... Baca selengkapnyaAku pribadi pernah ada di fase merasa, "kenapa ya, hidup kok rasanya berat terus?" Padahal kerja banting tulang, tapi rezeki selalu terasa macet. Dari situ aku mulai belajar bahwa bukan cuma soal usaha lahir, tapi juga soal keberkahan yang Allah taruh (atau cabut) dari hidup kita.
Salah satu tanda kalau keberkahan mulai dicabut dari hidupmu itu biasanya hati jadi gelisah terus, walaupun uang ada. Tidur nggak nyenyak, gampang emosi sama keluarga, dan rumah rasanya penuh masalah. Kadang bukan karena kurang kaya, tapi karena ada dosa yang belum kita bereskan, terutama dosa-dosa dalam lingkup keluarga sendiri.
Contohnya, saat kita mulai lalai taat kepada Allah SWT. Sholat mulai bolong-bolong, ibadah hanya dijalankan kalau lagi sempat. Padahal dalam gambar yang ada tulisan "TIDAK TAAT KEPADA ALLAH SWT" dijelasin kalau melalaikan perintah-Nya bisa mencabut keberkahan hidup, bahkan rezeki dari langit dan bumi pun bisa tertahan. Jadi, mungkin rezeki bukan hilang, tapi keberkahannya yang dicabut.
Tanda lain adalah hubungan dengan orang tua yang renggang. Ada yang masih suka membantah, ngomong dengan nada tinggi, atau diam-diam menyakiti hati mereka. Di OCR tertulis tentang "Durhaka kepada orang tua" yang bisa menutup pintu rezeki. Aku sendiri merasakan, ketika hubungan sama orang tua membaik, rezeki rasanya lebih lancar dan hati lebih lapang, walaupun nominal uang nggak selalu besar.
Keberkahan juga bisa hilang ketika ada pengkhianatan kepercayaan dalam keluarga. Misalnya suami tidak amanah dalam mengelola nafkah, atau sering bohong soal keuangan. Di gambar ada poin "Menghianati kepercayaan keluarga" dan hadits yang bilang nafkah untuk istri itu berpahala. Artinya, kalau nafkah disalurkan dengan niat yang benar dan cara yang jujur, insyaAllah bukan cuma rezeki yang datang, tapi juga ketenangan.
Bagi istri, ada juga dosa kecil yang sering dianggap sepele: menyembunyikan sesuatu dari suami. Bukan soal privasi yang wajar, tapi hal-hal penting yang berkaitan dengan keluarga atau keuangan. Di OCR disebut "Isteri menyembunyikan sesuatu dari suami" dan digandengkan dengan hadits tentang wanita yang tidak sabar dan tidak bersyukur. Kebiasaan diam-diam dan tidak jujur ini pelan-pelan bisa mengurangi keberkahan rumah tangga.
Satu lagi yang sering terlupa adalah adab kepada tamu. Ada teks "TIDAK MENGHORMATI TAMU", padahal tamu itu membawa rezeki dan juga dosa, tergantung bagaimana kita menyambutnya. Kalau tamu datang kita sambut dengan muka masam, pelit, atau merasa terganggu, jangan-jangan dari situlah pintu rezeki makin sempit tanpa kita sadari.
Jadi, kalau kamu merasa keberkahan dicabut dari hidupmu, coba pelan-pelan cek: bagaimana hubunganmu dengan Allah, orang tua, pasangan, dan tamu yang datang ke rumah. Aku sendiri lagi belajar untuk sering istighfar, perbanyak "Astaghfirullah", minta Allah balikin keberkahan yang mungkin pernah hilang karena kelalaian sendiri. Rezeki yang berkah itu bukan cuma soal nominal, tapi hati yang tenang, rumah yang adem, dan hidup yang dimudahkan Allah di banyak hal kecil yang sering luput kita syukuri.
Naudzubillah ya kak🥺