Membalas @DanzzYippie masih berasa asing sama Professor Snape di Harry Potter Series #harrypotter #harrypotterseries #snape #severussnape
Aku dulu baca novel Harry Potter duluan sebelum nonton filmnya, jadi pas pertama kali lihat Professor Snape di Harry Potter Series, rasanya bener-bener asing. Di kepala aku, Snape itu kulitnya pucat banget, matanya super dingin, hidungnya mancung tajam, jubahnya jatuh panjang dan agak kusut, pokoknya vibe-nya lebih menyeramkan. Pas lihat versi film, aku sempat mikir, “Lho, kok gini? Kok beda banget dari yang di novel dan ilustrasi illustrated editions?” Apalagi setelah lihat edisi-edisi ilustrasi kayak Severus Snape Illustrated, Christmas Editions at Hogwarts, karya Jim Kay, MinaLima, sampai ilustrasi di Wizarding Almanac. Di sana, Snape tuh digambarin lebih dramatis: bayangan matanya dalam, ekspresinya dingin banget, dan siluet jubahnya bikin dia kelihatan makin misterius. Jadi waktu first look Snape di film, aku butuh waktu buat ngebiasain diri sama versi live action-nya. Kalau dipikir-pikir, wajar juga ya kalau banyak orang yang merasa "gak terbiasa" sama Snape versi film, apalagi buat yang dari dulu kebayangnya cuma dari deskripsi buku. Di novel, detail kayak kulitnya, matanya yang dingin, cara dia jalan di koridor Hogwarts, sampai jubahnya yang selalu berkibar, bikin imajinasi kita liar banget. Begitu difilmkan, semua detail itu harus diterjemahin ke satu sosok nyata, dan hasilnya belum tentu sama kayak yang ada di kepala kita. Aku pribadi lama-lama jadi appreciate banget sama Snape di Harry Potter Series. Alan Rickman berhasil bikin versi Snape yang beda dari yang kubayangin, tapi tetap kerasa dingin, misterius, dan kompleks. Justru karena beda itulah aku jadi penasaran dan excited buat bandingin: "Oh, ini versi film, ini versi ilustrasi Jim Kay atau MinaLima, ini pula yang kebayang di kepalaku pas baca." Rasanya kayak punya beberapa multiverse Severus Snape versi sendiri-sendiri. Kalau kalian juga sempat kaget waktu lihat Snape pertama kali di film, coba deh rewatch sambil inget-inget deskripsi di novel atau sambil buka-buka illustrated editions. Seru banget lihat gimana satu karakter yang sama—Severus Snape—bisa kerasa beda cuma dari cara digambarin: dari buku, ilustrasi, sampai layar lebar. Dan menurutku, justru di situ kerennya dunia Harry Potter, kita bisa punya hubungan personal sendiri sama tiap karakter, termasuk Snape yang dari awal kelihatannya dingin, tapi lama-lama bikin baper.














































