masuk Februari–Maret, giliran TEAVANA dan Haveltea yang sering nongol. TEAVANA Mint Blend aku pakai sebagai teh setelah makan malam karena rasanya segar dan cukup bantu perut terasa lebih ringan. TEAVANA Earl Grey jadi andalan buat pagi hari, wangi bergamot-nya bikin lebih melek dan enak kalau ditambah sedikit susu. Youthberry kupakai pas lagi pengen sesuatu yang fruity, biasanya diseduh dingin lalu kutuang ke tumbler.
TreeTea lagi sering banget aku minum, terutama seri Diet & Detox Tea varian DAY dan NIGHT. Versi DAY aku minum setelah sarapan, rasanya ringan dan nggak terlalu kuat. Versi NIGHT yang pakai peppermint, lavender, jati belanda, dll. lebih relaxing, jadi biasanya kuseduh hangat sebelum tidur sambil update tea journal. Kalau baru pertama coba, aku sarankan mulai dari 1 gelas dulu untuk lihat cocok atau tidak di tubuh.
Selain itu, aku juga lagi eksplor teh jagung K3 MART Corn Tea. Ini enak banget diminum tanpa gula, rasanya nutty dan ringan, cocok banget buat yang nggak terlalu suka teh berkafein tinggi. Untuk single origin dari TreeTea, seperti seri Silver Needle, aku treat seperti minum teh spesial: air jangan terlalu panas (sekitar 80°C), seduh sebentar aja biar rasanya halus dan nggak sepet.
Soal jurnalnya sendiri, aku suka simpan kemasan di halaman "PACKAGING DUMP". Semua label dari CHALI, TEAVANA, Haveltea, K3 MART Corn Tea, sampai TreeTea Silver Needle kutempel jadi kolase. Ini bikin aku gampang ingat rasa tiap teh dan bisa lihat perkembangan selera teh dari bulan ke bulan.
Kalau kamu juga lagi cari inspirasi atau pengen mulai tea journaling, kamu bisa catat hal-hal sederhana dulu: merk, varian, waktu minum (pagi/siang/malam), rasa yang kamu tangkap (pahit, floral, minty, nutty), dan efek di badan. Dari situ pelan-pelan kamu akan ketemu teh favorit versi kamu sendiri dan jurnal teh kamu juga bakal makin penuh dan seru dibuka lagi di akhir tahun.