3/4 gelas kelapa, sangrai, haluskan (jangan terlalu halus)
1/2 sdt soda kue
1 sdt Vanila cair.
Cara membuat
🌷Campur kedua tepung, sisihkan
🌷Kocok telur, gula, soda kue, vanili. Mixer sampai mengembang.
🌷Masukkan kelapa parut bertahap, aduk rata.
🌷Masukkan tepung sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk. Sisakan tepung untuk digunakan membentuk kue. Tekstur tidak seperti kue kering ya. Teksturnya lembek. Baluri ujung jari dengan tepung sebelum mengambil adonan.
🌷Ambil sedikit adonan, bulat-bulatkan.
🌷Letakkan di atas loyang yang telah dioles minyak.
🌷Hentakkan loyang
🌷Oven ±10 menit.
Hasil kue ±30
Catatan.
Dikatakan berhasil jika permukaan kue retak, dan mengkilap.
2025/7/8 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku pertama kali kenal kue Baruasa ini waktu berkunjung ke rumah keluarga di Makassar. Kue kecil bulat dengan permukaan retak dan mengkilap ini ternyata kue tradisional Bugis yang sering ada di meja tamu saat lebaran. Banyak yang suka bingung bedain antara kue baruasa, bagea Makassar, dan kue burasa, padahal beda banget.
Kue baruasa makassar ini teksturnya renyah di luar tapi agak rapuh, bukan padat banget seperti bagea. Ciri khasnya: permukaan kue retak-retak halus dan agak mengkilap, mirip yang kelihatan di foto close-up kue baruasa yang biasa beredar di Lemon8. Kalau permukaan masih mulus biasanya adonannya kurang pas atau belum matang sempurna.
Soal bahan kue baruasa, versi dasarnya pakai campuran tepung beras dan tepung ketan yang disangrai dulu. Menurut pengalamanku, sangrai tepung sampai agak wangi tapi jangan sampai kecokelatan, supaya rasa kue khas tapi tidak pahit. Kelapanya juga enak kalau disangrai dulu, jadi lebih awet dan wangi gurih. Untuk pemula, mending pakai kelapa parut yang tidak terlalu tua supaya kue tidak terlalu kering.
Kalau kamu cari kue baruasa bugis yang rasanya lebih tradisional, bisa juga ganti gula pasir dengan gula merah yang disisir dan direbus dulu dengan sedikit air sampai larut, baru dimasukkan ke kocokan telur. Baruasa gula merah ini warna kuenya jadi lebih cokelat dan aroma gula arennya kerasa banget, mirip beberapa kue khas Makasar lainnya.
Buat teman-teman yang tinggal di luar Sulawesi dan susah menemukan kue khas Makassar seperti baruasa atau kue toli toli khas bugis, bikin sendiri di rumah itu seru kok. Kuncinya di tekstur adonan: jangan ditambah tepung terlalu banyak. Adonan memang terasa lembek, makanya ujung jari harus sering dibaluri tepung waktu membulatkan. Kalau adonan terlalu keras, kue baruasa jadi kurang mengembang dan retaknya tidak cantik.
Untuk rasa, kamu bisa eksplor: ada yang suka tambahkan sedikit kayu manis bubuk atau mengganti sebagian gula dengan gula merah. Ada juga yang bikin versi mini untuk isian toples kue kering lebaran. Menurutku, paling nikmat makan kue baruasa makassar dengan kopi hitam panas atau teh manis hangat di sore hari.
Kalau kamu tertarik dengan jajanan tradisional lain seperti bagea makassar, tekniknya mirip-mirip tapi komposisi tepung sagu dan bumbunya beda. Dari mencoba beberapa resep, aku merasa baruasa ini termasuk yang paling gampang berhasil untuk pemula, asal ikuti langkah sangrai tepung dan kelapa dengan sabar serta perhatikan tanda sukses: permukaan kue retak dan mengkilap saat keluar dari oven.
kayak biscuit Milna utk bayi tampilannya...