RAHASIA NASTAR LUMER GLOWING ANTI RETAK !!
[ Part. 2 ]
Hai, semuanya..kali ini aku akan share ke kalian Resep Nastar Klasik yang Lumer Glowing dan Mudah banget bikin nya cocok untuk isian toples di hari lebaran nanti ..
🌸 Bahan - Bahan 🌸
150 gr Margarin
2 butir Kuning Telur
100 gr Butter
350 gr Tepung Terigu pro sedang
80 gr Gula halus
2 sdm Susu Bubuk
50gr Tepung Maizena
Selai Nanas ± 350 gr
🌸 Bahan Olesan 🌸
2 butir Kuning Telur
2 sdm Minyak Goreng
Pewarna makanan Kuning Telur ( secukupnya )
5 gr Adonan Nastar
Waktu pertama kali coba bikin nastar lembut lumer di mulut, ternyata kuncinya bukan cuma di resep tapi juga di teknik ngulenin dan memanggang. Versi ini aku sesuaikan biar hasilnya beneran lumer, glowing, tapi tetap anti retak. Biasanya aku mulai dari selai nanas dulu. Selai jangan terlalu basah, jadi nanas parut aku masak dengan gula sampai agak kering, dinginkan, baru dibulat-bulatkan kecil. Selai yang terlalu lembek bikin nastar gampang pecah dan nggak bisa mempertahankan tekstur lembut. Untuk adonan, margarin dan butter aku kocok asal rata pakai whisk atau mixer speed rendah, jangan terlalu lama biar nastar nggak melebar saat dipanggang. Setelah itu baru masukin kuning telur satu-satu. Campuran tepung terigu, maizena, dan susu bubuk aku ayak dulu supaya adonan halus dan hasil nastar lebih lembut dan lumer di mulut. Kalau sudah jadi adonan, aku nggak ulenin terlalu kuat. Cukup dipulung sampai bisa dibentuk. Adonan nastar yang terlalu lama diuleni bisa bikin teksturnya keras. Biasanya aku tes dulu: ambil sedikit adonan, bulatkan, kalau permukaan halus dan nggak retak berarti sudah pas. Cara bentuknya, aku ambil sedikit adonan, pipihkan di telapak tangan, isi dengan selai nanas, lalu bulatkan rapat. Pastikan selai tertutup sempurna supaya nastar nggak retak waktu dipanggang. Susun di loyang yang sudah dialasi kertas baking atau dioles tipis margarin. Untuk memanggang, aku pakai suhu sekitar 150–160°C. Pertama aku panggang setengah matang dulu sampai nastar kelihatan kokoh tapi masih pucat. Baru keluarkan dan oles dengan bahan olesan kuning telur + sedikit minyak goreng dan pewarna kuning telur supaya hasilnya glowing. Kadang aku campur sedikit adonan nastar ke olesan biar warnanya lebih nempel dan nggak belang. Setelah dioles, panggang lagi sampai permukaan nastar kuning keemasan mengkilap. Di tahap ini penting banget pantau oven, karena kalau terlalu lama, nastar bisa jadi kering dan nggak lumer lagi di mulut. Menurut pengalamanku, nastar paling enak kalau disimpan dulu semalam di toples kedap udara. Besoknya, teksturnya jadi lebih lembut, lumer, dan wangi butter-nya makin keluar. Cocok banget buat kue lebaran, isian hampers, atau cemilan di rumah. Kamu bisa kreasikan bentuknya juga, mau klasik bulat, bentuk daun, atau dicetak sesuai selera, yang penting teknik dasarnya sama supaya nastar tetap lembut lumer di mulut dan anti retak.



































