masak Sambal goreng terong ijo bulat dengan udang
Sejak kenal terong bulat hijau ini, aku jadi sering banget masak sambal goreng terong buat lauk harian. Awalnya aku juga bingung, ini terong namanya apa, tapi di tempatku orang-orang biasanya nyebutnya terong hijau bulat. Teksturnya lebih padat dibanding terong ungu biasa, jadi waktu dimasak sambal dia nggak gampang hancur dan enak banget nyerap bumbu. Kalau lagi belanja di pasar, aku biasanya pilih terong bulat yang kulitnya masih mulus, hijau segar, dan kalau dipegang terasa agak keras, bukan lembek. Kalau sudah lembek biasanya dalamnya udah nggak fresh. Biasanya aku langsung potong di rumah, lalu rendam di air garam sebentar supaya nggak cepat berubah warna dan rasa langu-nya berkurang. Versi lain yang sering aku bikin selain sambal goreng adalah terong bulat hijau tumis balado dan terong bulat santan. Kalau balado, caranya hampir sama: terong digoreng dulu sebentar, lalu ditumis dengan cabe merah, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Kalau pengen lebih gurih, bisa tambah teri atau udang rebon juga, mirip dengan yang aku pakai di sambal goreng ini. Untuk udang rebon atau udang papai, aku selalu pastikan aku bersihkan dulu, buang kotoran-kotorannya, lalu bilas. Kadang aku sangrai sebentar tanpa minyak sampai wangi, baru kemudian dicampur ke sambal. Menurutku, cara ini bikin aroma udangnya makin keluar dan sambalnya jadi lebih sedap. Buat yang suka pedas, jumlah cabe rawit bisa ditambah sesuai selera. Di resepku, aku pakai cabe rawit, cabe keriting, terasi, bawang merah, bawang putih, micin, dan gula merah Jawa. Gula merah ini penting banget buat nge-balance rasa pedas dan asin, jadi rasa sambalnya nggak terlalu tajam di lidah. Biasanya aku masak sambal goreng terong bulat ini agak banyak, karena besoknya justru makin enak setelah bumbunya meresap. Tinggal dipanasin sebentar, makan dengan nasi hangat aja udah nikmat banget, apalagi kalau ditambah telur dadar atau tempe goreng. Menurutku, terong bulat hijau ini cocok banget buat yang cari lauk sederhana, murah, tapi rasanya nggak kalah sama menu restoran rumahan. Kalau kamu punya stok terong bulat dan bingung mau diolah jadi apa, bisa coba beberapa ide: sambal goreng terong bulat udang rebon seperti punyaku, tumis terong bulat kecap, atau terong bulat kuah santan pedas. Bahan utamanya sama, cuma bumbu dan cara masaknya aja yang beda-beda. Jadi satu jenis sayur bisa jadi beberapa menu, nggak bosenin buat makan sehari-hari.


























