Tekwan
Tekwan
Bahan:
425 g daging tengiri giling
175 g putih telur
75 g air es
3 sdt garam
2 sdt penyedap
225 g tapioka
Kuah tekwan
250 g udang
2 L air
1 bungkus bumbu tekwan
30 g bunga sedap malam kering
1 buah bengkoang
1 mangkok kecil Jamur kuping
Garam & penyedap
Merica bubuk
Bumbu halus:
8 bawang putih haluskan
2 sdm ebi kering haluskan
Sambal:
Cabe rawit ijo rebus
+ sedikit kuah tekwan, blender
Pelengkap:
Soun, bawang goreng, seledri, timun
cara membuat: seperti di video
*) untuk kuah, boleh ditambahkan lagi dengan merica boleh tidak ya, karena di bumbu tekwan instannya sudah ada merica nya
Aku dulu juga sering bingung bedain tekwan dan takwan, ternyata sama saja, hanya beda penyebutan. Intinya ini sup tekwan khas Palembang dengan bakso ikan tenggiri kecil-kecil yang disajikan dengan kuah udang bening dan pelengkap yang bikin mangkoknya terlihat cantik dan menggoda. Kalau bikin sup tekwan di rumah, aku biasanya pilih daging tenggiri yang masih segar, warna dagingnya cerah dan tidak bau amis menyengat. Kalau mau, bisa campur sedikit udang giling supaya aroma seafood-nya lebih kuat. Adonan tekwan jangan terlalu lembek, jadi setelah dicampur putih telur, air es, garam, penyedap, dan tapioka, aku tes dulu dengan merebus sedikit adonan. Kalau terlalu keras, tambahkan sedikit air es, kalau terlalu lembek tambahkan tapioka sedikit demi sedikit. Pelengkap tekwan Palembang ini penting banget buat ngangkat rasa. Aku biasanya siapkan soun yang sudah direndam air hangat sampai lembut, timun iris kecil-kecil sebagai penyegar, seledri dan daun bawang iris tipis, plus bawang goreng yang banyak supaya wangi. Kadang aku tambahkan sedikit irisan bengkoang rebus di mangkok biar ada sensasi kriuk segar waktu diseruput bareng kuah. Untuk kuah tekwan udang, aku sukanya pakai kulit dan kepala udang juga saat merebus, jadi kaldunya lebih pekat. Setelah diangkat, kulit dan kepala bisa dibuang, baru masukkan bumbu halus bawang putih dan ebi. Di resep ini juga dipakai bunga sedap malam kering, jangan lupa direndam dulu sampai agak lembut lalu masukkan ke kuah. Bunga sedap malam untuk tekwan ini aromanya khas, beda banget rasanya kalau tidak pakai. Jamur kuping juga aku iris tipis supaya pas saat diseruput. Kalau soal merica, aku biasanya tambahkan sedikit lagi walaupun di bumbu instan tekwan sudah ada. Tinggal sesuaikan selera pedas dan hangatnya. Untuk yang suka pedas, sambal tekwan cukup sederhana: cabai rawit hijau direbus lalu diblender dengan sedikit kuah tekwan panas, rasanya segar dan cocok banget menemani semangkuk tekwan hangat. Buat kamu yang lagi cari inspirasi pelengkap dan tampilan, bisa juga intip gambar tekwan Palembang asli di internet sebagai referensi plating: mangkok putih, soun di dasar, lalu tekwan, irisan bengkoang, jamur kuping, taburan seledri, daun bawang, timun cincang, dan bawang goreng. Kuah bening panas disiram terakhir, lalu sajikan bersama sambal hijau dan kecap asin kalau suka. Versi rumahan seperti ini menurutku malah lebih enak daripada beli di luar karena bisa atur rasa sesuai selera keluarga.










































izin share kak 🙏