ternyata selama in aku pura pura kuat.😪😪
Menghadapi trauma memang bukan hal mudah, apalagi jika selama ini kita hanya terlihat baik-baik saja di mata orang lain. Dari pengalaman saya sendiri, berpura-pura kuat justru membuat beban semakin berat karena kita tidak memberi kesempatan diri untuk benar-benar merasakan dan menyembuhkan luka yang ada. Gejala seperti bingung, kesulitan mencari cara menyembuhkan trauma, dan rasa sakit yang terus menggunung adalah sesuatu yang sangat manusiawi. Dalam proses penyembuhan, penting untuk mulai mengakui bahwa kita tidak baik-baik saja dan bahwa itu tidak apa-apa. Menerima kondisi ini adalah langkah awal agar beban tersebut perlahan bisa berkurang. Saya menyarankan untuk mencari dukungan, entah itu dari teman dekat, keluarga, atau bahkan profesional seperti psikolog. Berbagi cerita dan perasaan bisa menjadi cara untuk mengurangi kepenatan di dalam hati. Terkadang, hanya dengan mengeluarkan apa yang terpendam, kita sudah memulai proses pemulihan. Selain itu, jangan ragu untuk memberikan waktu untuk diri sendiri. Healing tidak bisa dipaksakan dan membutuhkan waktu. Melakukan aktivitas yang membawa kebahagiaan, meditasi, atau menulis jurnal pribadi dapat membantu kita lebih mengenal diri dan meningkatkan kesadaran emosional. Ingat, pura-pura kuat bukanlah solusi terbaik. Keberanian terbesar adalah ketika kita berani jujur pada diri sendiri tentang kesedihan dan luka yang ada. Dengan begitu, langkah penyembuhan bisa lebih nyata dan bermakna.



























































































🥰🥰🤩🤩🤩🤩