... Baca selengkapnyaSebagai ibu yang juga sering kehabisan ide menu bocil, aku akhirnya mulai bikin "menu bocil seminggu" biar nggak tiap hari ujung-ujungnya telur dadar atau ceplok terus. Apalagi buat anak umur 1 tahun, kadang sudah mulai makan bareng keluarga, tapi tetap harus diperhatikan tekstur dan bumbunya.
Biasanya aku bagi menu berdasarkan jenis protein dan kuah supaya nggak bikin bosan. Misalnya, di awal minggu aku masak soto ayam fillet. Untuk bocil 1 tahun, ayamnya aku pakai dada fillet, direbus dulu sampai empuk, lalu disuwir kecil-kecil atau dipotong dadu kecil. Kuah soto aku bikin lebih ringan, bumbu tetap lengkap tapi cabai aku pisah, jadi bocil dapat rasa gurih rempah tanpa pedas. Nasinya bisa dibuat agak lembek sedikit supaya mudah dikunyah.
Hari lain aku masak gulai ayam tapi versi lebih ringan. Santannya aku tipiskan, bumbu tetap harum tapi nggak terlalu menyengat, dan aku kurangi minyaknya. Untuk bocil, bagian ayamnya aku ambil daging yang empuk saja, tanpa kulit dan lemak, lalu kuahnya cukup sedikit sebagai pelengkap. Kadang gulai ini aku campur dengan nasi hangat sampai agak lembek, jadi semacam nasi gurih berkuah yang gampang dimakan.
Kalau pengin yang benar-benar lembut, aku pilih sup ayam misoa. Misoa ini cocok banget buat anak umur 1 tahun karena teksturnya lembut dan mudah ditelan. Di dalamnya aku tambahkan potongan ayam kecil, wortel, tomat, dan sedikit sayuran hijau yang diiris halus. Kuahnya bening, nggak pedas, jadi aman buat bocil. Biasanya ini jadi menu andalan kalau bocil lagi GTM, karena gampang masuk.
Biar bocil juga kenal rasa sayur yang segar, aku sering bikin sayur asem dengan ikan goreng. Kuah sayur asemnya aku buat nggak terlalu asam dan tanpa cabai. Isinya bisa kacang panjang, jagung, dan labu siam. Ikan gorengnya aku pilih yang durinya sedikit, lalu setelah matang aku suwir halus dan pastikan tidak ada duri tersisa sebelum disajikan ke bocil.
Menu lain yang sering aku buat adalah bobor kangkung dan udang goreng. Bobor kangkung ini pakai santan encer, jadi rasanya gurih lembut. Kangkungnya aku potong kecil-kecil supaya mudah dikunyah. Untuk udang goreng, biasanya aku kupas semua kulit dan buang kepalanya, lalu digoreng dengan sedikit minyak. Setelah matang, udang aku cincang atau potong kecil sebelum diberikan ke anak.
Sesekali aku juga masak rawon daging sapi dan ayam goreng ketumbar. Buat bocil 1 tahun, daging rawonnya harus dimasak sangat empuk lalu dipotong kecil-kecil. Kuahnya cukup sedikit untuk memberi rasa. Ayam goreng ketumbarnya aku bumbui sederhana, tanpa pedas, dan digoreng sampai matang tapi tidak terlalu kering, supaya masih mudah digigit.
Menu terakhir yang cukup praktis adalah botok telur daging. Campuran telur dan daging yang dikukus ini teksturnya lembut, aromanya enak dari daun jeruk, dan cocok buat variasi protein. Untuk bocil, aku biasanya hancurkan sedikit botoknya lalu campur dengan nasi hangat.
Dari pengalaman, kunci menu makan anak umur 1 tahun itu variasi tekstur dan rasa, tapi tetap disesuaikan kemampuan mengunyah dan tidak pedas. Kalau bunda mau, menu-menu di atas bisa dirotasi selama seminggu, disesuaikan selera dan stok di rumah. Yang penting gizinya seimbang: ada karbohidrat, protein hewani/ nabati, sayur, dan sedikit lemak sehat, supaya bocil kenyang, lahap, dan nggak cepat bosan.