*Nasib Pak Maman*
*Nasib Pak Maman*
Pak Maman dulu terkenal sebagai rentenir paling kejam se-Kampung Sukamaju. Mobil mewah, cincin akik segede biji nangka, dan tagihan berbunga tinggi adalah hobinya tiap tanggal muda. Kalau ada warga minjam buat berobat tapi telat bayar, siap-siap aja barang rumahnya diangkut.
Tapi roda mutar, Bro. Karma itu instan.
Tahun lalu, Maman kepincut rayuan manis "Investasi Emas Langsung Kaya" yang diajak sama kenalannya di kota. Gede banget janjinya: untung 50% sebulan! Tanpa pikir panjang, Maman ngejual semua asetnya, narik tabungan dari bank, bahkan minjemin duit orang lain demi ikut paket VIP.
Dua bulan berselang, kantor investasi itu raib tinggal papan nama berdebu. Bosnya kabur ke luar negeri. Maman langsung kelimpungan. Utang numpuk di mana-mana, sementara warga kampung yang dulu dia peras serempak menolak nolongin.
Lebih ngenes lagi, anak dan istrinya langsung angkat kaki pas tahu hartanya ludes. Mereka milih ngontrak di kampung sebelah dan ganti nomor HP, pura-pura gak punya bapak atau suami kayak Maman. Keluarga kandung sendiri bener-bener lepas tangan.
Tekanan mental bikin waras Maman ambrol.
Seminggu lalu, dia resmi jadi gelandangan jalanan.
Malam jumat kemarin, gue gak sengaja papasan sama dia di dekat perempatan pasar. Penampilannya udah gak berbentuk: rambut gimbal bau comberan, kaos partai bolong-bolong, sambil meluk-meluk kardus bekas kulkas yang dia panggil "brankas duit".
Pas gue liat dari dekat, bulu kuduk gue langsung merinding. Maman gak sendirian. Di sebelah kirinya, ada sosok bayangan hitam legam tinggi besar, matanya merah nyala, lagi "nimbang-nimbang" kepala Pak Maman pakai timbangan kuno berkarat.
Pak Maman ketawa-tawa sendiri sambil narikin baju orang yang lewat, teriak histeris,
*"Bayar bunganya! Jangan kabur lu, setannya udah nagih nih!"*
Sebelum diangkut Dinsos. Dibawa ke RSJ. Dulu... Warga sekitar gak ada yang berani mendekat. Konon,
tiap tengah malam, suara tawa Maman sering berubah jadi jeritan kesakitan, minta ampun karena nagih utang ke hantu gentayangan yang ternyata adalah korban-korban selama dia jadi Rentenir dulu...
#kontenhoror #cerpenhoror #nasibpakmaman #pecintahoror #bismillahfyp











































