ALEXA [ 17/7] SENSOR MERAH
ALEXA 17/7 SENSOR MERAH: Perangkap Baterai dan Sinyal Bahaya
Cerita ini adalah karya fiksi yang ditulis berdasarkan ide dari user dan tidak memiliki kaitan dengan tokoh, tempat, atau kejadian nyata manapun.
Robot penjelajah kuno itu bergerak lambat, namun pasti, dengan bunyi gesekan rantai yang memekakkan telinga. Alexa tahu, robot yang tua pun tetap mematikan jika sistem keamanannya aktif.
Alexa: "LiMAN, kita harus menghindar! Apa kelemahan robot ini?"
LiMAN: "Komponen utamanya adalah sel bahan bakar air abad ke-20. Sinyal yang dipancarkannya kuno, tapi sangat kuat. Jika kau berhasil menjebaknya, aku bisa menonaktifkannya dari sistem museum."
Alexa melihat pilar beton yang retak di dekat rak 'Energi Alternatif Era Pra-Polusi'. Ia berlari, menggunakan tiang besi rongsokan untuk menarik perhatian robot. BRAK! Robot itu menabrak pilar dan roda rantainya terjebak di puing.
LiMAN segera memproyeksikan hologram ke panel kontrol museum, dan robot itu pun mati. "Berhasil! Baterai ada di balik rak ini!" seru Alexa, segera menarik baterai kotak yang usang.
LiMAN: "Misi berhasil! Saatnya kita pergi, Alexa!"
Namun, tepat saat baterai itu disentuh, sistem alarm seluruh museum meraung, memancarkan Sinyal Merah Peringatan Tingkat Tertinggi ke seluruh Jakarta 2035.
"Alexa, ini bukan alarm museum. Ini adalah perangkap sonik yang terhubung ke jaringan musuh ayahmu! Mereka tahu lokasi kita, dan mereka datang, SANGAT CEPAT!" teriak LiMAN, nada suaranya berubah panik. Waktu tempuh Alexa tersisa kurang dari satu jam!#lemon8AlexaSaraphine#chibifiksi #ceritaseru#AITrends























































