Akibat Tumpahan Solar di Padangsidimpuan, Becak Tabrak Angkot dan Balita Terluka
Padangsidimpuan,– Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang menyebar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, menyebabkan sejumlah kecelakaan lalu lintas dan membuat belasan pengendara terjatuh, Sabtu (13/6/2026) sore.
Tumpahan solar dilaporkan membentang mulai dari kawasan Tugu Siborang, depan Rumah Sakit Inanta dan Rumah Sakit Metta Medika, hingga sekitar loket angkutan Sipirok Nauli arah Sitamiang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.10 WIB itu membuat permukaan jalan menjadi sangat licin sehingga kendaraan sulit dikendalikan.
Salah satu kecelakaan yang cukup serius melibatkan sebuah becak bermotor dan angkutan kota (angkot) trayek 04 jurusan Batunadua–Pasar.
Saat kejadian, becak bermotor yang dikemudikan Kombang Harahap membawa seorang penumpang, HS (31), bersama dua anaknya yang masih balita, warga Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Mereka sedang dalam perjalanan dari arah Pasar menuju Batunadua.
Namun, saat melintas di depan Toko Erafone, becak yang mereka tumpangi diduga tergelincir akibat jalan licin dan kemudian menabrak angkot yang melintas.
Akibat kecelakaan tersebut, HS mengalami luka robek di bagian kepala. Sementara dua anaknya mengalami luka di kepala dan kaki. Pengemudi becak, Kombang Harahap, juga mengalami luka robek di kepala serta jari tangan.
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Inanta Padangsidimpuan.
Salah seorang saksi mata berinisial AH mengaku melihat sedikitnya sepuluh pengendara sepeda motor terjatuh di lokasi yang sama.
“Jalan sangat licin dan kendaraan sulit dikendalikan,” ujarnya.
AH juga mengaku melihat sebuah bus antarkota Sipirok Nauli nomor pintu 88 melintas dari arah Sitamiang, berputar di Tugu Siborang, kemudian kembali ke arah semula. Jalur yang tercemar solar tersebut dinilai sangat berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua.
Mendapat laporan kejadian itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Kota Padangsidimpuan, Azhadi Muktar Nasution, langsung mengerahkan personel untuk melakukan penanganan di lokasi.
“Kami bergerak sekitar pukul 17.10 WIB untuk mengecek lokasi dan melakukan penyemprotan pada jalan yang terkena tumpahan solar. Kami bekerja sama dengan Satlantas dalam pengaturan lalu lintas, menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan petugas pembersih. Saat ini kondisi jalan sudah bersih,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan AKP Jonni Silalahi, SH, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, personel Satlantas telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, mengatur arus lalu lintas, serta mengecek kondisi para korban.
“Petugas juga berkoordinasi dengan Damkar dalam proses pembersihan jalan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber tumpahan BBM jenis solar tersebut,” ujarnya.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut, agar tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat berkendara guna menghindari kecelakaan serupa
Pengalaman sehari-hari di jalan yang terkena tumpahan minyak seperti solar ini mengajarkan kita pentingnya kewaspadaan ekstra saat melewati jalan yang licin. Saya pernah melewati jalan yang basah oleh tumpahan oli dan rasanya kendaraan sangat sulit dikendalikan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan becak bermotor. Jalan yang licin karena solar bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan serius, seperti yang terjadi di Padangsidimpuan, di mana beberapa pengendara motor jatuh dan becak bertabrakan dengan angkot. Penggunaan kendaraan roda dua di daerah dengan kondisi jalan kurang baik harus disertai kemampuan mengantisipasi risiko seperti ini. Saya sendiri selalu mengurangi kecepatan, menghindari pengereman mendadak, dan memperhatikan kondisi jalan agar tidak tergelincir. Peristiwa ini juga mengingatkan pentingnya respons cepat dari petugas seperti Damkar dan Satlantas dalam menangani insiden tumpahan bahan bakar serta mengamankan lalu lintas agar kecelakaan tidak meluas. Selain itu, kejadian ini menampakkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan tumpahan bahan bakar kepada pihak berwajib agar segera dibersihkan. Jalanan yang bersih dan aman tentu akan mengurangi risiko kecelakaan. Pengguna jalan diharapkan tetap waspada terutama kala sore hari ketika visibilitas mulai menurun dan kondisi jalan bisa jadi semakin berbahaya. Sebagai tambahan, para pengendara disarankan untuk memeriksa kondisi kendaraan secara berkala, terutama rem dan ban, agar dapat menghadapi situasi jalan licin dengan lebih aman. Edukasi tentang keselamatan berkendara pada kondisi licin juga harus terus disosialisasikan untuk mengurangi kejadian kecelakaan yang tidak diinginkan. Semoga korban yang terluka segera pulih dan kejadian serupa tidak terulang kembali di Padangsidimpuan maupun daerah lain.










































































