#CeritaLebaran ku di tahun ini aku mulai memberanikan diri menjual pempek😂 loh, kenapa sampai begitunya cuma jual pempek doang??
Asal tau aja, pempek itu bentar makannya, buatnya penuh kesabaran extra. Kadang udah sesuai resep aja masih sering trial errornya alias gagal😭❌
Setelah beberapa tahun sering buat pempek dan akhirnya nemu resep yang pas, tapi ternyata bukan resepnya aja yang dipelajari tapi trik memasaknya juga perlu dipelajari!🫣
Wajar ya pempek itu mahal, selain bahannya yang premium, buatnya juga harus penuh effort😂
Ini tips nya agar pempek yang sudah masak tidak mudah berlendir dan tidak cepat basi:
1. Lakukan perebusan 2x. Setelah pempek masak direbusan yang pertama, angkat dan pindahkan ke air mendidih (tanpa minyak) diperebusan yang kedua sebentar saja.
2. Tiriskan dan diamkan hingga dingin. Bisa didiamkan di suhu ruang sambil dikipas, jangan masukkan kulkas/packing sebelum pempek benar2 dingin.
Untuk resepnya ada di postinganku, ya. Selamat mencoba, moms!✨
... Baca selengkapnyaSebagai penggemar kuliner khas Palembang, saya pernah mengalami kesulitan saat mencoba membuat pempek sendiri di rumah. Salah satu tantangan terbesar adalah mengatasi pempek yang mudah berlendir dan cepat basi. Setelah mencoba berbagai cara, saya menemukan bahwa trik perebusan dua kali sangat membantu menjaga tekstur pempek agar tetap kenyal dan tidak licin.
Pengalaman saya juga menunjukkan bahwa proses pendinginan sangat penting. Jangan langsung memasukkan pempek ke dalam kulkas atau mengemasnya saat masih hangat. Biarkan pempek benar-benar dingin di suhu ruang sambil dikipas agar uap air hilang dan permukaannya tidak lembab. Cara ini membantu mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan pempek cepat basi.
Selain itu, penggunaan bahan berkualitas juga sangat menentukan hasil akhir. Pilihlah ikan segar yang memiliki aroma segar dan jangan gunakan bahan pengawet untuk menjaga rasa alami pempek. Memasak dengan sabar, tidak terburu-buru, membuat hasil pempek lebih enak dan tahan lama.
Saya juga menyarankan untuk mencoba resep berbeda yang sesuai dengan selera keluarga. Ada berbagai macam jenis pempek, seperti kapal selam, lenjer, dan adaan yang memerlukan teknik berbeda. Bereksperimenlah sambil mencatat apa yang berhasil dan tidak dalam setiap percobaan supaya bisa menemukan kombinasi terbaik.
Dengan tips-tips ini, saya yakin bunda 30+ dan siapapun yang ingin belajar membuat pempek bisa punya pengalaman memasak yang lebih menyenangkan dan hasil yang memuaskan. Jangan takut mencoba karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Selamat mencoba dan semoga usaha pempeknya sukses!
wah, makasih tipsnya kak..🥰