Sekarang aku tak lagi bertanya kenapa sesuatu harus berakhir.
Kerana kadang, apa yang hilang bukan untuk dihukum,
tapi untuk membebaskan aku dari sesuatu yang tak sepatutnya mengikat.
Aku belajar…
bahawa cinta tak selalu bermakna bersama,
bahawa melepaskan tak selalu bererti kalah,
dan bahawa tidak semua yang pergi itu pengkhianat —
ada yang pergi kerana sudah cukup mengajar aku tentang erti “cukup”.
Aku tak sempurna,
tapi aku sedang belajar menerima diriku yang dulu sering menyalahkan takdir.
Kini bila aku menatap luka,
aku nampak kekuatan di dalamnya.
Dan mungkin,
inilah yang disebut Tuhan sebagai “penyembuhan” —
bukan ketika semua baik-baik saja,
tapi ketika aku boleh berkata:
“Tak apa, aku dah tak marah lagi.”
2025/11/13 Diedit kepada
... Baca lagiDalam perjalanan hidup ini, saya sering mencari cara untuk menemukan ketenangan jiwa. Simbol ketenangan bagi saya bukan semata-mata sesuatu yang kita lihat, tetapi perasaan damai yang hadir setelah kita belajar melepaskan dan menerima realiti. Saya belajar bahawa tidak semua yang pergi adalah pengkhianat; ada yang pergi untuk mengajar kita tentang batas dan ketahanan.
Kadang-kadang, simbol ketenangan jiwa muncul dalam bentuk kenangan indah yang tersisa setelah perpisahan, seperti luka yang akhirnya menjadi sumber kekuatan baru. Saya sendiri pernah mengalami hari-hari penuh kebingungan dan kesedihan, namun setiap pengalaman itu membawa saya ke tahap pemahaman yang lebih dalam tentang diri.
Menemukan ketenangan bukan berarti bebas dari masalah, tetapi mampu berkata pada diri sendiri, “Aku sudah tidak marah lagi,” itulah penyembuhan sejati. Dalam proses itu, kita belajar mencintai tanpa memiliki, melepaskan tanpa membenci, dan akhirnya tersenyum walaupun ada parut yang belum hilang sepenuhnya.
Saya percaya bahwa setiap jiwa memiliki simbol ketenangannya sendiri—sesuatu yang unik dan pribadi. Bagi saya, simbol itu adalah penerimaan dan keikhlasan untuk melanjutkan hidup tanpa beban masa lalu. Melalui pengalaman saya, saya berharap pembaca dapat menemukan kekuatan dan inspirasi untuk menjalani proses penyembuhan mereka sendiri.